Pergeseran kebutuhan pasien dan dinamika lingkungan industri mendorong korporasi untuk terus menyesuaikan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Menghadapi perubahan tersebut, strategi pengembangan talenta difokuskan pada penguatan kapabilitas praktis serta penyediaan ruang belajar yang terstruktur bagi karyawan.
People & Organisation Associate Director Novo Nordisk Indonesia Adhika Widya Sena menjelaskan, perubahan kebutuhan pasien dan lingkungan kerja membuat perusahaan perlu terus menyesuaikan cara kerja dan kapasitas karyawan. Pendekatan pengembangan SDM di perusahaan ini diterapkan melalui kombinasi pengalaman kerja nyata, proses pembelajaran dari lingkungan kerja, dan pendidikan formal.
Prinsip Pengembangan 70:20:10
Pengembangan SDM di Novo Nordisk Indonesia dirancang berdasarkan prinsip 70:20:10. Dalam skema ini, porsi terbesar yakni sebanyak 70 persen pengembangan berasal dari pengalaman langsung di tempat kerja. Sementara itu, 20 persen diperoleh melalui interaksi dan pembelajaran dari rekan kerja maupun jajaran pemimpin, dan 10 persen sisanya dipenuhi melalui program pelatihan formal.
Optimistis terhadap Fundamental Bisnis, Bank Mandiri Bagikan Dividen Interim Rp6,16 Triliun

Salah satu wujud implementasi kerangka tersebut dijalankan melalui program STEP. Program ini memberikan kesempatan bagi karyawan untuk menangani berbagai persoalan bisnis di luar lingkup pekerjaan rutin harian. Melalui program tersebut, karyawan dapat bekerja secara lintas fungsi sekaligus memperoleh mentoring guna mengembangkan kapabilitas dan memperluas jejaring di lingkungan perusahaan.
Keterwakilan Kepemimpinan dan Penghargaan
Selain fokus pada peningkatan kompetensi kerja, perusahaan juga mencatatkan keterwakilan karyawan perempuan dalam struktur organisasi dan kepemimpinan. Per September 2026, karyawan perempuan tercatat mencakup 56 persen dari Management Team di Novo Nordisk Indonesia.
Ekosistem Kesehatan Menguat, Penjualan Medela Potentia Tumbuh 10,1 Persen

Keterlibatan tersebut juga tercermin pada jenjang karier manajerial, di mana pekerja perempuan mengisi 57 persen dari jalur karier tingkat manajer. Atas lingkungan kerja dan pengelolaan talenta yang dijalankan, Novo Nordisk Indonesia turut meraih penghargaan Best Place to Work for Women pada tahun 2021 dan 2025.






