Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap memastikan belum menerima laporan mengenai kerusakan bangunan ataupun korban terdampak menyusul gempa bumi bermagnitudo 5,4 yang mengguncang wilayah Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (4/9/2026) siang.
Getaran gempa sempat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat di tengah pelaksanaan ibadah. Di salah satu lokasi, khotbah salat Jumat sempat terhenti sejenak saat guncangan berlangsung, sebelum akhirnya dilanjutkan kembali hingga ibadah selesai setelah situasi dipastikan aman.
Kebakaran Sampah di Tangsel Bak Lahan Gambut, Api Nyala di Kedalaman 3 Meter

Berdasarkan catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), peristiwa tektonik tersebut tercatat terjadi tepat pada pukul 12.04.59 WIB. Pusat gempa berlokasi di laut pada koordinat 8,42 derajat Lintang Selatan dan 109,02 derajat Bujur Timur, atau berjarak sekitar 77 kilometer tenggara Cilacap dengan kedalaman 10 kilometer.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Taryo, menyatakan bahwa jajarannya bergerak cepat melakukan pemantauan wilayah terdampak melalui empat Posko PKBD BPBD Kabupaten Cilacap. Dari hasil koordinasi dan pantauan awal di lapangan, situasi secara umum tetap terkendali tanpa laporan dampak signifikan.
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Cilacap Terasa ke Pangandaran, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Taryo mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap tenang sembari mempertahankan kewaspadaan. Warga juga diminta segera melapor kepada pihak berwenang atau posko BPBD terdekat apabila mendapati kerusakan infrastruktur, hunian, maupun kondisi darurat lain yang membutuhkan penanganan medis dan evakuasi.






