Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data pemantauan kondisi cuaca di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau terkait insiden hilangnya kontak lima orang jurnalis. Rombongan wartawan tersebut dilaporkan hilang kontak saat sedang berada di atas perahu cepat (speedboat) di kawasan perairan tersebut pada Senin, 7 September 2026.
Berdasarkan pengamatan BMKG, kondisi cuaca di kawasan perairan Gunung Anak Krakatau pada saat kejadian terpantau berada dalam kondisi baik. Tidak ditemukan anomali cuaca ekstrem di perairan saat insiden hilang kontak tersebut berlangsung.
Kondisi Cuaca dan Parameter Maritim
Pelaksana Harian (Plh) Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, menyampaikan bahwa kondisi cuaca yang kondusif terpantau secara konsisten pada rentang waktu pukul 14.00 hingga 18.00 WIB. Selama rentang waktu tersebut, cuaca di sekitar lokasi dilaporkan cerah hingga berawan serta tidak ditemukan adanya indikasi hujan.
Sekolah di Kembangan Jakbar Kebakaran, 4 Unit Mobil Pemadam Dikerahkan

Selain nihilnya curah hujan, BMKG juga mencatat parameter angin dan gelombang laut yang relatif tenang. Kecepatan angin di perairan tersebut tidak menunjukkan kekuatan yang signifikan, dengan kecepatan maksimal tercatat sekitar 15 knot atau setara 7,5 meter per detik. Sementara itu, ketinggian gelombang laut tercatat maksimal sekitar 1 meter untuk area yang berada cukup jauh dari pinggir perairan.
Sebaran Debu Vulkanik dan Prospek Cuaca
Kendati parameter cuaca maritim terpantau aman, BMKG tetap memantau aktivitas vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. Ida Pramuwardani menerangkan bahwa material debu vulkanik dari aktivitas gunung api tersebut masih terdeteksi melalui pantauan citra satelit, dengan ketinggian sebaran mencapai sekitar 50.000 kaki atau 15.000 meter di udara.
Prabowo Perintahkan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, 11 Kapal Dikerahkan

Mengenai perkembangan kondisi atmosfer ke depan, BMKG memproyeksikan cuaca di kawasan perairan Gunung Anak Krakatau akan tetap stabil. Berdasarkan prakiraan meteorologi, tidak terpantau adanya potensi hujan signifikan di kawasan tersebut hingga tiga hari mendatang.






