Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

KPK Pastikan Penyidikan Kasus Korupsi CSR Bank Indonesia Terus Berjalan

Marthen PalutunganDiterbitkan 7 Agu 2026 - 15.50 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
KPK Pastikan Penyidikan Kasus Korupsi CSR Bank Indonesia Terus Berjalan
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bahwa proses hukum terkait dugaan korupsi penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) di Bank Indonesia (BI) serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih terus bergulir. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan perkembangan positif dari penanganan perkara ini saat memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Kamis malam, 6 Agustus 2026. Menurutnya, penyidik terus melakukan langkah-langkah hukum guna menuntaskan kasus yang menarik perhatian publik tersebut.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News

Penyelidikan kasus ini berawal dari laporan hasil analisis yang dirilis oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta laporan dari masyarakat. Setelah melalui serangkaian penelaahan, KPK menaikkan status perkara ini ke tahap penyidikan umum pada Desember 2024. Langkah tersebut diikuti dengan penggeledahan di Kantor Bank Indonesia pada Senin malam, 16 Desember 2024. Kasus ini berpusat pada dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) serta Penyuluh Jasa Keuangan (PJK) untuk rentang waktu tahun 2020 hingga 2023. Nilai kerugian negara akibat dugaan penyelewengan dana CSR di bank sentral ini diperkirakan mencapai angka yang sangat besar, yakni triliunan rupiah.

Dalam perkembangannya, KPK telah menetapkan pihak-pihak yang dinilai bertanggung jawab secara hukum. Tepat pada 7 Agustus 2025, lembaga antirasuah tersebut secara resmi mengumumkan dua orang tersangka. Mereka adalah Satori (ST) dan Heri Gunawan (HG). Keduanya merupakan politisi yang pernah menjabat sebagai anggota Komisi XI DPR RI untuk periode 2019-2024. Hingga saat ini, baik Satori maupun Heri Gunawan masih aktif menjabat sebagai anggota legislatif di DPR RI untuk masa bakti 2024-2029. Keterlibatan anggota parlemen aktif ini menambah kompleksitas penanganan perkara yang melibatkan hubungan kemitraan antara DPR dan lembaga keuangan negara.

Baca Juga

Teror Monyet Liar di Tembilahan Berakhir Usai Satwa yang Lukai Belasan Warga Ditangkap

Teror Monyet Liar di Tembilahan Berakhir Usai Satwa yang Lukai Belasan Warga Ditangkap

Untuk menekan kerugian negara sekecil mungkin, KPK menerapkan strategi penegakan hukum yang agresif sejak dini. Budi Prasetyo menjelaskan bahwa penyitaan aset yang dilakukan sejak tahap awal penyidikan merupakan bagian dari strategi optimalisasi pengembalian aset atau asset recovery. Dengan menyita aset-aset yang diduga terkait dengan tindak pidana korupsi ini lebih cepat, negara diharapkan dapat memulihkan kerugian keuangan yang timbul akibat penyalahgunaan dana sosial tersebut secara maksimal.

Di sisi lain, respons dari pihak Bank Indonesia menunjukkan komitmen untuk mengikuti koridor hukum yang berlaku. Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa pihaknya bersikap kooperatif dan menghormati penuh seluruh proses hukum yang sedang dijalankan oleh KPK. Kendati demikian, penanganan kasus ini memicu sorotan tajam dari internal KPK sendiri. KPK sempat menyatakan kebingungannya atas kontradiksi yang terjadi pada hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Bank Indonesia untuk periode tahun 2024. Instansi keuangan tertinggi negara tersebut tetap mendapatkan skor penilaian integritas yang berkategori baik, padahal pada saat yang sama tengah diguncang oleh pengusutan kasus korupsi bernilai triliunan rupiah di internal mereka.

Baca Juga

Roket Long March 3B China Tersambar Petir Saat Lepas Landas Menuju Orbit

Roket Long March 3B China Tersambar Petir Saat Lepas Landas Menuju Orbit

Hingga kini, proses penyidikan masih terus berjalan dan publik menanti kepastian mengenai sejauh mana aliran dana tersebut disalahgunakan serta kapan perkara ini akan segera dilimpahkan ke pengadilan. KPK belum merinci secara detail total nilai aset yang telah disita maupun estimasi pasti kerugian negara secara menyeluruh karena proses penghitungan dan verifikasi masih berlangsung. Penuntasan kasus korupsi dana CSR ini menjadi ujian penting bagi akuntabilitas tata kelola keuangan di lembaga keuangan negara seperti Bank Indonesia dan OJK.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KPKBank Indonesiaojkdpr riKorupsi CSR

Berita Terbaru Lainnya

Teror Monyet Liar di Tembilahan Berakhir Usai Satwa yang Lukai Belasan Warga DitangkapRoket Long March 3B China Tersambar Petir Saat Lepas Landas Menuju OrbitIHSG Diproyeksi Bervariasi Jelang Rilis Data Cadangan DevisaUniqlo Rilis Koleksi Hijab dengan Tiga Pilihan Material di IndonesiaMobil Tabrak Pembatas Jalan di Cawang, Sejumlah Rute TransJakarta Sempat DialihkanMaarten Paes Tampil Starter, Ajax Amsterdam Raih Kemenangan di Kualifikasi Liga KonferensiTrump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru Batasi Wisata Persalinan dan Hak LahirKesehatan Saluran Cerna Menjadi Kunci Tumbuh Kembang Anak pada 1000 Hari Pertama Kehidupan

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  3. 3Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  4. 4Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
  5. 5Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap