Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, akhirnya buka suara dan memberikan respons tegas terkait penemuan mengejutkan berupa ratusan senjata, narkotika, hingga CD pornografi di sebuah sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Melalui keterangan resmi tertulis yang dirilis pada Sabtu (8/8), Arifah menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas temuan barang-barang berbahaya tersebut di lingkungan institusi pendidikan. Keberadaan barang-barang ilegal ini dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan belajar para siswa.
Kasus ini pertama kali mencuat setelah pihak sekolah berencana memanfaatkan sebuah ruangan kosong untuk memenuhi kebutuhan aktivitas para siswa. Ruangan tersebut diketahui merupakan bekas ruang kerja mantan ketua yayasan sekolah. Ketika sejumlah orang memasuki ruangan tersebut untuk mempersiapkannya, mereka justru menemukan tumpukan barang yang mencurigakan. Kuasa hukum pihak sekolah, Hermawanto, mengungkapkan bahwa pada pemeriksaan awal tanggal 10 dan 11 Juli lalu, ditemukan hampir seribu unit barang berbahaya.








