Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan sangat geram dan mengeluhkan beredarnya laporan mengenai menipisnya cadangan amunisi militer Amerika Serikat (AS). Menurut Trump, kebocoran informasi sensitif ini sangat merugikan karena membuat posisi AS terlihat lemah di mata dunia pada saat yang sangat krusial, khususnya di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran. Bahkan, isu keterbatasan persediaan amunisi ini menjadi pertimbangan utama yang mendasari keputusan Trump untuk membatalkan rencana serangan baru terhadap Iran pada akhir pekan lalu.








