Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Yolanda TobanDiterbitkan 25 Jul 2026 - 09.03 路 10 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025
Ilustrasi: TikTok, Public domain via Wikimedia Commons.
A-A+

Pemerintah Amerika Serikat terus melanjutkan langkah hukum dan politik untuk membatasi atau melarang secara penuh operasional aplikasi berbagi video pendek TikTok di wilayahnya. Isu yang telah bergulir selama beberapa tahun terakhir ini kembali memanas seiring mendekatnya tenggat waktu krusial yang ditetapkan oleh undang-undang federal. Regulasi yang ditandatangani oleh Presiden Joe Biden pada April 2024 tersebut secara tegas mewajibkan perusahaan induk TikTok, ByteDance yang berbasis di Beijing, untuk menjual seluruh aset operasionalnya di Amerika Serikat kepada entitas lokal atau menghadapi pemblokiran total secara nasional.

Berdasarkan undang-undang yang dikenal sebagai Protecting Americans from Foreign Adversary Controlled Applications Act, ByteDance diberikan waktu hingga tanggal 19 Januari 2025 untuk menyelesaikan proses divestasi tersebut. Jika ByteDance gagal menjual kepemilikannya kepada perusahaan non-Tiongkok dalam jangka waktu yang ditentukan, toko aplikasi digital seperti Apple App Store dan Google Play Store akan dilarang secara hukum untuk mendistribusikan atau memperbarui aplikasi TikTok. Langkah ini diambil oleh kongres dan pemerintah Amerika Serikat atas dasar kekhawatiran keamanan nasional, khususnya terkait potensi akses data pribadi pengguna oleh pemerintah asing melalui regulasi intelijen domestik mereka.

Baca Juga

Bareskrim Bongkar Live Streaming Pornografi di TikTok-Tevi, 6 Orang Ditangkap

Bareskrim Bongkar Live Streaming Pornografi di TikTok-Tevi, 6 Orang Ditangkap

Menanggapi ancaman pemblokiran tersebut, pihak TikTok dan ByteDance menempuh jalur hukum dengan mengajukan gugatan resmi ke Pengadilan Banding Distrik Columbia pada Mei 2024. Dalam argumen hukumnya, TikTok menyatakan bahwa undang-undang divestasi paksa ini melanggar Amandemen Pertama Konstitusi Amerika Serikat yang menjamin kebebasan berbicara. Mereka menegaskan bahwa pemblokiran ini secara efektif akan membungkam suara lebih dari 170 juta warga Amerika Serikat yang aktif menggunakan platform tersebut setiap bulannya. Selain itu, tim hukum TikTok berargumen bahwa pemisahan teknologi dan algoritma platform secara praktis tidak mungkin dilakukan dalam waktu singkat tanpa merusak integritas aplikasi secara global.

Dampak dari ketidakpastian regulasi ini telah memicu kekhawatiran mendalam di kalangan ekosistem ekonomi digital Amerika Serikat. Jutaan kreator konten mandiri serta pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sangat bergantung pada algoritma TikTok untuk memasarkan produk mereka dan menghasilkan pendapatan. Beberapa analis industri memperkirakan bahwa pelarangan ini dapat mengganggu perputaran ekonomi digital bernilai miliaran dolar yang selama ini ditopang oleh aktivitas pemasaran di aplikasi tersebut. Sebagai langkah antisipasi, banyak pelaku bisnis dan pembuat konten mulai mengalihkan fokus pemasaran mereka ke platform pesaing seperti Instagram Reels dan YouTube Shorts guna menghindari kerugian finansial yang signifikan.

Baca Juga

Eks Karyawan Tilap Duit Vilmei Rp 600 Juta, Dipakai Beli Kosmetik-Bayar Kos

Eks Karyawan Tilap Duit Vilmei Rp 600 Juta, Dipakai Beli Kosmetik-Bayar Kos

Di tengah proses hukum yang masih berjalan di pengadilan federal, dinamika politik domestik di Amerika Serikat turut menambah ketidakpastian masa depan TikTok. Meskipun undang-undang ini awalnya mendapat dukungan bipartisan yang kuat di Kongres, sikap beberapa tokoh politik mulai bergeser menjelang transisi pemerintahan baru. Donald Trump, yang dahulu menginisiasi upaya pelarangan TikTok pada masa jabatan pertamanya, baru-baru ini menyatakan bahwa dirinya kini menentang pemblokiran aplikasi tersebut karena dinilai hanya akan menguntungkan kompetitor teknologi lainnya. Publik kini menanti keputusan dari panel hakim pengadilan banding yang diperkirakan akan keluar sebelum tenggat waktu Januari 2025, yang akan menentukan apakah TikTok dapat terus beroperasi di Amerika Serikat atau terpaksa angkat kaki.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Amerika SerikatTikTokByteDanceRegulasiMedia Sosial

Berita Terbaru Lainnya

Polisi Bongkar Jaringan Peredaran Uang Palsu di Sidoarjo, 3 Tersangka DitangkapJelang Asian Games 2026, Dukungan untuk Atlet Indonesia DiperkuatPemprov DKI Berikan Keringanan Pokok PBB-P2 5 Persen hingga 30 September 20265 Mahasiswa Gugat Pasal Santet ke MKJepang Kirim 3 Helikopter Bantu Atasi Kebakaran Hutan di IndonesiaKLH Minta Pemda Siaga Kebakaran TPA Akibat Cuaca Panas EkstremKLH Ungkap Penyebab Kebakaran TPA Putri Cempo dan GalugaTerungkap Aksi Caca Bobol Rumah Warga Berakhir Nangis saat Ditangkap

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap