Akses keluar Tol Jembatan Tiga menuju arah Pluit akan ditutup sementara mulai 4 September 2026 pukul 22.00 WIB hingga 31 Juli 2027. Penutupan akses pada ruas Tol Cawang-Tanjung Priok-Ancol Timur-Jembatan Tiga/Pluit ini diberlakukan sehubungan dengan berlangsungnya pekerjaan konstruksi proyek Harbour Road (HBR) II (elevated).
Pembangunan jalan tol layang HBR II tersebut memiliki lintasan yang beririsan langsung dengan Jalan Tol Ir. Wiyoto Wiyono. Mengingat tingginya aktivitas konstruksi di area tersebut, pembebasan ruang kerja melalui penutupan pintu keluar tol dinilai krusial demi menjaga aspek keselamatan.
Operator jalan tol, PT Citra Nusaphala Persada Tbk (CMNP), menyatakan bahwa penutupan jalur keluar tol dilakukan untuk memastikan pekerjaan proyek berjalan maksimal sekaligus melindungi pengguna jalan dan pekerja di lapangan.
Cuma di Transmart Full Day Sale, Beli Sepeda Jadi Semurah Ini

Direktur CMNP Djoko Sapto M. Mulyo menjelaskan bahwa proyek HBR II merupakan bagian penting dari pengembangan koridor Jalan Tol Ir. Wiyoto Wiyono. Langkah rekayasa ini ditempuh agar mobilitas alat berat dan perakitan struktur tol layang tidak membahayakan arus kendaraan di bawahnya.
Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatif
Untuk mengantisipasi penutupan akses keluar Tol Jembatan Tiga, pengelola jalan tol telah menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas bagi kendaraan yang hendak menuju kawasan Pluit dan sekitarnya.
Pencarian Jurnalis Hari Keenam, Tim SAR Sisir Bakauheni hingga Sangiang

Pengguna jalan tol yang ingin menuju Jalan Gedong Panjang dan Jalan Pluit Selatan Raya dialihkan untuk keluar melalui exit Tol Sunda Kelapa/Glodok. Sementara itu, pengendara dengan tujuan Jalan Prof. Dr. Latumeten diarahkan untuk menggunakan akses keluar melalui exit Tol Angke/Pejagalan/Glodok.
Keberadaan proyek infrastruktur HBR II sendiri dirancang untuk memperkuat jaringan transportasi di kawasan utara Jakarta. Setelah rampung, jalur tol layang ini diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas, memperluas kapasitas serta konektivitas antarwilayah, dan membantu menekan biaya logistik.






