Sebanyak 29 siswa dari jenjang SD hingga SMK yang sempat diamankan kepolisian pascaaksi 27 Agustus 2026 kini mengikuti program Pembekalan Bela Negara KKRI Tahun 2026. Pelatihan tersebut dipusatkan di fasilitas Standby Force Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jalan Anyar No. 12, Sukahati, Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kegiatan pembinaan yang diinisiasi oleh Polda Metro Jaya ini berlangsung selama 11 hari, terhitung sejak Jumat, 4 September 2026, dan dijadwalkan berakhir pada 14 September 2026. Para peserta merupakan anak di bawah umur yang sebelumnya terjaring oleh Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polda Metro Jaya. Agenda ini juga diikuti oleh peserta dari luar wilayah Jakarta.
Pakar Politik Unair Airlangga Pribadi Kusman Meninggal Dunia di Jakarta

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana mengonfirmasi keberadaan puluhan anak tersebut di kantor polisi setelah aksi demonstrasi berlangsung. Kendati demikian, pihak dinas belum dapat memastikan apakah seluruh 29 siswa tersebut benar-benar terlibat langsung dalam aksi unjuk rasa.
Keikutsertaan para siswa tertuang dalam surat undangan Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nomor e-26012/PK.01.03. Dokumen tersebut diterbitkan menindaklanjuti surat dari Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Metro Jaya Nomor B/397/IX/OTL.4./2026/Ditres PPA dan PPO tertanggal 2 September 2026, yang membahas hasil koordinasi terkait peningkatan pendidikan karakter serta penguatan wawasan kebangsaan.
Lahan Kosong di Depok Kebakaran, Diduga Dipicu Warga Bakar Sampah

Nahdiana memastikan bahwa pengiriman para siswa ke lokasi pelatihan telah mengantongi persetujuan orang tua masing-masing. Para siswa diantar langsung oleh pihak keluarga ke lokasi sebelum menjalani rangkaian pelatihan bersama petugas Polda Metro Jaya, dan nantinya akan dijemput kembali setelah masa pembekalan rampung. Selain Dinas Pendidikan, penanganan anak-anak ini turut melibatkan Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta.






