Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Nasional

Perjalanan Djoko Susanto Membangun Gurita Bisnis Alfamart dari Warung Kelontong

Yolanda TobanDiterbitkan 9 Agu 2026 - 02.19 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Perjalanan Djoko Susanto Membangun Gurita Bisnis Alfamart dari Warung Kelontong
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Jaringan ritel modern Alfamart kini menjadi pemandangan yang sangat akrab di berbagai sudut jalan di Indonesia. Di balik gurita bisnis yang memiliki puluhan ribu gerai ini, terdapat kisah perjuangan sang pendiri, Djoko Susanto. Pria yang memiliki nama asli Kwok Kwie Fo ini memulai langkahnya dari bawah, sempat bekerja sebagai karyawan biasa hingga akhirnya sukses mengelola warung kelontong milik ibunya.

Sebelum terjun sepenuhnya ke dunia bisnis ritel, Djoko sempat bekerja sebagai pegawai di sebuah perusahaan perakitan radio. Ia kemudian memutuskan untuk mengundurkan diri dan kembali membantu usaha keluarga pada tahun 1996. Usaha keluarga tersebut berupa warung kelontong bernama Toko Sumber Bahagia yang dikelola oleh ibunya. Toko ini awalnya menjual berbagai kebutuhan pokok sehari-hari seperti kacang tanah, minyak sayur, sabun, hingga rokok. Seiring berjalannya waktu, fokus usaha Toko Sumber Bahagia bergeser ke penjualan rokok dalam skala besar dengan menggandeng Gudang Garam sebagai mitra utama. Keuletan Djoko membuahkan hasil; pada tahun 1987, ia telah memiliki jaringan 15 toko grosir dan dinobatkan sebagai penjual rokok Gudang Garam terbesar.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Titik balik penting dalam karier bisnis Djoko terjadi pada akhir tahun 1986 ketika ia bertemu dengan Putera Sampoerna, pemimpin PT HM Sampoerna. Pertemuan strategis ini mengubah nasibnya secara total. Djoko kemudian dipercaya menjabat sebagai direktur penjualan di PT Sampoerna. Di bawah kepemimpinannya, PT HM Sampoerna berhasil melesat menjadi perusahaan rokok terbesar kedua di Indonesia setelah Gudang Garam. Selain itu, Djoko juga ditunjuk sebagai direktur PT Panarmas yang bertindak sebagai distributor rokok Sampoerna, serta ikut andil dalam memasarkan produk baru Sampoerna A Mild pada tahun 1989.

Baca Juga

Cuaca Ekstrem Kepung New York, Suhu Panas Menyengat Disusul Ancaman Banjir Bandang

Cuaca Ekstrem Kepung New York, Suhu Panas Menyengat Disusul Ancaman Banjir Bandang

Kerja sama erat dengan Putera Sampoerna kemudian merambah ke sektor ritel. Pada tahun 1989, Djoko mendirikan PT Alfa Retailindo setelah menyulap sebuah gudang milik Sampoerna di Jalan Lodan Nomor 80 menjadi Toko Gudang Rabat. Proyek ini didanai dengan modal awal sebesar Rp 2 miliar, dengan kepemilikan saham 40 persen dipegang oleh Putera Sampoerna dan sisanya dimiliki oleh Kwok Kwie Fo. Toko Gudang Rabat inilah yang menjadi cikal bakal jaringan Alfa, yang awalnya berfungsi menyalurkan rokok-rokok baru produksi Sampoerna. Memasuki dekade 1990-an, Gudang Rabat berkembang pesat hingga memiliki 32 gerai dan mulai bersaing ketat dengan Indomaret milik Salim Group.

Transformasi besar berikutnya terjadi pada 18 Oktober 1999 ketika nama jaringan ritel ini diubah menjadi Alfa Minimart di bawah naungan PT Sumber Alfaria Triyaja. Gerai pertamanya didirikan di Jalan Beringin Raya, Tangerang. Perusahaan ini kemudian resmi melantai di bursa saham pada 18 Januari 2000, dengan nilai kapitalisasi pasar saat itu diperkirakan mencapai US$ 108,29 juta. Tiga tahun berselang, tepatnya pada 1 Januari 2003, nama Alfa Minimart resmi berganti menjadi Alfamart seperti yang dikenal masyarakat luas hari ini.

Baca Juga

Bandara Husein Sastranegara Siap Layani Penerbangan Jet Berbadan Sedang Mulai 14 Agustus 2026

Bandara Husein Sastranegara Siap Layani Penerbangan Jet Berbadan Sedang Mulai 14 Agustus 2026

Kini, ekspansi bisnis yang dirintis dari sebuah warung kelontong telah tumbuh menjadi raksasa ritel nasional. Grup Alfamart tercatat mengoperasikan lebih dari 23.000 toko di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut tidak hanya mencakup gerai Alfamart saja, melainkan juga toko-toko yang dikelola oleh anak usahanya, seperti Alfamidi dan Lawson. Langkah ekspansi yang konsisten ini mempertegas posisi jaringan ritel tersebut dalam pasar kebutuhan harian masyarakat Indonesia.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bisnis

Berita Terbaru Lainnya

Cuaca Ekstrem Kepung New York, Suhu Panas Menyengat Disusul Ancaman Banjir BandangBandara Husein Sastranegara Siap Layani Penerbangan Jet Berbadan Sedang Mulai 14 Agustus 2026Bareskrim Polri Bongkar Produksi Vape Etomidate di Kamar Kos Kemang, 176 Cartridge DisitaKebakaran Meluas di Kaldera, Kawasan Wisata Gunung Bromo Ditutup TotalKarhutla Terus Berulang, Anggota DPR Desak Kementerian Kehutanan Perkuat MitigasiTransmart Gelar Full Day Sale 9 Agustus 2026, Diskon AC Split 1PK Capai Rp 1,7 JutaPemerintah Lepas Ekspor Mineral Rp 2,2 Triliun dari Pontianak Usai Hambatan Aturan TeruraiHarga Minyak Melonjak Imbas Perang AS-Iran, ExxonMobil dan Chevron Raup Laba Besar

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026