Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Nasional

Karhutla Terus Berulang, Anggota DPR Desak Kementerian Kehutanan Perkuat Mitigasi

Uria KilaDiterbitkan 9 Agu 2026 - 02.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Karhutla Terus Berulang, Anggota DPR Desak Kementerian Kehutanan Perkuat Mitigasi
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi tantangan serius yang terus berulang di Indonesia, khususnya ketika memasuki musim kemarau. Ketika musim kering tiba, ancaman titik api yang dapat meluas menjadi kebakaran besar selalu mengintai berbagai wilayah hutan dan lahan. Guna mengatasi persoalan menahun ini, langkah pencegahan sejak dini kini menjadi sorotan utama. Penanganan karhutla diharapkan tidak hanya berfokus pada upaya pemadaman saat api sudah membesar dan menyebar luas, melainkan harus lebih menitikberatkan pada kesiapan mitigasi sebelum bencana tersebut terjadi.

Menanggapi situasi ini, Anggota Komisi IV DPR RI

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
, Usman Husin, memberikan perhatian khusus terhadap pentingnya kesiapan pemerintah dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Legislator yang mewakili daerah pemilihan (dapil) Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut meminta
Kementerian Kehutanan
untuk memperkuat langkah pencegahan atau mitigasi karhutla secara lebih terstruktur. Menurut Usman Husin, upaya pencegahan dini harus menjadi prioritas utama agar dampak buruk dari kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalisasi sebelum menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi lingkungan dan masyarakat.

Usman Husin juga menekankan bahwa pencegahan dini yang efektif tidak dapat dilakukan secara sektoral atau sendiri-sendiri. Ia menyatakan bahwa langkah pencegahan dini tersebut membutuhkan koordinasi yang jauh lebih kuat dan solid antara Kementerian Kehutanan, pemerintah daerah, serta seluruh instansi terkait lainnya. Sinergi antarkelembagaan ini dinilai sangat krusial agar setiap kebijakan mitigasi di lapangan dapat berjalan secara selaras, cepat, dan tepat sasaran dalam mengantisipasi munculnya titik-titik api yang berpotensi memicu kebakaran besar.

Baca Juga

Residivis Pembobol Kotak Amal Masjid di Gunung Putri Bogor Ditangkap Polisi

Residivis Pembobol Kotak Amal Masjid di Gunung Putri Bogor Ditangkap Polisi

Desakan untuk memperkuat mitigasi ini sangat relevan dengan kondisi di wilayah Sumatera Selatan. Provinsi Sumatera Selatan dikenal sebagai salah satu wilayah yang hampir setiap tahun mengalami kejadian kebakaran hutan dan lahan serupa ketika musim kemarau tiba. Karakteristik wilayah dan cuaca yang kering selama musim kemarau membuat daerah ini sangat rentan terhadap karhutla, sehingga memerlukan perhatian ekstra serta penanganan yang lebih cepat dan terintegrasi guna mencegah bencana tahunan tersebut terus berulang di lokasi yang sama.

Sebagai salah satu langkah nyata untuk mempercepat penanganan potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut, pemerintah secara resmi telah menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Sumatera Selatan. Operasi hujan buatan ini dirancang khusus sebagai upaya antisipasi dan penanganan cepat terhadap potensi karhutla sebelum api sempat meluas. Kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca ini mulai dilaksanakan pada hari Selasa, tanggal 4 Agustus 2026. Dalam pelaksanaannya di lapangan, operasi ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Baca Juga

Penyergapan Kapal MV King Sun di Bintan, Tim Gabungan Sita 1,3 Ton Ketamin

Penyergapan Kapal MV King Sun di Bintan, Tim Gabungan Sita 1,3 Ton Ketamin

Meskipun demikian, terdapat perbedaan informasi yang beredar mengenai jadwal pelaksanaan operasi modifikasi cuaca tersebut. Berdasarkan salah satu laporan, Operasi Modifikasi Cuaca di Sumatera Selatan dijadwalkan akan berlangsung hingga hari Senin, 20 Agustus 2026. Namun, informasi lain disampaikan oleh Ferdian Krisnanto selaku Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan. Ferdian Krisnanto menyatakan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca tersebut direncanakan untuk berlangsung hingga tanggal 10 Agustus 2026. Perbedaan rentang waktu pelaksanaan ini menjadi catatan penting dalam koordinasi teknis penanganan potensi karhutla di wilayah Sumatera Selatan.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

dpr riKarhutlaSumatera SelatanKementerian Kehutanan

Berita Terbaru Lainnya

Residivis Pembobol Kotak Amal Masjid di Gunung Putri Bogor Ditangkap PolisiPenyergapan Kapal MV King Sun di Bintan, Tim Gabungan Sita 1,3 Ton KetaminBupati Bandung dan KPK Perkuat Sinergi Tata Kelola Pemerintahan BersihCuaca Ekstrem Kepung New York, Suhu Panas Menyengat Disusul Ancaman Banjir BandangBandara Husein Sastranegara Siap Layani Penerbangan Jet Berbadan Sedang Mulai 14 Agustus 2026Bareskrim Polri Bongkar Produksi Vape Etomidate di Kamar Kos Kemang, 176 Cartridge DisitaKebakaran Meluas di Kaldera, Kawasan Wisata Gunung Bromo Ditutup TotalTransmart Gelar Full Day Sale 9 Agustus 2026, Diskon AC Split 1PK Capai Rp 1,7 Juta

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026