Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Nasional

Cuaca Ekstrem Kepung New York, Suhu Panas Menyengat Disusul Ancaman Banjir Bandang

Yolanda TobanDiterbitkan 9 Agu 2026 - 03.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cuaca Ekstrem Kepung New York, Suhu Panas Menyengat Disusul Ancaman Banjir Bandang
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Kota metropolitan New York menghadapi ancaman cuaca ganda akibat gelombang panas ekstrem dan risiko banjir bandang yang datang secara bersamaan. Kondisi ini melanda New York City pada pekan pertama Agustus 2026. Pemerintah kota telah mengaktifkan rencana tanggap darurat setelah suhu udara melonjak drastis dengan kelembapan tinggi, yang segera disusul oleh peringatan badai petir serta hujan deras.

Gelombang panas yang melanda New York City pada Jumat, 7 Agustus 2026, memicu dikeluarkannya peringatan panas di lima wilayah kota. Peringatan ini berlaku sejak Kamis pukul 11.00 hingga Sabtu pukul 20.00 waktu setempat. Tingginya tingkat kelembapan udara membuat suhu yang dirasakan oleh tubuh menembus angka 37,8 derajat Celsius atau sekitar 100 derajat Fahrenheit. Senior Meteorolog AccuWeather Brian Thompson menjelaskan bahwa kelembapan pada Kamis tersebut tergolong sangat tropis, menyerupai kondisi udara yang biasa ditemui di kawasan Karibia. Meskipun suhu tertinggi untuk beberapa hari ke depan diperkirakan berada di kisaran 32 derajat Celsius, kelembapan ekstrem membuat cuaca terasa jauh lebih menyengat.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Tantangan bagi kota ini tidak berhenti pada suhu panas. Kelembapan udara yang tinggi juga memicu potensi cuaca ekstrem lainnya berupa hujan deras dan badai petir. Cuaca buruk ini diperkirakan menerjang New York sejak Jumat malam dan berpotensi terus berlangsung hingga Sabtu siang. Berdasarkan prakiraan dari National Weather Service, intensitas curah hujan akibat badai lokal dapat melampaui 50 milimeter atau sekitar 2 inci per jam. Curah hujan sepadat ini membawa risiko besar terjadinya banjir bandang, terutama di kawasan dataran rendah serta wilayah yang memiliki sistem drainase buruk.

Baca Juga

Residivis Pembobol Kotak Amal Masjid di Gunung Putri Bogor Ditangkap Polisi

Residivis Pembobol Kotak Amal Masjid di Gunung Putri Bogor Ditangkap Polisi

Menyikapi situasi tersebut, Wali Kota New York Zohran Mamdani bersama New York City Emergency Management telah mengambil langkah cepat. Sejak Rabu, pemerintah kota telah mengaktifkan rencana darurat untuk mengantisipasi dampak dari kombinasi panas ekstrem dan banjir. Sebagai bagian dari langkah antisipasi, ratusan pusat pendinginan dibuka di lima wilayah kota sepanjang Kamis dan Jumat. Fasilitas ini ditujukan bagi warga yang membutuhkan tempat berlindung dari suhu udara yang menyengat.

Selain itu, pemerintah kota juga menerapkan kebijakan khusus bernama "Code Red" yang berlaku mulai pukul 12.00 hingga 20.00 pada Kamis dan Jumat. Kebijakan ini difokuskan untuk memperluas penjangkauan bagi warga tunawisma di New York agar mereka dapat terhubung dengan tempat penampungan dan pusat pendinginan. Wali Kota Mamdani mengimbau warga tanpa fasilitas pendingin udara untuk memanfaatkan pusat pendinginan yang telah disediakan. Bagi warga yang tinggal di apartemen bawah tanah atau di area yang pernah mengalami banjir, ia juga meminta mereka menyiapkan rencana evakuasi mandiri.

Baca Juga

Penyergapan Kapal MV King Sun di Bintan, Tim Gabungan Sita 1,3 Ton Ketamin

Penyergapan Kapal MV King Sun di Bintan, Tim Gabungan Sita 1,3 Ton Ketamin

Untuk memastikan kesiapan kota, berbagai sumber daya darurat telah dikerahkan ke lapangan. Pemerintah kota mengerahkan petugas untuk membersihkan saluran air guna meminimalkan risiko banjir saat hujan deras tiba, serta menyiagakan personel darurat. Tidak hanya itu, pemerintah kota mengoperasikan kendaraan COOL untuk memantau kondisi warga lanjut usia. Melalui langkah-langkah mitigasi tersebut, New York berupaya memastikan warganya siap dalam menghadapi ancaman cuaca buruk yang mengepung kota.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Gelombang Panascuaca ekstremBanjir Bandang

Berita Terbaru Lainnya

Hasil Kualifikasi Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Tempati Grid Ke-16Bank Indonesia Buka Pendaftaran PCPM Angkatan 41 Mulai 9 Agustus 2026Ahmad Muzani Tekankan Relevansi Qanun Asasi dan Empat Pilar dalam Merawat Persatuan BangsaResidivis Pembobol Kotak Amal Masjid di Gunung Putri Bogor Ditangkap PolisiPenyergapan Kapal MV King Sun di Bintan, Tim Gabungan Sita 1,3 Ton KetaminBupati Bandung dan KPK Perkuat Sinergi Tata Kelola Pemerintahan BersihBandara Husein Sastranegara Siap Layani Penerbangan Jet Berbadan Sedang Mulai 14 Agustus 2026Bareskrim Polri Bongkar Produksi Vape Etomidate di Kamar Kos Kemang, 176 Cartridge Disita

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026