Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanPendidikanBusinessPopuler
Beranda/Nasional

Cara Memahami Fakta Kasus BUMD Cilacap Saat Eks Pangdam Widi Bantah Jual Tanah Carui

Togar SiregarDiterbitkan 21 Agu 2026 - 01.23 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Memahami Fakta Kasus BUMD Cilacap Saat Eks Pangdam Widi Bantah Jual Tanah Carui
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Bagaimana cara memetakan fakta secara objektif di tengah bergulirnya persidangan dugaan kasus korupsi jual beli lahan BUMD Cilacap? Pertanyaan praktis ini sangat penting untuk dijawab agar masyarakat dapat memilah informasi secara tepat, berimbang, dan sesuai dengan fakta persidangan yang sebenarnya. Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Militer Jakarta pada hari Kamis, 20 Agustus 2026, terungkap sejumlah poin klarifikasi penting terkait perkara tersebut. Fokus utama dari persidangan tersebut mengarah pada pembelaan dari mantan Pangdam IV/Diponegoro, Letjen TNI Widi Prasetijono, yang secara tegas membantah tuduhan yang menyebut dirinya terlibat dalam korupsi jual beli lahan BUMD Cilacap berupa tanah Carui.

Langkah pertama untuk memahami duduk perkara ini adalah dengan memeriksa kronologi awal dari keputusan pelepasan aset tersebut. Rencana pelepasan aset negara berupa tanah Carui sebenarnya sudah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sejak tahun 2021. Rapat RUPS tersebut diselenggarakan di Hotel Grand Candi. Yang perlu digarisbawahi, keputusan untuk menjual tanah Carui sudah ada sejak tahun 2021, yaitu sebelum Letjen TNI Widi Prasetijono menjabat sebagai Pangdam IV/Diponegoro. Informasi kronologis ini sangat krusial karena membuktikan bahwa kebijakan awal untuk melepas tanah tersebut bukanlah keputusan yang lahir saat Widi menjabat sebagai Pangdam.

Baca Juga

Ahli Nilai Sprindik TPPU Febrie Cacat Administrasi dan Penyitaan Aset Tidak Sah

Ahli Nilai Sprindik TPPU Febrie Cacat Administrasi dan Penyitaan Aset Tidak Sah

Langkah kedua adalah mencermati perbedaan mendasar antara dakwaan yang diajukan dengan garis waktu kejadian yang sebenarnya di lapangan. Dalam materi dakwaan yang disampaikan, Letjen TNI Widi Prasetijono dituduh memiliki niat untuk menjual tanah Carui pada bulan Mei 2022. Namun, Widi membantah keras tuduhan tersebut. Di hadapan majelis hakim, Widi menyatakan secara tegas bahwa dirinya tidak pernah menjual tanah Carui, terlepas dari apakah tanah tersebut dianggap sebagai aset negara ataupun bukan aset negara. Bantahan ini didasarkan pada kenyataan bahwa ia memang tidak pernah melakukan transaksi penjualan aset yang dimaksud.

Langkah ketiga adalah menelusuri alur perpindahan fisik dari sertifikat tanah yang menjadi objek dalam perkara korupsi ini. Letjen TNI Widi Prasetijono menjelaskan bahwa dirinya memang memerintahkan agar dilakukan penyerahan sertifikat tanah yang sebelumnya dipegang oleh Yayasan Rumpun Diponegoro (Yardip) kepada pihak Asrendam. Mantan ketua yayasan tersebut, Nanang, menyatakan bahwa dirinya telah menyerahkan tiga sertifikat kepada Asrendam yang menjabat pada saat itu, yaitu Wisnu. Dalam persidangan kasus ini, Wisnu sendiri disebut dan diposisikan sebagai terdakwa dua.

Baca Juga

Penyusutan Debit Air Sungai Barito dan Dampaknya bagi Transportasi Logistik

Penyusutan Debit Air Sungai Barito dan Dampaknya bagi Transportasi Logistik

Langkah terakhir adalah memahami alasan administratif dan aturan yang melandasi instruksi pemindahan dokumen sertifikat tersebut. Widi menjelaskan bahwa perintah pemindahan sertifikat kepada Asrendam diberikan karena dirinya melihat adanya ketidaksesuaian kearsipan aset yang dimiliki oleh instansi tersebut. Pada saat itu, sertifikat disimpan di lokasi yang terpisah-pisah, yang dinilai tidak sesuai dengan aturan pengarsipan yang berlaku. Berdasarkan aturan kearsipan, sertifikat aset tidak seharusnya dipegang oleh pihak yayasan seperti Yardip karena memiliki potensi untuk disalahgunakan. Oleh karena itu, langkah pengalihan penyimpanan sertifikat tersebut dilakukan murni untuk penertiban administrasi kearsipan demi mematuhi aturan, bukan untuk tujuan penjualan lahan.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

Ahli Nilai Sprindik TPPU Febrie Cacat Administrasi dan Penyitaan Aset Tidak SahKemeriahan Karnaval HUT RI, Warga Tumpah Ruah dari Monas hingga HIMenganalisis Infografis 10 CEO dengan Gaji Tertinggi Secara KritisPengaturan Platform Streaming Media dalam RUU PenyiaranPenyusutan Debit Air Sungai Barito dan Dampaknya bagi Transportasi LogistikMemahami Dampak Tsunami Emigrasi terhadap Stabilitas IsraelUpaya Memajukan Ekosistem Pinjaman Daring Melalui Fintech Lending Days 2026Mantan Wakil Presiden Liberia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba di Bandara Monrovia

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

Teknologi

RMIT Dorong Industri Game Indonesia Naik Kelas di Tengah Potensi 153 Juta Pemain

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  3. 3Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  4. 4Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanPendidikanBusiness

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap