Laporan keuangan terbaru menunjukkan bahwa raksasa minyak asal Amerika Serikat, ExxonMobil dan Chevron, berhasil meraup keuntungan dalam jumlah yang sangat besar. Lonjakan laba yang sangat signifikan ini dipicu oleh adanya kenaikan tajam harga minyak global. Kenaikan harga tersebut dipicu oleh pecahnya perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di wilayah Timur Tengah. Akibat konflik bersenjata tersebut, terjadi keterbatasan pasokan minyak mentah dari kawasan Timur Tengah yang mengakibatkan harga minyak mentah dunia melonjak hingga lebih dari 40% sepanjang tahun ini.








