Sebanyak 1.798 peserta dari 19 provinsi berpartisipasi dalam Expo dan Rapat Kerja Nasional (Extranas) Madrasah Aliyah Plus Keterampilan dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAKN) ke-8 Tahun 2026. Perhelatan nasional ini dipusatkan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, dan berlangsung mulai Kamis (10/9) hingga Minggu (13/9).
Ajang dua tahunan ini melibatkan sekitar 137 lembaga pendidikan tingkat madrasah aliyah, baik negeri maupun swasta, dari berbagai wilayah di Indonesia. Rangkaian agenda Extranas ke-8 digelar di dua lokasi utama di Lamongan, yakni Gedung MAN 1 Lamongan dan Sport Center Lamongan.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amien Suyitno, hadir langsung untuk membuka secara resmi perhelatan tersebut. Acara pembukaan turut dihadiri oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur Akhmad Sruji Bahtiar, Kepala Kantor Kemenag Lamongan Muhlisin Mufa, beserta jajaran pejabat terkait lainnya.
Ramalan Zodiak Capricorn dan Aquarius Senin, 14 September 2026

Dalam arahannya saat pembukaan, Dirjen Pendis Kemenag Amien Suyitno mengingatkan seluruh peserta agar meneladani empat pesan ajaran Sunan Drajat sebagai pegangan hidup dan nilai dasar pendidikan. Ajaran tersebut mengamanatkan untuk memberikan tongkat kepada orang yang buta, payung kepada orang yang kehujanan, makanan kepada orang yang kelaparan, serta pakaian kepada orang yang tidak berpakaian.
Selain menyelenggarakan pameran karya inovasi madrasah dan rapat kerja nasional, Extranas ke-8 juga menggelar berbagai perlombaan keterampilan bagi peserta didik yang dilaksanakan secara luring maupun daring.
Hasil La Liga Levante vs Barcelona, Brace Lamine Yamal Pastikan Blaugrana Menang

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Agama atas kepercayaan yang diberikan sehingga Lamongan terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan agenda berskala nasional ini.
Extranas merupakan agenda rutin yang diinisiasi oleh Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) Plus Keterampilan se-Indonesia setiap dua tahun sekali untuk memperkuat kompetensi vokasi dan jejaring madrasah keterampilan di tanah air.






