Rentetan aksi kekerasan massa atau main hakim sendiri yang berujung pada hilangnya nyawa di sejumlah wilayah Indonesia memicu keprihatinan mendalam dari kalangan parlemen. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyoroti fenomena pengeroyokan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir, mulai dari Bali, Morowali, hingga Tanjung Balai. Para wakil rakyat menilai praktik pengadilan jalanan tersebut tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun, sekalipun korban diduga kuat terlibat dalam suatu tindak kejahatan. Oleh karena itu, aparat penegak hukum diminta untuk mengambil langkah tegas tanpa kompromi guna memastikan kepastian hukum tetap tegak di tengah masyarakat.








