Pasar internasional kembali membuka peluang luas bagi karya perajin Indonesia setelah produk perabot dan dekorasi rumah berbasis anyaman buatan lokal berhasil menembus pasar Amerika Serikat. Capaian membanggakan ini diraih oleh Agrominafiber, sebuah entitas usaha yang dikembangkan oleh Novita Hermawan dengan menghadirkan beragam produk perabot anyaman yang memadukan fungsi pakai, kekuatan desain modern, serta karakter khas kerajinan lokal Indonesia. Melalui konsistensi dalam menjaga kualitas dan keunikan produk, Agrominafiber membuktikan bahwa komoditas kriya berbasis anyaman memiliki daya saing tinggi untuk menjangkau pembeli di kancah mancanegara.
Perjalanan menghadirkan produk perabot anyaman ke pasar global bukanlah pencapaian instan, melainkan buah dari proses pembelajaran berkesinambungan dan pembinaan terarah. Langkah Agrominafiber memperlihatkan bagaimana komoditas kerajinan yang berakar dari tradisi lokal dapat diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi ketika didukung oleh manajemen usaha yang tepat. Dengan mengintegrasikan nilai estetika dan kegunaan praktis, produk dekorasi rumah ini mampu memenuhi ekspektasi konsumen di pasar Amerika Serikat yang mengutamakan kualitas pengerjaan serta karakter otentik produk kerajinan tangan.
Transformasi Kerajinan Lokal Agrominafiber Menembus Pasar Amerika Serikat
Penetrasi Agrominafiber ke pasar internasional ditandai oleh pelaksanaan ekspor perdana produk home decor ke Amerika Serikat pada tahun 2025. Perabot berbasis anyaman yang dikembangkan oleh Novita Hermawan berhasil menarik minat pasar luar negeri karena mampu mengawinkan nilai fungsionalitas sehari-hari dengan sentuhan seni kerajinan lokal. Pendekatan desain yang diterapkan tidak hanya berfokus pada keindahan visual semata, tetapi juga memperhatikan fungsi perabot agar relevan dengan kebutuhan penataan ruang tempat tinggal modern.
Keberhasilan mengekspor produk home decor pada tahun 2025 membuktikan bahwa perabot anyaman nusantara memiliki kapasitas bersaing di pasar Amerika Serikat. Konsumen di negara tersebut dikenal memiliki standar yang cermat terhadap kualitas kerajinan, kerapian anyaman, serta ketahanan produk. Keberhasilan Agrominafiber menembus pasar tersebut menunjukkan bahwa produk kriya lokal mampu memenuhi kriteria mutu internasional sekaligus mempertahankan identitas budaya yang menjadi ciri khasnya.
Melalui bendera Agrominafiber, Novita Hermawan terus mengoptimalkan potensi kerajinan anyaman agar tidak hanya dipandang sebagai produk cinderamata biasa, melainkan sebagai elemen perabot dan dekorasi rumah yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Inisiatif ini membuka jalan bagi perluasan pasar yang lebih luas dan berkelanjutan, sekaligus membuktikan bahwa kerajinan berbasis anyaman dapat menjadi andalan ekspor produk kreatif Indonesia.
Pembinaan Berkelanjutan Melalui Program Inkubasi Pertamina
Pencapaian ekspor Agrominafiber tidak lepas dari komitmen Novita Hermawan dalam meningkatkan kualitas produk serta tata kelola bisnisnya. Pada tahun 2022, Novita mengambil langkah strategis dengan mengikuti Program Womenpreneur Pertamina Foundation. Program ini menjadi pintu masuk penting untuk memperkuat wawasan kewirausahaan, menyusun strategi pengembangan usaha, dan memperluas jaringan bisnis kerajinan anyaman secara terstruktur.
Setelah berpartisipasi dalam program tersebut, Agrominafiber kemudian resmi bergabung sebagai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Pertamina. Menjadi mitra binaan membuka akses luas terhadap ekosistem pembinaan terpadu yang dirancang untuk membimbing pelaku usaha naik kelas. Pendampingan yang diberikan mencakup penguatan kapasitas internal, pengembangan produk, hingga kesiapan menghadapi persaingan pasar yang lebih kompetitif.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menegaskan bahwa perjalanan Agrominafiber menunjukkan betapa pentingnya proses pembelajaran dan pendampingan yang dilakukan secara bertahap. Melalui tahapan pembinaan yang sistematis dan berkesinambungan, pelaku UMKM dapat mematangkan kesiapan operasional, membenahi kualitas produksi, dan membangun kepercayaan diri dalam mengembangkan skala bisnis ke tingkat yang lebih tinggi.
Pemanfaatan Platform Digital dan Ekosistem LMS UMK Academy
Sebagai bagian dari UMKM binaan Pertamina, Agrominafiber memperoleh beragam kesempatan pengembangan usaha untuk memperkuat daya saing bisnisnya di era digital. Salah satu instrumen utama yang dimanfaatkan adalah UMK Academy Go Online dan platform pembelajaran digital LMS UMK Academy. Sarana ini membekali pelaku usaha dengan pengetahuan praktis mengenai tata kelola bisnis modern, manajemen rantai pasok, standardisasi mutu, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran produk.
Kata Ekonom dan Perencana Keuangan soal Simpanan Emas Warga RI Capai 1.800 Ton

Pemanfaatan platform digital tersebut membantu Agrominafiber dalam mengoptimalkan pengelolaan pesanan, memperluas jangkauan promosi, serta menjalin komunikasi yang efektif dengan calon pembeli. Pembelajaran mandiri melalui modul-modul LMS UMK Academy memungkinkan peningkatan kapasitas bisnis dilakukan secara berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan perkembangan usaha anyaman yang dijalankan.
Selain itu, produk-produk Agrominafiber juga diikutsertakan dalam kanal SMEXPO Pertamina Marketplace. Keberadaan etalase digital ini memberikan ruang promosi yang lebih luas bagi perabot anyaman buatan Agrominafiber, menghubungkan karya perajin lokal dengan pangsa pasar konsumen maupun mitra bisnis korporasi yang lebih terintegrasi.
Pengembangan usaha Agrominafiber semakin diperkuat melalui keterlibatan dalam program Petrapreneur Aggregator 2025 serta fasilitasi Business Matching yang disediakan oleh Pertamina. Program-program ini dirancang untuk mempertemukan pelaku usaha binaan secara langsung dengan calon mitra dagang dan agregator bisnis, sehingga peluang terciptanya transaksi dagang dan kesepakatan ekspor dapat terwujud secara lebih efektif.
Perluasan Jejaring Melalui Pameran Dagang Nasional dan Business Matching
Selain mengoptimalkan jalur pemasaran digital, Agrominafiber secara konsisten memanfaatkan sarana pameran fisik untuk memperkenalkan karya-karyanya kepada publik luas. Keikutsertaan dalam pameran dagang menjadi sarana penting untuk memperlihatkan tekstur, kualitas pengerjaan, dan detail perabot anyaman secara langsung kepada kurator, pembeli ritel, dan pembeli institusional.
Pada tahun 2024, Agrominafiber turut berpartisipasi dalam ajang SMEXPO Pertamina Nasional yang diselenggarakan di Gandaria City. Partisipasi dalam pameran tersebut dimanfaatkan oleh Agrominafiber untuk memperkenalkan ragam produk perabot anyaman terbarunya kepada masyarakat perkotaan sekaligus memperluas jaringan usaha dengan para pemangku kepentingan industri kerajinan.
Langkah pengenalan produk tersebut terus berlanjut melalui keikutsertaan Agrominafiber dalam berbagai pameran skala nasional dan internasional bergengsi lainnya, antara lain:
- INACRAFT, pameran kerajinan tangan terbesar di Indonesia yang mempertemukan perajin lokal dengan pembeli domestik dan mancanegara.
- Trade Expo Indonesia (TEI) 2025, ajang pameran dagang internasional utama yang membuka peluang transaksi ekspor multi-sektor ke berbagai belahan dunia.
- INABUYER 2026, forum temu bisnis strategis yang menghubungkan rantai pasok UMKM lokal dengan jaringan pembeli korporasi dan institusi komersial.
- Rangkaian pameran SMEXPO Pertamina, yang secara berkala menjadi panggung promosi bagi produk-produk unggulan mitra binaan Pertamina.
Melalui rangkaian pameran nasional dan sesi Business Matching tersebut, Agrominafiber berhasil memperluas portofolio kemitraan serta menjaring peluang dagang yang bermuara pada realisasi ekspor produk perabot dekorasi rumah ke Amerika Serikat pada tahun 2025.
Rekam Jejak Prestasi dan Pengakuan Kualitas Agrominafiber
Dedikasi Novita Hermawan dalam mengembangkan Agrominafiber berbuah berbagai apresiasi dan penghargaan bergengsi dari tingkat kabupaten, regional, hingga tingkat nasional. Rangkaian prestasi ini menjadi bukti nyata atas keunggulan inovasi desain, mutu kerajinan, dan keandalan tata kelola bisnis yang dijalankan.
Pemerintah Siapkan Anggaran Bantuan Pangan Bencana Alam Rp 1,2 Triliun, Alokasi Cadangan Pangan, Penyaluran CBP, dan Penanganan Gempa NTT

Berbagai pengakuan dan prestasi yang berhasil diraih oleh Agrominafiber meliputi:
- Awarding Program Kewirausahaan KemenKUKM 2023, sebagai penghargaan atas kapasitas kewirausahaan dan pertumbuhan model usaha kerajinan yang dijalankan.
- Juara 2 Kreasi dan Inovasi Kabupaten Kebumen 2024, yang mengapresiasi terobosan kreatif dalam menghasilkan produk kerajinan berbasis anyaman di wilayah Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
- UMKM Terinternasional Bank Indonesia Jawa Tengah 2025, penghargaan atas kesiapan tata kelola usaha dan pencapaian standar produk berorientasi ekspor di wilayah Jawa Tengah.
- Pemenang Sisberdaya 2025, pengakuan terhadap kepemimpinan wirausaha perempuan dalam mendorong pemberdayaan ekonomi dan inovasi produk.
- Top 10 Petrapreneur Aggregator Pertamina, pencapaian membanggakan dalam program kurasi dan agregasi usaha yang diselenggarakan oleh Pertamina.
- Peringkat Kelima Ecosystem Impact Champion 2026, sebagai bentuk apresiasi atas dampak positif yang dihadirkan unit usaha dalam ekosistem pemberdayaan ekonomi dan keberlanjutan usaha.
Deretan prestasi tersebut menegaskan kredibilitas Agrominafiber sebagai entitas usaha kriya yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan komersial, tetapi juga memiliki keunggulan kreasi dan dampak positif bagi ekosistem usaha di sekitarnya.
Dukungan terhadap Pencapaian SDGs dan Agenda Asta Cita
Program pembinaan UMKM yang dijalankan oleh Pertamina, sebagaimana tercermin dalam perjalanan sukses Agrominafiber, memiliki dampak strategis yang melampaui capaian ekonomi pelaku usaha individual. Pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan ini berkontribusi nyata terhadap pencapaian target pembangunan nasional maupun komitmen global.
Secara spesifik, program pengembangan UMKM binaan Pertamina mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu:
- TPB/SDGs Nomor 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, di mana pembinaan usaha kerajinan anyaman mendorong penciptaan lapangan kerja produktif, meningkatkan taraf hidup perajin, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
- TPB/SDGs Nomor 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, yang diwujudkan melalui dorongan inovasi desain perabot anyaman, penguatan kapasitas industri kreatif skala kecil, serta pemanfaatan infrastruktur pasar fisik dan digital.
Selain selaras dengan sasaran SDGs, program pembinaan UMKM ini juga sejalan dengan agenda nasional Asta Cita, khususnya poin ke-3, yang berfokus pada upaya mendorong kewirausahaan dan penciptaan lapangan kerja. Dengan membina pelaku usaha lokal dari daerah seperti Kebumen di Jawa Tengah hingga mampu menembus pasar ekspor Amerika Serikat, program ini membuktikan bahwa penguatan UMKM adalah instrumen penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi bangsa.
Pembelajaran Strategis bagi Pengembangan Usaha Anyaman Nasional
Kisah sukses Agrominafiber yang dikembangkan Novita Hermawan memberikan pembelajaran berharga bagi ekosistem kriya dan industri kreatif di tanah air. Tembusnya perabot anyaman ke pasar Amerika Serikat membuktikan bahwa produk yang berakar pada kearifan lokal memiliki peluang pasar yang sangat terbuka apabila dikelola dengan standar bisnis yang profesional.
Beberapa pembelajaran penting dari perjalanan Agrominafiber antara lain:
- Partisipasi dalam Inkubasi: Memulai langkah pembinaan melalui program inkubasi seperti Womenpreneur Pertamina Foundation pada tahun 2022 terbukti memberikan fondasi bisnis yang kuat bagi pelaku usaha perempuan.
- Pemanfaatan Fasilitas Pembinaan Terpadu: Memaksimalkan sarana seperti LMS UMK Academy, UMK Academy Go Online, SMEXPO Pertamina Marketplace, Business Matching, dan program Petrapreneur Aggregator 2025 membantu mempercepat kesiapan produk dalam memenuhi standar pasar ekspor.
- Konsistensi Partisipasi Pameran: Kehadiran aktif dalam pameran seperti SMEXPO Pertamina Nasional 2024 di Gandaria City, INACRAFT, Trade Expo Indonesia (TEI) 2025, dan INABUYER 2026 menjadi jembatan efektif untuk memperluas jaringan bisnis dan berinteraksi langsung dengan pembeli potensial.
- Penjagaan Mutu dan Kredibilitas Usaha: Meraih apresiasi di tingkat daerah seperti Juara 2 Kreasi dan Inovasi Kabupaten Kebumen 2024 hingga level kementerian dan Bank Indonesia Jawa Tengah memperkuat reputasi produk di mata mitra global.
Dengan perpaduan antara dedikasi perajin lokal, ketelitian desain, serta pendampingan bertahap dari berbagai pihak terkait, produk anyaman Indonesia memiliki potensi besar untuk terus memperluas penetrasi ekspor dan mengharumkan nama industri kreatif nasional di pasar dunia secara berkelanjutan.






