Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasiKeuanganSainsEdukasiManajemenReligiBerita NasionalBerita DaerahBerita BudayaHukum & KriminalBeritaKetenagakerjaanPertanianEkonomi dan BisnisEkonomi & BisnisPopuler
Beranda/Hukum

Polda Metro Jaya Tangkap 8 Tersangka Sindikat Propaganda Digital dan Hoaks

Rimba NainggolanDiterbitkan 29 Jul 2026 - 08.25 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Polda Metro Jaya Tangkap 8 Tersangka Sindikat Propaganda Digital dan Hoaks
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya telah mengungkap keberadaan sebuah jaringan propaganda digital terstruktur. Kelompok ini diketahui menyebarkan informasi palsu atau hoaks, fitnah, serta provokasi di berbagai platform media sosial. Operasi manipulasi opini publik tersebut tercatat sudah berjalan sejak tahun 2024.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menyatakan bahwa kepolisian telah menangkap dan menahan delapan orang tersangka. Enam tersangka di antaranya, yakni ADIK, BCK, AYV, YAP, MMA, dan YNI, saat ini ditahan secara resmi di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya. Sementara itu, dua tersangka lainnya diidentifikasi berinisial G dan S.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifPariwisataTeknologiWisataKesehatanHiburanMetroKriminalMetropolitanLingkunganPendidikanKebudayaanMusikGaya HidupTransportasi

Untuk melancarkan aksinya, sindikat ini membagi tugas ke dalam lima peran terorganisasi, yaitu pihak perekrut dan pembiaya, pembuat konten, penyebar konten, pendorong interaksi (booster), serta penyebar massal (blasting). Tersangka ADIK bertugas menyusun narasi konten dan memberikan arahan, sedangkan BCK memiliki peran untuk mengirimkan narasi tersebut. Akun-akun media sosial dikelola oleh AYV, dan penyuntingan konten dilakukan oleh YAP bersama MMA.

Baca Juga

Jadwal Samsat Keliling Jadetabek 29 Juli 2026 dan Info Pajak Kendaraan

Jadwal Samsat Keliling Jadetabek 29 Juli 2026 dan Info Pajak Kendaraan

Tersangka YNI menyediakan jasa pendorong komentar guna merekayasa interaksi berskala besar. Di sisi lain, tersangka G berperan menawarkan proyek propaganda digital ini, dan S bertugas sebagai desainer grafis. Dalam menyebarkan kontennya, jaringan ini memanfaatkan sejumlah platform media sosial seperti X, Threads, Instagram, dan Facebook.

Terkait aliran dana, kepolisian menemukan bahwa klien utama memberikan pembayaran kepada koordinator sindikat secara tunai. Koordinator kemudian mendistribusikan dana tersebut kepada para kreator konten dan buzzer melalui transfer bank. Dari pengungkapan kasus ini, penyidik menyita uang tunai senilai Rp220 juta. Selain itu, disita pula barang bukti berupa 11 unit ponsel, dua unit laptop, satu unit iPad, serta dua buah flashdisk yang memuat arsip materi konten propaganda.

Baca Juga

Jadwal Perempat Final VNL 2026 Putra 29 Juli, Slovenia vs Turki dan Jepang vs Cina

Jadwal Perempat Final VNL 2026 Putra 29 Juli, Slovenia vs Turki dan Jepang vs Cina

Pihak kepolisian juga tengah menyelidiki kemungkinan adanya kerugian negara. Apabila terbukti bahwa dana pembiayaan proyek propaganda tersebut berasal dari anggaran negara, penyidik akan mendalami dugaan penyalahgunaan keuangan negara. Para tersangka saat ini dijerat dengan Pasal 32 juncto Pasal 48 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024, dengan ancaman pidana penjara paling lama delapan tahun dan denda maksimal Rp2 miliar. Penyidik turut mendalami potensi penerapan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (PDP) serta Pasal 603 dan 604 KUHP terkait tindak pidana korupsi.

Fenomena disinformasi ini mendapat perhatian dari Peneliti Amnesty Indonesia, Haeril Halim. Ia menyampaikan bahwa penyebaran disinformasi secara daring sering dimanfaatkan untuk menyerang jurnalis, aktivis, akademisi, dan pengunjuk rasa. Mengutip laporan Amnesty International berjudul "Building up Imaginary Enemies" yang diterbitkan pada bulan Mei, Haeril menyebutkan bahwa dalam 18 bulan sejak Prabowo berkuasa, disinformasi daring telah menjadi taktik utama untuk mendiskreditkan pengkritik pemerintah secara sistematis.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Polda Metro JayaHoaksDisinformasiPropaganda DigitalKriminalitas Siber

Berita Terbaru Lainnya

Al-Hilal Siapkan Rp1,4 Triliun untuk Luis D铆az, Bayern Muenchen Menolak KerasMahasiswa Fasilkom UI Kembangkan Tofly, Platform Persiapan TOEFL ITP Berbasis AIPhiladelphia 76ers Resmi Rekrut Kentavious Caldwell-Pope dengan Kontrak Satu MusimJadwal Samsat Keliling Jadetabek 29 Juli 2026 dan Info Pajak KendaraanJadwal Perempat Final VNL 2026 Putra 29 Juli, Slovenia vs Turki dan Jepang vs CinaJadwal MLS All Stars vs Liga MX All Stars 2026 dan Alasan Absennya Lionel MessiDBS Intip Peluang Investasi dari Lonjakan Belanja Modal AI dan EnergiBursa Saham Asia-Pasifik Menguat Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed

Paling Banyak Dibaca

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

Olahraga

Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBA

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

Teknologi

Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid Cloud

25 Jul 2026

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

Politik

Politisi Senior Gerindra dr Sumarjati Arjoso Meninggal Dunia

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  2. 2Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
  3. 3Caitlin Clark Menulis Ulang Sejarah dan Mengubah Wajah WNBAOlahraga 路 25 Jul 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Mengatasi Ancaman Downtime Sektor Manufaktur dengan Solusi Hybrid CloudTeknologi 路 25 Jul 2026
Keuangan
Sains
Edukasi
Manajemen
Religi
Berita Nasional
Berita Daerah
Berita Budaya
Hukum & Kriminal
Berita
Ketenagakerjaan
Pertanian
Ekonomi dan Bisnis
Ekonomi & Bisnis

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap