Penyaluran pembiayaan menggunakan skema Buy Now Pay Later (BNPL) oleh perusahaan pembiayaan atau multifinance mencatatkan pertumbuhan yang sangat signifikan pada pertengahan tahun ini. Pada bulan Juni 2026, penyaluran fasilitas BNPL ini tumbuh sebesar 57,02% secara tahunan (year-on-year/yoy). Pertumbuhan yang pesat ini menjadi indikator kuat bahwa masyarakat Indonesia semakin gemar memanfaatkan fasilitas beli sekarang bayar nanti untuk memenuhi berbagai kebutuhan mereka. Secara nominal, nilai penyaluran fasilitas BNPL dari perusahaan pembiayaan pada pertengahan tahun 2026 tersebut tercatat mencapai angka Rp13,40 triliun.
Tren kenaikan pembiayaan BNPL oleh perusahaan pembiayaan ini tidak terjadi secara mendadak, melainkan melanjutkan tren positif dari periode-periode sebelumnya. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari data SLIK








