Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Nasional

Kecerdasan Buatan Picu PHK, Standard Chartered Pangkas Lebih dari 7.000 Karyawan

Marthen PalutunganDiterbitkan 9 Agu 2026 - 02.06 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kecerdasan Buatan Picu PHK, Standard Chartered Pangkas Lebih dari 7.000 Karyawan
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali membayangi industri perbankan global. Kali ini, Standard Chartered, bank besar yang berbasis di London, telah mengumumkan rencana besar untuk memangkas lebih dari 7.000 karyawan mereka dalam kurun waktu empat tahun ke depan. Keputusan pemangkasan ini menyasar para pekerja yang dinilai masuk ke dalam kategori sumber daya manusia (SDM) dengan nilai rendah atau 'low-value'. Langkah efisiensi yang cukup signifikan ini didorong oleh adopsi dan penggunaan teknologi kecerdasan buatan

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
atau artificial intelligence (AI) secara masif di dalam sistem operasional perusahaan.

Secara lebih rinci, bank yang memfokuskan operasional bisnisnya di kawasan Asia Pasifik dan Afrika ini memproyeksikan pemangkasan sekitar 15 persen posisi pada fungsi korporasi hingga tahun 2030 mendatang. Pemangkasan sebesar 15 persen tersebut setara dengan pelepasan lebih dari 7.000 pekerja dari total sekitar 52.000 pegawai yang saat ini mengisi divisi korporasi tersebut. Sebagai gambaran terhadap skala organisasi secara keseluruhan, Standard Chartered saat ini tercatat memiliki kekuatan kerja global yang mencapai hampir 82.000 pegawai di seluruh dunia.

CEO Standard Chartered, Bill Winters, memberikan penjelasan mengenai latar belakang kebijakan restrukturisasi ini. Winters menyatakan bahwa langkah yang diambil oleh pihak manajemen adalah mengganti modal manusia (human capital) yang bernilai rendah dengan modal finansial (financial capital) serta modal investasi (investment capital) yang ditanamkan oleh perusahaan. Meskipun pengurangan tenaga kerja ini akan dijalankan secara bertahap melalui otomatisasi dan implementasi teknologi kecerdasan buatan (AI), Standard Chartered menyatakan tetap memberikan kesempatan bagi sebagian pegawai untuk mengikuti pelatihan ulang atau reskilling agar dapat menyesuaikan diri dengan kebutuhan baru perusahaan.

Baca Juga

Bareskrim Polri Bongkar Produksi Vape Etomidate di Kamar Kos Kemang, 176 Cartridge Disita

Bareskrim Polri Bongkar Produksi Vape Etomidate di Kamar Kos Kemang, 176 Cartridge Disita

Adapun posisi yang paling terdampak oleh kebijakan efisiensi ini dilaporkan berasal dari pusat operasional bagian belakang (back-office operational centers) milik bank tersebut. Pusat-pusat operasional yang akan mengalami dampak pengurangan ini tersebar di beberapa wilayah strategis, termasuk Chennai, Bengaluru, Kuala Lumpur, dan Warsawa. Fenomena pengurangan jumlah pekerja akibat perkembangan teknologi ini sebenarnya bukan hal yang sepenuhnya baru di sektor keuangan global. Sebelumnya, institusi keuangan asal Jepang, Mizuho Financial Group, juga telah mengumumkan rencana serupa untuk melakukan pengurangan hingga 5.000 pekerjaan dalam jangka waktu satu dekade.

Langkah restrukturisasi dan efisiensi yang agresif ini diambil demi mendukung pencapaian target kinerja keuangan jangka panjang perusahaan. Standard Chartered menetapkan target pengembalian ekuitas berwujud atau return on tangible equity (ROTE) berada di atas angka 15 persen pada tahun 2028, sebelum kemudian ditingkatkan lagi hingga mencapai kisaran 18 persen pada tahun 2030. Di samping itu, pihak manajemen juga mempercepat target penghimpunan dana baru bersih (net new funds) sebesar US$200 miliar untuk dicapai pada tahun 2028, yang berarti satu tahun lebih cepat dibandingkan dengan target awal yang sebelumnya dicanangkan untuk tahun 2029.

Baca Juga

Kebakaran Meluas di Kaldera, Kawasan Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Kebakaran Meluas di Kaldera, Kawasan Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Upaya pengejaran target finansial yang ambisius ini juga dilakukan di tengah berbagai tantangan dan ketidakpastian geopolitik global yang sedang berlangsung. Sebagai langkah antisipasi, pada kuartal pertama tahun ini, Standard Chartered bahkan telah menyisihkan provisi kehati-hatian sebesar US$190 juta yang dialokasikan khusus terkait dengan konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah. Melalui kombinasi antara otomatisasi teknologi, penataan ulang struktur kerja, dan pengelolaan risiko yang ketat ini, manajemen Standard Chartered berupaya keras untuk menjaga stabilitas serta meningkatkan profitabilitas perusahaan di masa-masa mendatang.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PerbankanPHKKecerdasan Buatan

Berita Terbaru Lainnya

Bareskrim Polri Bongkar Produksi Vape Etomidate di Kamar Kos Kemang, 176 Cartridge DisitaKebakaran Meluas di Kaldera, Kawasan Wisata Gunung Bromo Ditutup TotalKarhutla Terus Berulang, Anggota DPR Desak Kementerian Kehutanan Perkuat MitigasiTransmart Gelar Full Day Sale 9 Agustus 2026, Diskon AC Split 1PK Capai Rp 1,7 JutaPemerintah Lepas Ekspor Mineral Rp 2,2 Triliun dari Pontianak Usai Hambatan Aturan TeruraiHarga Minyak Melonjak Imbas Perang AS-Iran, ExxonMobil dan Chevron Raup Laba BesarPerjalanan Djoko Susanto Membangun Gurita Bisnis Alfamart dari Warung KelontongBank Jatim dan ASBANDA Bedah Strategi Sinergi KUB BPD yang Saling Menguntungkan

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026