Kebakaran melanda tumpukan sampah di kawasan Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, sejak Kamis (3/9). Hingga Jumat (4/9), kepulan asap tebal masih menyelimuti area sekitar lantaran titik api di bawah timbunan belum sepenuhnya padam.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Tangerang Selatan (Damkar Tangsel) mendapati proses pemadaman sulit dilakukan secara konvensional. Kabid Ops Dinas Damkar Tangsel, Omay Komarudin, mengungkapkan bahwa karakteristik kebakaran ini menyerupai fenomena kebakaran di lahan gambut karena api terus membara di bawah permukaan.
Kebakaran Apartemen di Tanah Abang, 14 Penghuni Berhasil Dievakuasi

Berdasarkan pantauan petugas di lapangan, titik api utama diperkirakan berada di kedalaman sekitar 3 meter. Tumpukan material tersebut terdiri atas berbagai benda yang mudah terbakar, seperti potongan kayu dan kasur pegas (spring bed), yang bagian atasnya telah tertutup lapisan tanah.
Kondisi tersebut membuat siraman air dari mobil pemadam tidak mampu menembus sumber api yang tersembunyi di bagian dalam. Omay menegaskan, penyemprotan air sebanyak apa pun tidak akan membuahkan hasil optimal apabila timbunan sampah tidak dibongkar terlebih dahulu.
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Cilacap Terasa ke Pangandaran, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Untuk mengatasi kendala ini, Damkar Tangsel telah meminta bantuan kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan guna mendatangkan alat berat melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Dinas Sumber Daya Air (DSDA). Alat berat tersebut dibutuhkan untuk mengurai tumpukan sampah dan tanah sehingga semprotan air dari petugas damkar bisa menjangkau dan memadamkan langsung bara api di kedalaman.






