Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Politik

Ahmad Muzani Tekankan Relevansi Qanun Asasi dan Empat Pilar dalam Merawat Persatuan Bangsa

Uria KilaDiterbitkan 9 Agu 2026 - 04.00 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Ahmad Muzani Tekankan Relevansi Qanun Asasi dan Empat Pilar dalam Merawat Persatuan Bangsa
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Gedung Nusantara V di Kompleks Parlemen, Jakarta, menjadi lokasi penyelenggaraan forum kebangsaan bertajuk Halaqah Kebangsaan dan Qanun Asasi pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Ahmad Muzani, hadir secara langsung untuk memberikan pidato kunci (keynote speech) dalam forum tersebut. Di hadapan para tokoh dan peserta yang hadir, Ahmad Muzani menekankan pentingnya penguatan Empat Pilar kebangsaan sebagai pilar penyangga utama untuk merawat, memperkuat, serta mempertahankan persatuan seluruh komponen bangsa Indonesia di tengah berbagai dinamika zaman.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
Dalam pemaparannya, Ahmad Muzani secara khusus mengulas makna historis dari lokasi penyelenggaraan acara, yakni Gedung Nusantara V yang terletak di Kompleks Parlemen, Jakarta. Ia menyampaikan bahwa Gedung Nusantara V bukan sekadar tempat pertemuan formal, melainkan memiliki rekam sejarah yang sangat mendalam bagi perjalanan ketatanegaraan Indonesia. Tempat ini mencatatkan peran penting sebagai bagian dari rangkaian proses pembahasan dan perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD NRI) Tahun 1945. Makna sejarah tersebut menjadi wujud pengingat akan pentingnya perjalanan konstitusi bangsa.

Kegiatan Halaqah Kebangsaan dan Qanun Asasi ini dihadiri oleh berbagai figur penting dan tokoh nasional dari latar belakang yang beragam. Wakil Presiden Republik Indonesia ke-13, Ma'ruf Amin, tampak hadir di tengah-tengah forum tersebut. Selain Ma'ruf Amin, hadir pula pengurus Pesantren Tebuireng, Abdul Hakim Mahfudz, serta Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat. Kehadiran akademisi Yudi Latief juga melengkapi keterlibatan unsur akademis dalam forum ini. Tak ketinggalan, seluruh anggota Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPETE) turut serta menghadiri dan memadati jalannya kegiatan tersebut.

Baca Juga

Residivis Pembobol Kotak Amal Masjid di Gunung Putri Bogor Ditangkap Polisi

Residivis Pembobol Kotak Amal Masjid di Gunung Putri Bogor Ditangkap Polisi

Ahmad Muzani dalam pidato kuncinya turut mempertegas komponen dari Empat Pilar MPR RI yang menjadi fondasi kebangsaan, yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Guna memperkuat pemahaman mengenai pentingnya persatuan, Muzani memberikan kilas balik pada sejarah perjalanan bangsa dengan menyinggung dinamika politik serta peristiwa pemberontakan yang terjadi pada dekade 1950-an. Peristiwa pada dekade 1950-an tersebut disinggung sebagai contoh konkret bagaimana para pendahulu bangsa harus bekerja keras dan berusaha mencari jalan keluar terbaik demi menyelamatkan negara dari ancaman disintegrasi.

Di sisi lain, pembahasan mengenai tantangan kebangsaan masa kini disampaikan oleh pengurus Pesantren Tebuireng, Abdul Hakim Mahfudz. Abdul Hakim memberikan sorotan khusus terhadap berbagai tantangan yang dihadapi oleh Indonesia pada abad ke-21. Menurut penilaiannya, dinamika abad ke-21 melahirkan tantangan tersendiri yang amat krusial, seperti timbulnya polarisasi politik serta cepatnya arus disrupsi digital di tengah masyarakat. Abdul Hakim menilai bahwa munculnya polarisasi politik dan maraknya disrupsi digital ini secara nyata membutuhkan penguatan nilai-nilai kebangsaan secara berkelanjutan agar persatuan seluruh elemen bangsa tidak terganggu.

Baca Juga

Penyergapan Kapal MV King Sun di Bintan, Tim Gabungan Sita 1,3 Ton Ketamin

Penyergapan Kapal MV King Sun di Bintan, Tim Gabungan Sita 1,3 Ton Ketamin

Penyelenggaraan Halaqah Kebangsaan dan Qanun Asasi ini pada akhirnya menunjukkan betapa pentingnya sinergi antara berbagai elemen masyarakat dan pemerintah dalam menjaga keutuhan negara. Diskusi mendalam yang menghadirkan Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Wakil Presiden RI ke-13 Ma'ruf Amin, pengurus Pesantren Tebuireng Abdul Hakim Mahfudz, Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat, akademisi Yudi Latief, serta keluarga besar IKAPETE menjadi wujud nyata komitmen bersama. Penguatan Empat Pilar MPR RI terus dipandang sebagai instrumen yang relevan dalam memperkuat persatuan dan kesatuan nasional.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

MPR RIAhmad Muzani

Berita Terbaru Lainnya

Wisata Gunung Bromo Ditutup Total akibat Kebakaran Hutan yang Kian MeluasKapolda Sumbar Perintahkan Propam Usut Kasus Dugaan Cekcok dan Pemukulan oleh DirreskrimumEmpat Titik di Tol Jakarta-Cikampek Diperbaiki hingga Pekan Depan, Ini Jadwal LengkapnyaTransmart Full Day Sale Digelar Minggu (9/8), Tawarkan Diskon hingga 50 PersenIAEI dan KNEKS Dorong Penguatan Tata Kelola Ekonomi Syariah NasionalJadwal PSG vs Manchester United Pramusim 2026, Live Streaming dan Persiapan Kedua TimHasil Kualifikasi Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Tempati Grid Ke-16Bank Indonesia Buka Pendaftaran PCPM Angkatan 41 Mulai 9 Agustus 2026

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026