Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/National

PSEL Dibangun, Warga Bantargebang Berharap Tumpukan Sampah Berkurang

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 29 Agu 2026 - 15.03 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
PSEL Dibangun, Warga Bantargebang Berharap Tumpukan Sampah Berkurang
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Pemerintah resmi memulai pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi. Proyek pengolahan sampah modern ini menjadi salah satu langkah penanganan krisis sampah yang telah lama membebani kawasan tersebut.

Kondisi TPST Bantargebang sebelumnya disorot oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Ia menyebut Kota Bekasi, Tangerang, dan Bali saat ini berada dalam status darurat sampah, dengan ketinggian gunungan sampah di TPST Bantargebang yang kini telah mencapai 60 meter.

Target Operasional dan Kapasitas Pengolahan

Pembangunan fasilitas PSEL di Kota Bekasi ini menelan nilai investasi sekitar Rp 3 triliun. Proyek infrastruktur lingkungan tersebut turut melibatkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Baca Juga

Kebakaran Gudang Palet di Krian Sidoarjo, Jalur Surabaya-Mojokerto Ditutup

Kebakaran Gudang Palet di Krian Sidoarjo, Jalur Surabaya-Mojokerto Ditutup

Sesuai rencana, konstruksi fasilitas PSEL ditargetkan rampung pada akhir 2027 atau awal 2028. Setelah tahap pembangunan selesai, operasional penuh dijadwalkan mulai berjalan pada pertengahan 2028.

Dari sisi performa, fasilitas PSEL dirancang mampu mengolah lebih dari 500 ribu ton sampah per tahun. Angka tersebut setara dengan sekitar 70 persen timbunan sampah yang terolah di Kota Bekasi. Selain mereduksi volume timbunan, hasil pembakaran sampah tersebut akan dikonversi menjadi energi hijau yang diproyeksikan mampu menyuplai kebutuhan listrik bagi sekitar 55 ribu rumah tangga di Kota Bekasi.

Tantangan Pemilahan Sampah dari Sumbernya

Kendati teknologi termal PSEL disiapkan, efektivitas sistem ini tetap bertumpu pada pengelolaan di tingkat hulu. Praktisi lingkungan Sony Teguh Trilaksono menjelaskan bahwa fasilitas PSEL dirancang untuk mengolah sampah anorganik yang memiliki kalori tinggi, meniru pendekatan yang telah diterapkan di beberapa negara lain.

Baca Juga

Perbedaan Gempa Tektonik dan Vulkanik Mana yang Lebih Berbahaya

Perbedaan Gempa Tektonik dan Vulkanik Mana yang Lebih Berbahaya

Menurut Sony, penerapan teknologi ini memerlukan edukasi rutin kepada masyarakat mengenai tata cara pemilahan sampah rumah tangga. Sampah yang masuk ke tungku pembakaran harus sesuai dengan spesifikasi teknis agar konversi energi berjalan optimal.

Di tingkat tapak, masyarakat menyambut positif dimulainya konstruksi fasilitas baru ini. Sejumlah warga Ciketing Udik, di antaranya Abdul Bashitt, Aninian, Menta Abdul Hakim, serta siswi SMP 31 Kota Bekasi Allula Azraq, menyatakan dukungan terhadap proyek tersebut. Warga juga menunjukkan kesiapan untuk membiasakan pemilahan sampah organik dan anorganik secara mandiri demi mengurangi beban gunungan sampah di lingkungan mereka.

Sumber: Detik

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

TPST BantargebangPengolahan SampahKota Bekasi

Berita Terbaru Lainnya

Bak Bom Atom, Potret Hujan Bom Israel Picu Gempa di Negara Arab IniKebakaran Gudang Palet di Krian Sidoarjo, Jalur Surabaya-Mojokerto DitutupPerbedaan Gempa Tektonik dan Vulkanik Mana yang Lebih BerbahayaBPBD Jatim Kerahkan Helikopter Water Bombing Padamkan Kebakaran Gunung BromoGempa M 6.2 Guncang Laut Banda Maluku, BMKG, Tidak Berpotensi TsunamiDari Sampah Jadi Green Jobs, TPS3R Guwosari Ciptakan Peluang Ekonomi WargaBromo Kebakaran Lagi, Api Merambat ke Bukit TeletubbiesGempa M6,2 Guncang Maluku Barat Daya, Terasa di Tiakur

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap