Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Nasional

IAEI dan KNEKS Dorong Penguatan Tata Kelola Ekonomi Syariah Nasional

Yolanda TobanDiterbitkan 9 Agu 2026 - 04.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
IAEI dan KNEKS Dorong Penguatan Tata Kelola Ekonomi Syariah Nasional
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) bersama dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) terus berkomitmen dan bersinergi untuk mendorong penguatan tata kelola ekonomi syariah di Indonesia. Langkah strategis ini sangat penting untuk memastikan perkembangan ekonomi syariah berjalan secara terarah dan terintegrasi. Untuk merealisasikan penguatan tata kelola tersebut, kedua lembaga memfokuskan upaya mereka pada dua langkah utama, yaitu pengesahan Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia (MEKSI) serta pengembangan Produk Domestik Bruto (PDB) Syariah. Kedua instrumen ini diharapkan dapat menjadi pilar utama dalam memperkokoh ekosistem ekonomi syariah di tingkat nasional.

Upaya-upaya strategis untuk memperkuat tata kelola ekonomi syariah tersebut dipaparkan secara mendalam dalam kegiatan Webinar Diseminasi Perkembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia Triwulan II/2026. Dalam forum diskusi ilmiah tersebut, para pembicara yang hadir menekankan bahwa penguatan instrumen MEKSI dan PDB Syariah memiliki peran yang sangat krusial. Keberadaan kedua instrumen ini dinilai sangat penting tidak hanya untuk mengukur kontribusi nyata dari sektor ekonomi syariah terhadap perekonomian secara keseluruhan, tetapi juga sebagai wadah untuk menyatukan dan menyelaraskan berbagai kebijakan lintas kementerian serta lembaga pemerintah yang ada di Indonesia.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
Baca Juga

Pengusaha Bengkel Las Resmikan APPI untuk Perkuat Kompetensi dan Akses Pasar

Pengusaha Bengkel Las Resmikan APPI untuk Perkuat Kompetensi dan Akses Pasar

Ketua Harian IAEI, Muhammad Syakir Sula, dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa Indonesia sebenarnya memiliki modal yang sangat besar dan potensial untuk menjadi pemimpin utama dalam kancah ekonomi syariah global. Modal besar ini terlihat dengan jelas dari besarnya jumlah populasi penduduk muslim di Indonesia, yang didukung pula secara kuat oleh kesiapan akademik serta dukungan kelembagaan yang memadai. Lebih lanjut, Muhammad Syakir Sula menegaskan bahwa ekonomi syariah tidak boleh hanya dipandang sebagai aktivitas bisnis atau transaksi komersial semata. Sebaliknya, ekonomi syariah harus diposisikan sebagai sebuah gerakan bersama atau yang diistilahkan sebagai 'jihad iqtisadi' untuk membangun dan mewujudkan kesejahteraan bangsa secara menyeluruh.

Demi menyukseskan gerakan 'jihad iqtisadi' tersebut, IAEI menyatakan kesiapan penuh untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi yang lebih erat di antara berbagai pihak terkait. Kolaborasi ini dirancang untuk melibatkan kalangan akademisi, regulator atau pembuat kebijakan, para pelaku industri di sektor syariah, serta seluruh lapisan masyarakat luas. Dengan adanya jalinan kerja sama yang kokoh dan berkelanjutan dari seluruh elemen ini, diharapkan implementasi kebijakan ekonomi syariah di Indonesia dapat berjalan lebih efektif, inklusif, dan mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi pembangunan nasional.

Baca Juga

Perbedaan Metode Menulis Plotter dan Pantser dalam Berkarya

Perbedaan Metode Menulis Plotter dan Pantser dalam Berkarya

Pada kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif KNEKS, Sholahudin Al Aiyub, turut memberikan pandangannya mengenai integrasi ekonomi syariah dalam perencanaan pembangunan nasional. Beliau menyebutkan bahwa sektor ekonomi syariah saat ini telah berhasil diintegrasikan ke dalam dokumen perencanaan strategis negara, yaitu Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) untuk periode tahun 2025-2045, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), serta program Asta Cita. Untuk mendukung integrasi tersebut secara optimal, Sholahudin Al Aiyub menekankan pentingnya MEKSI untuk memiliki dasar hukum yang kuat dan mengikat. Di samping itu, pengembangan instrumen PDB Syariah juga mutlak diperlukan agar pemerintah dan pemangku kepentingan dapat memperoleh gambaran serta representasi yang jauh lebih akurat mengenai kontribusi riil sektor ekonomi syariah terhadap perekonomian nasional Indonesia.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

ekonomi syariah

Berita Terbaru Lainnya

Ekspor CPO Meningkat, GAPKI Dorong Percepatan Peremajaan Kebun RakyatPengusaha Bengkel Las Resmikan APPI untuk Perkuat Kompetensi dan Akses PasarPerbedaan Metode Menulis Plotter dan Pantser dalam BerkaryaWisata Gunung Bromo Ditutup Total akibat Kebakaran Hutan yang Kian MeluasKapolda Sumbar Perintahkan Propam Usut Kasus Dugaan Cekcok dan Pemukulan oleh DirreskrimumEmpat Titik di Tol Jakarta-Cikampek Diperbaiki hingga Pekan Depan, Ini Jadwal LengkapnyaTransmart Full Day Sale Digelar Minggu (9/8), Tawarkan Diskon hingga 50 PersenJadwal PSG vs Manchester United Pramusim 2026, Live Streaming dan Persiapan Kedua Tim

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026