Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Nasional

Gelombang Panas Landa Korea Utara, Warga Disarankan Konsumsi Sup Daging Anjing

Bambang HandayaniDiterbitkan 9 Agu 2026 - 01.04 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Gelombang Panas Landa Korea Utara, Warga Disarankan Konsumsi Sup Daging Anjing
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Semenanjung Korea saat ini tengah menghadapi terjangan gelombang panas yang sangat menyengat. Di wilayah utara, suhu udara dilaporkan telah menembus angka 36,7 derajat Celcius pada hari Kamis. Angka ini dicatat oleh televisi pemerintah setempat sebagai rekor suhu tertinggi sejak pencatatan cuaca pertama kali dimulai di Korea Utara. Periode terpanas dalam setahun ini dikenal secara lokal dengan sebutan sambok, atau hari-hari anjing di musim panas, yang kini menjadi pusat perhatian utama dalam berbagai pemberitaan media nasional di negara tersebut.

Menghadapi kondisi cuaca yang ekstrem ini, media pemerintah Korea Utara secara aktif mempromosikan berbagai metode bagi warga untuk bertahan hidup. Salah satu rekomendasi yang paling disorot adalah konsumsi makanan tradisional seperti kaldu ayam dan sup daging anjing. Dalam sebuah rubrik kesehatan yang diterbitkan pada 2 Agustus lalu, surat kabar resmi Rodong Sinmun mengutip penjelasan dari seorang dokter asal Rumah Sakit Umum Pyongyang. Dokter tersebut menyarankan warga untuk mengonsumsi makanan yang menyegarkan seperti mentimun, semangka, dan kacang hijau. Selain itu, warga juga diimbau mengonsumsi hidangan bergizi tinggi seperti sup daging anjing, bubur kacang merah, hingga bubur ikan guna menjaga stamina tubuh selama musim panas.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Rekomendasi konsumsi daging anjing ini didukung oleh tradisi lokal yang kuat. Rodong Sinmun bahkan mengutip sebuah peribahasa kuno yang menyebutkan bahwa jika sup daging anjing tumpah ke punggung kaki seseorang selama periode sambok, tumpahan tersebut pun dapat menjadi obat. Upaya mempromosikan kuliner ini bukan hal baru, mengingat awal tahun ini Korea Utara juga telah sukses menyelenggarakan kompetisi memasak daging anjing tingkat nasional. Sementara itu, Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) pada hari Rabu secara khusus memuji khasiat samgyetang, hidangan sup ayam tradisional yang diisi dengan beras ketan, ginseng, dan jujube. Promosi ini tampaknya berhasil menarik minat masyarakat, terbukti dengan ramainya restoran-restoran di Pyongyang yang menyajikan samgyetang oleh para pelanggan yang mencari kesegaran di tengah cuaca terik.

Baca Juga

Kecerdasan Buatan Picu PHK, Standard Chartered Pangkas Lebih dari 7.000 Karyawan

Kecerdasan Buatan Picu PHK, Standard Chartered Pangkas Lebih dari 7.000 Karyawan

Di tengah upaya keras media pemerintah menyosialisasikan cara menghadapi cuaca panas, terdapat perbedaan mencolok dalam hal transparansi informasi kesehatan publik. Hingga kini, pemerintah Korea Utara sama sekali belum merilis data resmi mengenai jumlah kematian atau kasus darurat medis yang berkaitan dengan cuaca ekstrem ini. Ketertutupan informasi ini sangat kontras dengan situasi di negara tetangga mereka, Korea Selatan, yang secara terbuka melaporkan lebih dari 20 kasus kematian yang terkait langsung dengan gelombang panas yang sedang berlangsung di semenanjung tersebut. Ketidakpastian mengenai dampak nyata gelombang panas terhadap kesehatan warga Korea Utara pun tetap menjadi tanda tanya besar bagi dunia luar.

Untuk menjaga moral publik, media resmi Korea Utara memilih untuk memutar kembali narasi kepemimpinan Kim Jong Un yang digambarkan rela menderita demi rakyatnya. Pekan ini, surat kabar Rodong Sinmun mengulas kembali kisah inspeksi musim panas Kim Jong Un pada tahun 2013 ke sebuah lokasi konstruksi. Dalam laporan nostalgia tersebut, pakaian Kim digambarkan basah kuyup oleh keringat yang mengucur deras demi memastikan pekerjaan untuk rakyat tetap selesai meskipun cuaca sangat panas. Media juga mengangkat kembali perjalanan Kim pada tahun 2018 yang menerjang pegunungan curam dan badai hujan lebat demi mencari lokasi resor air panas, serta kunjungannya ke pabrik makanan laut acar saat suhu dilaporkan mencapai 39 derajat Celcius. Namun, di balik narasi kepahlawanan masa lalu ini, media tidak memberikan rincian pasti mengenai aktivitas nyata yang sedang dilakukan oleh Kim Jong Un dalam menghadapi gelombang panas yang terjadi saat ini.

Baca Juga

Prakiraan Cuaca Indonesia 9 Agustus 2026, Dinamika Atmosfer dan Potensi Hujan

Prakiraan Cuaca Indonesia 9 Agustus 2026, Dinamika Atmosfer dan Potensi Hujan

Sebagai gantinya, Televisi Pusat Korea minggu ini lebih banyak menayangkan panduan praktis bagi masyarakat umum. Stasiun televisi tersebut menyiarkan segmen yang merekomendasikan jenis minuman yang tepat untuk menjaga hidrasi tubuh, serta memberikan saran mengenai aktivitas luar ruangan seperti berenang dan olahraga ringan. Media visual pemerintah juga menampilkan tayangan kerumunan warga yang memadati area pantai dan kolam renang di Zona Wisata Pantai Wonsan Kalma, serta berbagai taman air di ibu kota Pyongyang yang dipenuhi pengunjung yang berusaha melepaskan diri dari sengatan suhu ekstrem.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Gelombang PanasKorea UtaraKim Jong UnPyongyang

Berita Terbaru Lainnya

Bank Jatim dan ASBANDA Bedah Strategi Sinergi KUB BPD yang Saling MenguntungkanKecerdasan Buatan Picu PHK, Standard Chartered Pangkas Lebih dari 7.000 KaryawanRuben Amorim Kagum atas Dukungan Milanisti Indonesia Usai Laga Kontra Chelsea di GBKPrakiraan Cuaca Indonesia 9 Agustus 2026, Dinamika Atmosfer dan Potensi HujanGoogle Kembangkan Teknologi Kecerdasan Buatan untuk Percepat Prediksi Bencana AlamWayan Koster Bantah Tudingan Hambat Program Makan Bergizi Gratis di BaliTNI-Polri Usut Penembakan Warga oleh KKB di Festival Budaya Lembah BaliemKarhutla di Bangka Tengah Capai 118 Hektare, Kawasan Jalan Koba-Kurau Paling Rawan

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026