Penyelenggaraan pameran properti berskala nasional Danantara Housing Expo menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat penyediaan perumahan bagi masyarakat di Indonesia. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menggandeng perbankan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta para pengembang perumahan, baik dari sektor pelat merah maupun sektor swasta, untuk menghadirkan ajang pameran perumahan yang terintegrasi. Agenda pameran perumahan ini secara resmi dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 27 Agustus hingga 30 Agustus 2026, dan bertempat di kawasan Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Pantai Indah Kapuk (PIK).
Kehadiran Danantara Housing Expo diposisikan secara strategis sebagai bentuk dukungan nyata Danantara Indonesia bersama ekosistem BUMN terhadap agenda prioritas pemerintah, khususnya Program 3 Juta Rumah. Program nasional tersebut dirancang untuk memperluas ketersediaan hunian yang layak, aman, serta terjangkau bagi berbagai lapisan masyarakat di tanah air. Melalui kolaborasi antar-lembaga investasi, perbankan milik negara, dan korporasi pengembang, pameran ini berupaya memfasilitasi kemudahan akses kepemilikan aset residensial dengan menghadirkan beragam skema pembiayaan yang meringankan beban awal calon pembeli.
Dalam pameran perumahan terbesar ini, calon debitur dan masyarakat umum disuguhkan berbagai program insentif finansial terpadu. Beragam penawaran khusus disiapkan untuk mempermudah transaksi pembelian rumah, mencakup penetapan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR) mulai dari 2,75 persen untuk tiga tahun pertama, fasilitas uang muka atau down payment (DP) mulai dari 1 persen, hingga ketersediaan tenor pembiayaan yang dapat mencapai 30 tahun. Penawaran terpadu ini diharapkan mampu memberikan dorongan signifikan bagi pemenuhan kebutuhan papan di berbagai wilayah Indonesia.
Sinergi BPI Danantara dan Perbankan BUMN dalam Program 3 Juta Rumah
Pelaksanaan Danantara Housing Expo merefleksikan kerja sama erat di dalam ekosistem BUMN yang diarahkan untuk menyukseskan target Program 3 Juta Rumah. Inisiatif pemerintah ini menempatkan ketersediaan hunian layak dan terjangkau sebagai fokus pembangunan prioritas, mengingat pentingnya akses tempat tinggal bagi kesejahteraan masyarakat. Keterlibatan BPI Danantara berfungsi sebagai katalisator dalam menyatukan kekuatan perbankan pelat merah dan pengembang perumahan agar dapat bergerak secara harmonis dalam satu wadah pameran bersama.
Perbankan BUMN yang tergabung dalam pameran ini berperan aktif sebagai penyalur fasilitas pembiayaan KPR bagi para calon konsumen. Sinergi ini memastikan bahwa masyarakat yang mencari tempat tinggal tidak hanya disajikan pilihan unit fisik, melainkan juga didukung oleh kepastian akses finansial yang terjangkau. Pendekatan terpadu antara pihak pengelola investasi negara, institusi keuangan perbankan, dan pengembang konstruksi menciptakan rantai pasok penyediaan hunian yang lebih tertata dan efisien.
Kolaborasi ini turut mempertegas peran sentral BUMN dalam mendukung kebijakan strategis nasional. Melalui penyelenggaraan Danantara Housing Expo di kawasan NICE PIK, ekosistem BUMN memperlihatkan komitmen bersama untuk memberikan solusi konkret terhadap kebutuhan perumahan rakyat, mempertemukan penawaran dan permintaan hunian secara langsung di satu tempat dalam skala yang masif.
Penawaran Suku Bunga KPR Khusus dan Relaksasi Biaya Pembiayaan
Salah satu daya tarik utama dari Danantara Housing Expo adalah hadirnya skema pembiayaan perumahan dengan suku bunga yang sangat kompetitif. Calon debitur dapat memanfaatkan akses cicilan KPR dengan suku bunga mulai dari 2,75 persen yang berlaku tetap selama tiga tahun pertama masa pinjaman. Besaran suku bunga awal yang rendah ini dirancang untuk memberikan kepastian finansial bagi debitur pada fase awal kepemilikan tempat tinggal.
Direktur Konsumer BRI Aris menjelaskan bahwa penawaran suku bunga KPR dalam pameran ini menggunakan skema berjenjang. Suku bunga berjenjang dihadirkan untuk memberi kemudahan bagi para nasabah dalam mendapatkan akses pembiayaan rumah. Melalui skema tersebut, nasabah dapat menyesuaikan perencanaan pembayaran cicilan dengan kapasitas arus kas serta perkembangan pendapatan mereka dari waktu ke waktu.
Selain penetapan suku bunga awal yang terjangkau, pameran perumahan ini juga menghadirkan kebijakan relaksasi biaya transaksi. Melalui program yang disepakati, seluruh perbankan pelat merah peserta pameran membebaskan biaya administrasi dan biaya provisi bagi pengajuan KPR. Pembebasan kedua komponen biaya tersebut secara langsung memangkas pengeluaran di muka yang biasanya menjadi beban tambahan yang cukup besar saat masyarakat mengajukan akad kredit perumahan.
Fleksibilitas Tenor Pinjaman dan Uang Muka Mulai 1 Persen
Untuk melengkapi suku bunga yang kompetitif dan pembebasan biaya administrasi serta provisi, Danantara Housing Expo turut menyajikan kemudahan pada struktur uang muka. Pengunjung pameran dapat memilih skema uang muka atau DP yang dimulai dari 1 persen. Ketentuan uang muka yang sangat terjangkau ini ditujukan untuk mempermudah calon pembeli, khususnya kelompok masyarakat berpenghasilan rendah dan pembeli rumah pertama, yang kerap terkendala oleh besarnya akumulasi dana tunai awal.
Dampak Rencana Trump Pangkas Tarif Impor Daging Sapi dan Alasan di Balik Penolakan Peternak AS

Di samping keringanan uang muka, penyelenggara dan mitra perbankan BUMN menyediakan opsi jangka waktu pelunasan kredit yang sangat fleksibel. Masa cicilan atau tenor KPR yang ditawarkan dapat mencapai hingga 30 tahun. Tenor yang panjang memberikan keleluasaan bagi nasabah untuk mendistribusikan kewajiban pembayaran dalam jangka waktu yang lebih terukur, sehingga nilai angsuran per bulan menjadi lebih terjangkau dan tetap sesuai dengan batasan kemampuan keuangan debitur.
Kombinasi antara uang muka mulai 1 persen, tenor kredit hingga 30 tahun, suku bunga KPR mulai 2,75 persen pada tiga tahun pertama, serta bebas biaya provisi dan administrasi di seluruh bank BUMN menjadikan paket pembiayaan dalam pameran ini sebagai salah satu opsi fasilitas kredit yang paling komprehensif bagi masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal.
Portofolio Lebih dari 100.000 Unit Hunian di Seluruh Wilayah Indonesia
Dalam penyelenggaraan Danantara Housing Expo, ketersediaan unit yang ditawarkan mencapai angka yang sangat besar. Managing Director Stakeholders Management BPI Danantara Rohan Hafas mengatakan bahwa dalam pameran ini akan ditawarkan lebih dari 100.000 unit rumah yang mencakup berbagai segmen properti dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Ragam kategori hunian yang disiapkan dalam portofolio pameran meliputi beberapa segmen utama:
- Hunian tapak bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
- Hunian vertikal bersubsidi di berbagai kawasan perkotaan.
- Hunian berbasis transit-oriented development (TOD) yang terintegrasi dengan moda transportasi umum.
- Hunian residensial kategori premium untuk segmen pasar komersial.
Sebaran proyek yang mencakup seluruh wilayah Indonesia memastikan bahwa manfaat pameran tidak hanya terkonsentrasi pada satu area metropolitan tertentu, melainkan menjangkau masyarakat yang mencari tempat tinggal di berbagai daerah. Keberagaman segmen produk yang disajikan, mulai dari perumahan rakyat bersubsidi hingga residensial premium, memberikan kebebasan bagi pengunjung pameran untuk menentukan pilihan properti yang paling tepat sesuai dengan kebutuhan keluarga dan kapasitas anggaran yang dimiliki.
Kemitraan Strategis dengan Ratusan Pengembang Properti Terkemuka
Kelancaran dan kelengkapan portofolio hunian di Danantara Housing Expo terwujud berkat keterlibatan luas dari kalangan pengembang perumahan. Pameran ini didukung oleh sekitar 130 pengembang properti yang terdiri dari pengembang milik negara dan pengembang swasta. Komposisi partisipan tersebut memastikan ketersediaan suplai proyek yang variatif dan memiliki standar legalitas serta konstruksi yang terpercaya.
Secara rinci, kemitraan pengembang dalam Danantara Housing Expo mencakup:
- Sebanyak 12 BUMN yang beroperasi di sektor pengembangan properti dan perumahan.
- Sebanyak 10 pengembang berskala besar yang menjadi developer utama dalam industri properti nasional.
- Pengembang berskala menengah serta pengembang yang berfokus pada penyediaan rumah-rumah bagi MBR.
Kehadiran 12 BUMN pengembang dan 10 developer besar bersama puluhan developer menengah dan pengembang rumah MBR menciptakan ekosistem pameran properti yang solid. Kerja sama multi-sektor ini memungkinkan calon pembeli untuk membandingkan secara langsung kualitas bangunan, reputasi pengembang, fasilitas lingkungan kawasan hunian, serta skema harga yang ditawarkan oleh masing-masing perusahaan pengembang.
Pemanfaatan Platform Digital Danantara Housing Expo.id
Akses terhadap informasi perumahan dalam pameran ini tidak terbatas pada interaksi fisik di lokasi acara. Penyelenggara menyediakan platform daring resmi melalui Danantara Housing Expo.id untuk memfasilitasi pencarian data proyek secara transparan dan mudah diakses oleh publik secara luas.
IAEI, Universitas Gunadarma, dan AFSI Bersinergi Perkuat Ketahanan Ekonomi Syariah Nasional

Melalui platform Danantara Housing Expo.id, calon konsumen dapat memperoleh informasi menyeluruh mengenai seluruh proyek perumahan yang berpartisipasi dalam pameran. Data yang dimuat di dalam portal tersebut meliputi:
- Titik lokasi lengkap dan kawasan geografis proyek perumahan.
- Rincian spesifikasi teknis unit bangunan yang dipasarkan.
- Kisaran harga jual dari masing-masing tipe unit tempat tinggal.
- Fasilitas penyampaian minat pembelian atau expression of interest secara daring bagi peminat properti.
Keberadaan fasilitas penyampaian minat secara daring memungkinkan masyarakat dari berbagai penjuru tanah air untuk mempelajari profil perumahan yang diinginkan sebelum memutuskan pembelian. Layanan daring ini mempermudah proses penelusuran portofolio hunian dan menjembatani kebutuhan calon debitur yang ingin menyampaikan minat awal terhadap unit tertentu secara praktis dan terstruktur.
Fasilitas Pameran Skala Besar di Kawasan NICE PIK
Untuk menampung lebih dari 100.000 unit hunian yang dipromosikan oleh sekitar 130 pengembang, Danantara Housing Expo memanfaatkan infrastruktur pameran berskala besar di kawasan Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK. Pameran perumahan ini menempati total area seluas 20.000 meter persegi yang terdistribusi ke dalam empat hall pameran.
Kapasitas ruang pameran seluas 20.000 meter persegi tersebut dirancang secara terorganisasi guna memberikan kenyamanan maksimal bagi para pengunjung selama periode acara berlangsung dari tanggal 27 hingga 30 Agustus 2026. Di dalam empat hall tersebut, stan-stan pengembang properti, perbankan BUMN, serta area konsultasi pembiayaan ditempatkan secara terpadu agar mempermudah alur interaksi antara pencari rumah, perbankan pelat merah, dan pihak pengembang.
Dengan tata letak ruang pameran yang memadai, pengunjung dapat melakukan konsultasi teknis mengenai properti yang diminati, berkonsultasi mengenai simulasi cicilan KPR dengan pihak bank BUMN, hingga menyelesaikan pengajuan ekspresi minat unit hunian secara langsung di lokasi eksibisi.
Rangkaian Kegiatan Hiburan dan Program Hadiah Pameran
Selain menjadi pusat transaksi dan konsultasi pembiayaan perumahan nasional, Danantara Housing Expo menghadirkan berbagai agenda pendukung untuk memeriahkan suasana selama empat hari penyelenggaraan. Pengunjung pameran dapat menikmati sajian penampilan panggung dari sejumlah musisi nasional ternama, antara lain penampilan dari grup musik Project Pop dan Juicy Luicy.
Di samping agenda panggung musik, pihak penyelenggara juga telah menyiapkan beragam hadiah menarik yang dapat diperoleh para pengunjung sesuai dengan ketentuan dan syarat program yang berlaku. Daftar hadiah yang disiapkan mencakup:
- Tiket liburan ke berbagai destinasi perjalanan.
- Logam mulia sebagai instrumen investasi berharga.
- Unit kendaraan mobil bagi pengunjung yang memenuhi kriteria program.
- Hadiah properti berupa unit apartemen serta rumah tinggal.
Rangkaian kegiatan hiburan bersama program hadiah ini disajikan untuk melengkapi pengalaman pengunjung selama berada di area Danantara Housing Expo di NICE PIK. Melalui keterpaduan antara penawaran suku bunga KPR mulai 2,75 persen, uang muka mulai 1 persen, bebas biaya provisi dan administrasi di bank BUMN, suplai 100.000 unit hunian, serta infrastruktur fisik dan digital yang komprehensif, pameran ini menjadi perhelatan penting dalam mempermudah masyarakat mewujudkan kepemilikan rumah layak dan terjangkau dalam kerangka Program 3 Juta Rumah.






