Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Nasional

Kapolda Sumbar Perintahkan Propam Usut Kasus Dugaan Cekcok dan Pemukulan oleh Dirreskrimum

Rimba NainggolanDiterbitkan 9 Agu 2026 - 05.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kapolda Sumbar Perintahkan Propam Usut Kasus Dugaan Cekcok dan Pemukulan oleh Dirreskrimum
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Kapolda Sumbar) Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menaruh perhatian serius terhadap kasus dugaan cekcok yang berujung pada tindakan pemukulan yang diduga melibatkan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumbar Kombes Pol Teddy Fanani dengan seorang pengendara mobil. Kapolda Sumbar telah memberikan instruksi tegas kepada jajaran Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh terkait insiden tersebut. Langkah penyelidikan ini diambil setelah rekaman video yang memperlihatkan pertikaian di jalan raya tersebut beredar luas dan menjadi viral di berbagai platform media sosial.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Kepastian mengenai jalannya penyelidikan ini disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya pada Jumat (7/8). Susmelawati mengonfirmasi bahwa atas perintah dari Kapolda Sumbar, Bidang Propam saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam terhadap kejadian tersebut. Sebagai bagian dari prosedur penyelidikan guna mengungkap fakta yang sebenarnya, tim penyidik Bidang Propam Polda Sumbar dijadwalkan akan segera memanggil kedua belah pihak yang terlibat untuk dimintai keterangan secara resmi.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun oleh pihak kepolisian, perselisihan tersebut diduga dipicu oleh aksi saling salip kendaraan di jalan raya. Kronologi awal menunjukkan bahwa insiden bermula saat kendaraan berpelat merah yang dikemudikan oleh korban mendadak menyalip kendaraan yang ditumpangi oleh Dirreskrimum Polda Sumbar dari sisi sebelah kiri. Tindakan menyalip dari kiri tersebut dinilai membahayakan keselamatan rombongan anggota Polda Sumbar yang pada saat itu tengah melakukan perjalanan dinas menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Baca Juga

Lansia Diduga Disekap di Apartemen Serpong, Mobil dan Telepon Seluler Raib

Lansia Diduga Disekap di Apartemen Serpong, Mobil dan Telepon Seluler Raib

Di sisi lain, korban yang menggunakan akun Instagram pribadi dengan nama pengguna @bill_irzano memberikan penjelasan mengenai kronologi kejadian dari sudut pandangnya. Melalui unggahan di media sosial tersebut, ia menuliskan bahwa dirinya saat itu sedang dalam perjalanan untuk menjemput Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, E. Aminudin Aziz, di Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Korban mengaku bahwa setelah insiden saling salip, ada empat orang yang turun dari kendaraan dan mencoba untuk mengeroyok dirinya. Ia juga dituduh telah melakukan tindakan berkendara yang membahayakan nyawa rombongan tersebut.

Meskipun demikian, korban mengakui kesalahannya karena telah menyalip kendaraan rombongan tersebut dengan cara yang keras atau tajam. Namun, korban menegaskan bahwa sebelum menyalip, dirinya telah memberikan tanda peringatan dengan membunyikan klakson serta menyalakan lampu sen. Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, terdengar suara korban yang telah menyampaikan permohonan maaf kepada pihak rombongan. Namun, korban mengeklaim tetap mendapatkan tindakan kekerasan fisik berupa pemukulan yang mengakibatkan kacamata yang dikenakannya pecah atau patah.

Baca Juga

Menteri PPPA Buka Suara Terkait Temuan Ratusan Senjata dan Narkoba di Sekolah Jakarta Selatan

Menteri PPPA Buka Suara Terkait Temuan Ratusan Senjata dan Narkoba di Sekolah Jakarta Selatan

Sementara itu, Dirreskrimum Polda Sumbar Kombes Pol Teddy Fanani memberikan klarifikasi singkat mengenai video viral yang melibatkan dirinya. Teddy mengeklaim bahwa rekaman video yang beredar luas di media sosial tersebut telah dipotong sehingga tidak menampilkan keseluruhan peristiwa secara utuh. Ia juga menjelaskan bahwa insiden pertikaian tersebut terjadi di kawasan Lubuk Buaya, saat dirinya bersama rombongan sedang dalam perjalanan menuju bandara. Penyelidikan oleh Bidang Propam Polda Sumbar diharapkan dapat memperjelas duduk perkara dari kedua versi yang berbeda ini.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

propamPolda Sumbar

Berita Terbaru Lainnya

Lansia Diduga Disekap di Apartemen Serpong, Mobil dan Telepon Seluler RaibMenteri PPPA Buka Suara Terkait Temuan Ratusan Senjata dan Narkoba di Sekolah Jakarta SelatanTelkom Tuntaskan Spin-Off Tahap 2 Senilai Rp 49,9 Triliun ke InfraNexiaEkspor CPO Meningkat, GAPKI Dorong Percepatan Peremajaan Kebun RakyatPengusaha Bengkel Las Resmikan APPI untuk Perkuat Kompetensi dan Akses PasarPerbedaan Metode Menulis Plotter dan Pantser dalam BerkaryaWisata Gunung Bromo Ditutup Total akibat Kebakaran Hutan yang Kian MeluasEmpat Titik di Tol Jakarta-Cikampek Diperbaiki hingga Pekan Depan, Ini Jadwal Lengkapnya

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026