Aktivis lingkungan Chanee Kalaweit membeberkan situasi terkini serta upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali meluas di wilayah Barito Utara, Kalimantan Tengah. Melalui rekaman yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Chanee memperlihatkan kobaran api yang membakar area di dekat kawasan Kalaweit serta menyerukan perlunya bantuan darurat.
Api yang sebelumnya sempat berhasil dikendalikan dilaporkan kembali membesar dan merambat hingga sepanjang hampir satu kilometer. Mengingat eskalasi kobaran api tersebut, Chanee menegaskan kondisi lapangan masuk dalam fase darurat sehingga membutuhkan sokongan berbagai pihak untuk mempercepat pemadaman.
Roy Suryo Jalani Sidang Perdana Kasus Dugaan Tudingan Ijazah Palsu Pekan Depan

Sejumlah unsur penanggulangan telah diterjunkan ke titik api. Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Barito Utara bersama tim ANUA/Kalaweit langsung beroperasi di lapangan guna memadamkan kobaran. Penanganan di area tersebut juga didukung ketersediaan armada tangki air dari PT TOP.
Selain tim pemadam daerah, Manggala Agni Kementerian Kehutanan telah melakukan pengecekan lapangan dan memulai tindakan pemadaman. Penanganan karhutla ini rencananya diperkuat oleh tim BPBD dan BNPB yang dijadwalkan turun ke lokasi untuk membuat sekat bakar atau pembatas api menggunakan alat berat dozer.
Dipicu Angin Kencang, Kebakaran di TPA Galuga Bogor Kembali Membesar

Chanee turut menyampaikan apresiasi kepada Menteri Kehutanan Raja Antoni atas respons serta koordinasi yang diberikan guna mendukung pemadaman karhutla di Barito Utara agar api tidak semakin meluas ke ekosistem hutan sekitarnya.






