Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

AS Kehilangan 23 Ribu Lapangan Kerja, tapi Tingkat Pengangguran Turun ke 4,1 Persen

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 8 Agu 2026 - 12.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
AS Kehilangan 23 Ribu Lapangan Kerja, tapi Tingkat Pengangguran Turun ke 4,1 Persen
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Pasar tenaga kerja di Amerika Serikat menunjukkan dinamika yang cukup kontradiktif sepanjang bulan Juli. Berdasarkan data resmi yang dirilis, angka penyerapan tenaga kerja di luar sektor pertanian atau nonfarm payrolls mencatatkan penurunan sebesar 23.000 pekerjaan. Kendati terjadi pengurangan lapangan kerja yang cukup signifikan secara keseluruhan, tingkat pengangguran di negara tersebut secara mengejutkan justru dilaporkan mengalami penurunan hingga menyentuh angka 4,1 persen. Fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran yang tidak biasa di dalam struktur ketenagakerjaan domestik.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News
Perkembangan terbaru di bulan Juli ini semakin mempertegas kondisi
ekonomi
yang diselimuti ketidakpastian, terutama setelah adanya revisi yang cukup tajam terhadap data-data dari bulan sebelumnya. Angka perekrutan untuk bulan Mei dan Juni secara kumulatif direvisi turun dengan total pengurangan sebanyak 103.000 pekerjaan. Koreksi yang cukup besar ini mengindikasikan bahwa tren perlambatan di pasar tenaga kerja Amerika Serikat sebenarnya mungkin telah berlangsung lebih dalam dan berjalan lebih lama dari estimasi awal yang beredar.

Penurunan total lapangan kerja pada bulan Juli ini sebagian besar dipicu oleh kebijakan pemangkasan hubungan kerja di sektor publik. Pemerintah daerah di Amerika Serikat dilaporkan memangkas hampir 60.000 pekerjaan, di mana sebagian besar pengurangan tersebut terkonsentrasi pada sektor pendidikan. Selain pemangkasan di sektor publik, penyerapan tenaga kerja di sektor aktivitas keuangan juga terus menunjukkan pelemahan hingga merosot ke level terendah dalam empat tahun terakhir. Kondisi ini juga bertepatan dengan berakhirnya ajang olahraga global Piala Dunia FIFA yang selesai pada tanggal 19 Juli.

Baca Juga

HUT ke-436 Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Ajak Warga Tanamkan Rasa Cinta demi Kemajuan

HUT ke-436 Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Ajak Warga Tanamkan Rasa Cinta demi Kemajuan

Di tengah kontraksi yang melanda sektor publik dan keuangan, sektor swasta di Amerika Serikat masih memperlihatkan sedikit ketahanan. Jumlah pekerja di sektor swasta dilaporkan bertambah sebanyak 30.000 orang, yang menandai pertumbuhan positif selama dua bulan berturut-turut. Penambahan jumlah pekerja ini tetap terjadi meskipun pasar dibayangi oleh pengumuman pemutusan hubungan kerja (PHK) dari sejumlah korporasi raksasa pada bulan lalu, seperti Microsoft Corp, Uber Technologies Inc, dan Visa Inc yang turut melakukan efisiensi jumlah karyawan mereka.

Faktor utama yang menjelaskan mengapa tingkat pengangguran dapat turun menjadi 4,1 persen di saat puluhan ribu lapangan kerja hilang adalah menyusutnya jumlah angkatan kerja secara keseluruhan. Tingkat partisipasi angkatan kerja di Amerika Serikat, yang mengukur proporsi penduduk usia kerja yang aktif bekerja atau sedang mencari pekerjaan, mengalami penurunan menjadi 61,4 persen. Jika mengesampingkan periode anomali selama pandemi, angka partisipasi sebesar 61,4 persen ini merupakan tingkat partisipasi terendah yang pernah tercatat sejak dekade 1970-an.

Baca Juga

Mensesneg Ungkap Destry Damayanti Masuk Pertimbangan Prabowo Jadi Calon Gubernur BI

Mensesneg Ungkap Destry Damayanti Masuk Pertimbangan Prabowo Jadi Calon Gubernur BI

Dari sisi pendapatan pekerja, rata-rata upah per jam di Amerika Serikat mencatatkan kenaikan sebesar 3,2 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Walaupun tetap tumbuh, angka 3,2 persen ini mencerminkan laju pertumbuhan upah yang paling lambat dalam waktu lebih dari lima tahun terakhir. Sebaliknya, laporan dari ADP Research menunjukkan tren yang berbeda untuk segmen tertentu, di mana pertumbuhan upah bagi pekerja sektor swasta yang memutuskan untuk berpindah pekerjaan justru meningkat pada bulan Juli ke level tertinggi dalam hampir satu tahun terakhir.

Di sisi lain, optimisme pelaku usaha kecil tampaknya mulai menggeliat. Indikator rencana perekrutan tenaga kerja oleh usaha kecil yang dirilis oleh National Federation of Independent Business (NFIB) dilaporkan melonjak ke level tertinggi dalam hampir empat tahun terakhir. Berbagai indikator yang saling bertolak belakang ini menjadi fokus perhatian bagi para analis dan ahli ekonomi. Tokoh-tokoh seperti Kepala Ekonom Nationwide, Kathy Bostjancic, serta Kepala Ekonom Santander US Capital Markets LLC, Stephen Stanley, terus memantau dinamika ini guna menganalisis arah pasar tenaga kerja serta implikasinya terhadap perekonomian Amerika Serikat ke depan.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Amerika SerikatPengangguranEkonomipasar tenaga kerja

Berita Terbaru Lainnya

HUT ke-436 Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Ajak Warga Tanamkan Rasa Cinta demi KemajuanMensesneg Ungkap Destry Damayanti Masuk Pertimbangan Prabowo Jadi Calon Gubernur BIPenyaluran Pay Later Multifinance dan Perbankan Melonjak pada Juni 2026IHSG Akhir Pekan Melesat Tembus Level 6.400 Seiring Penguatan RupiahIHSG dan Rupiah Menguat Saat Iran Tuding Trump Lakukan Diplomasi TeaterUnilever Indonesia Raih Penghargaan Best Emiten ESG Award 2026 dari Yayasan KEHATIPresiden Prabowo Instruksikan Perbaikan Kualitas Buku Pelajaran, Bandingkan dengan Negara TetanggaKasus Penculikan dan Pembunuhan Pemilik Konter HP di Semarang Terungkap, Dua Rekan Korban Ditangkap

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap