Kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menimpa seorang pria berusia 51 tahun bernama Kunaefi di Kota Depok, Jawa Barat, perlahan mulai menemui titik terang. Polisi telah menangkap tersangka pelaku yang diidentifikasi sebagai Saepul alias SA, pemuda berusia 26 tahun. Di balik tindakan keji tersebut, muncul fakta-fakta menarik mengenai aktivitas keseharian pelaku sebelum diringkus oleh aparat keamanan. Salah satu sorotan utama dalam penyelidikan ini adalah keputusan pelaku untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya tepat pada hari-hari di sekitar waktu kejadian perkara.
Sebelum mendekam di tahanan, Saepul menjalani kehidupan layaknya pekerja biasa di sektor informal. Pemilik sebuah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjual pisang cokelat di Depok mengonfirmasi bahwa SA sempat bekerja di tempat usahanya selama kurang lebih satu hingga satu setengah bulan. Di tempat usaha kuliner tersebut, tugas Saepul tergolong sederhana dan terbatas, yaitu hanya menggoreng pisang cokelat tanpa terlibat dalam proses produksi adonan atau bahan baku lainnya. Jadwal kerjanya di UMKM ini terjadwal setiap hari Senin dan Jumat. Sementara itu, untuk menambah penghasilan pada akhir pekan, Saepul juga bekerja di sebuah kafe di kawasan Depok setiap hari Sabtu dan Minggu.








