Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Ekonomi

Bank Jatim dan ASBANDA Bedah Strategi Sinergi KUB BPD yang Saling Menguntungkan

Wahyu SuryaniDiterbitkan 9 Agu 2026 - 02.06 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bank Jatim dan ASBANDA Bedah Strategi Sinergi KUB BPD yang Saling Menguntungkan
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Pertemuan para pelaku industri perbankan daerah dalam acara Regional Bank Summit 2026 yang diselenggarakan oleh CNBC Indonesia menjadi momentum penting bagi arah perkembangan Bank Pembangunan Daerah (BPD). Mengusung tema "Transformasi Strategis BPD dalam Mendorong Pembangunan Nasional", forum ini membedah berbagai langkah taktis dan kolaborasi antar-lembaga keuangan daerah. Sesi diskusi yang dipandu oleh Shania Alatas menghadirkan dua tokoh penting, yaitu Direktur Utama Bank Jakarta sekaligus Ketua Umum ASBANDA Agus Haryoto Widodo, serta Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim/BJTM) Winardi Legowo. Keduanya memaparkan pandangan mereka mengenai relevansi Kelompok Usaha Bersama (KUB) serta pola kemitraan dengan Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Dalam pemaparannya, Agus Haryoto Widodo menyebutkan bahwa kolaborasi antar-BPD melalui skema KUB sangat relevan bagi bank daerah. KUB diharapkan tidak hanya berfungsi untuk memperkuat aspek permodalan semata, melainkan juga membantu percepatan ekspansi bisnis BPD. Selain itu, pembentukan kelompok usaha ini ditargetkan mampu meningkatkan efisiensi dalam membangun layanan digital serta memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM). Kendati menawarkan banyak manfaat, Agus juga menguraikan sejumlah tantangan nyata yang membayangi implementasi KUB, mulai dari perbedaan visi dan kepentingan di antara BPD peserta, kesiapan modal dan teknologi, hingga kekhawatiran dari beberapa pihak mengenai potensi hilangnya identitas khas masing-masing BPD.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
Baca Juga

Perjalanan Djoko Susanto Membangun Gurita Bisnis Alfamart dari Warung Kelontong

Perjalanan Djoko Susanto Membangun Gurita Bisnis Alfamart dari Warung Kelontong

Menanggapi dinamika tersebut, Winardi Legowo selaku Direktur Utama Bank Jatim menegaskan bahwa keberhasilan KUB BPD tidak boleh diukur secara sempit. Menurutnya, kesuksesan KUB tidak hanya ditentukan oleh tercapainya batas modal minimum sebesar Rp 3 triliun. Bank Jatim mengidentifikasi sejumlah faktor krusial yang menentukan kesuksesan perbankan secara menyeluruh, yang meliputi modal, tata kelola, sistem, teknologi, dan kesiapan SDM. Winardi mengingatkan bahwa keberhasilan jangka panjang KUB mensyaratkan adanya kesepakatan yang solid terhadap visi dan misi dari seluruh anggota yang terlibat. Manfaat dari KUB ini harus dipastikan saling menguntungkan bagi setiap anggota melalui sinergi ekosistem bisnis yang nyata dan berkelanjutan.

Selain kerja sama antar-BPD, diskusi ini juga menyoroti hubungan kemitraan antara BPD dan BPR melalui konsep community banking. Pihak Bank Jatim mencatat bahwa upaya memperkuat kerja sama ini masih menghadapi tantangan tersendiri, terutama terkait dengan sinkronisasi target bisnis yang belum selaras serta biaya operasional yang dinilai masih tinggi. Untuk mengatasi hambatan tersebut, Winardi mengusulkan agar BPD dan BPR dapat melakukan pembagian segmen pasar yang jelas dalam penyaluran kredit, di samping menjalin kerja sama yang erat dalam penyediaan layanan digitalisasi guna menekan biaya dan memperluas jangkauan.

Baca Juga

Kecerdasan Buatan Picu PHK, Standard Chartered Pangkas Lebih dari 7.000 Karyawan

Kecerdasan Buatan Picu PHK, Standard Chartered Pangkas Lebih dari 7.000 Karyawan

Senada dengan hal itu, pihak Bank Jakarta juga melihat adanya potensi yang cukup baik dalam kolaborasi antara BPD dan BPR. Namun, Agus Haryoto Widodo menekankan bahwa potensi tersebut hanya akan optimal jika diletakkan dalam struktur kerja sama yang tepat. Dalam konteks ini, terdapat pembagian peran di mana satu pihak memiliki sumber daya yang lebih baik sementara pihak lain memiliki akses layanan ke segmen mikro. Sinergi ini dapat diformulasikan dalam bentuk linked program. Skema kemitraan ini diharapkan dapat berjalan secara efektif tanpa harus mengalihkan risiko dari satu pihak kepada pihak yang lain, sehingga stabilitas masing-masing institusi keuangan tetap terjaga dengan baik.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

Bareskrim Polri Bongkar Produksi Vape Etomidate di Kamar Kos Kemang, 176 Cartridge DisitaKebakaran Meluas di Kaldera, Kawasan Wisata Gunung Bromo Ditutup TotalKarhutla Terus Berulang, Anggota DPR Desak Kementerian Kehutanan Perkuat MitigasiTransmart Gelar Full Day Sale 9 Agustus 2026, Diskon AC Split 1PK Capai Rp 1,7 JutaPemerintah Lepas Ekspor Mineral Rp 2,2 Triliun dari Pontianak Usai Hambatan Aturan TeruraiHarga Minyak Melonjak Imbas Perang AS-Iran, ExxonMobil dan Chevron Raup Laba BesarPerjalanan Djoko Susanto Membangun Gurita Bisnis Alfamart dari Warung KelontongKecerdasan Buatan Picu PHK, Standard Chartered Pangkas Lebih dari 7.000 Karyawan

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026