Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/Ekonomi

Aset Karbon PLTP Gunung Salak Dimonetisasi untuk Dukung Energi Terbarukan

Togar SiregarDiterbitkan 8 Sep 2026 - 05.06 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Aset Karbon PLTP Gunung Salak Dimonetisasi untuk Dukung Energi Terbarukan
Foto/Ilustrasi: Liputan6
A-A+

Aset karbon dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Gunung Salak mulai dimonetisasi untuk menghasilkan nilai ekonomi dari pengurangan emisi. Langkah pemanfaatan aset ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung keberlanjutan pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia.

Pemanfaatan potensi tersebut diwujudkan secara konkret melalui penandatanganan kesepakatan Second Amendment to Emission Reduction Purchase Agreement (ERPA) untuk proyek Capacity Upgrade of Gunung Salak. Kesepakatan ini diteken oleh PLN Indonesia Power yang bertindak sebagai operator PLTP Gunung Salak bersama South Pole AG.

Kelanjutan Kerja Sama Perdagangan Karbon

Penandatanganan amendemen kedua ERPA tersebut merupakan kelanjutan dari kolaborasi yang telah terjalin sebelumnya antara PLN Indonesia Power dan South Pole AG. Melalui kemitraan ini, kedua pihak berfokus pada pengembangan aset karbon yang dihasilkan secara langsung dari peningkatan kapasitas operasional PLTP Gunung Salak.

Baca Juga

Menko Yusril Soal Buku Islam ala Prabowo, Hanya Diwawancarai, Bukan Penulis

Menko Yusril Soal Buku Islam ala Prabowo, Hanya Diwawancarai, Bukan Penulis

Potensi pengurangan emisi yang tercipta dari peningkatan kapasitas pembangkit panas bumi tersebut dapat diubah menjadi aset karbon yang bernilai ekonomi. Aset tersebut selanjutnya dapat diperdagangkan di pasar karbon, memberikan nilai tambah nyata dari aktivitas dekarbonisasi operasional pembangkit.

Mendorong Investasi Sektor Energi Bersih

Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, menyampaikan bahwa optimalisasi aset karbon ini membuka peluang berharga bagi penguatan sektor energi ramah lingkungan.

Baca Juga

BMKG, Abu Vulkanik Anak Krakatau Diprakirakan Menjauhi Indonesia

BMKG, Abu Vulkanik Anak Krakatau Diprakirakan Menjauhi Indonesia

"Melalui pengembangan aset karbon dari PLTP Gunung Salak, kami melihat adanya peluang untuk menciptakan nilai ekonomi sekaligus mendorong keberlanjutan pengembangan energi panas bumi di Indonesia," ujar Bernadus.

Melalui skema monetisasi aset karbon, pengurangan emisi dari pengembangan pembangkit energi terbarukan kini tidak hanya berorientasi pada pencapaian target lingkungan, tetapi juga mendatangkan manfaat finansial. Nilai ekonomi yang dihasilkan dari perdagangan emisi ini diharapkan mampu memberikan insentif yang kuat bagi keberlanjutan investasi dan percepatan pengembangan sektor energi bersih di tanah air.

Sumber: Liputan6

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

KPAI Desak Pemerkosa Anak Korban Gempa NTT Dihukum BeratTPA Galuga Cibungbulang Bogor Ditutup Sementara Imbas KebakaranKebakaran Kawasan TPA Galuga Bogor, Pemadaman Terkendala Gunungan SampahMenko Yusril Soal Buku Islam ala Prabowo, Hanya Diwawancarai, Bukan PenulisBMKG, Abu Vulkanik Anak Krakatau Diprakirakan Menjauhi IndonesiaWater Bombing TNI AU Akan Dikerahkan Padamkan Kebakaran TPA Galuga BogorKebakaran di Kawasan TPA Galuga, Bupati Bogor, Masih Ada Titik ApiBulog Tambah Kuota Penyaluran Beras SPHP 1 Juta Ton Antisipasi Dampak El Nino hingga Maret 2027

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap