Gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,3 mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Selasa (1/9) sore sekitar pukul 17.53 WIB. Kedalaman pusat gempa yang tergolong dangkal memicu getaran kuat hingga membuat warga di sejumlah titik panik dan berhamburan keluar dari dalam ruangan.
Berdasarkan data resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi berlokasi pada koordinat 6,93 Lintang Selatan dan 107,10 Bujur Timur. Titik episenter tersebut berada di darat, tepatnya sekitar 13 kilometer arah selatan Kabupaten Cianjur, dengan kedalaman hiposenter mencapai 5 kilometer.
Terjadi Lagi Kebakaran TPA yang Berlangsung Berjam-jam

Guncangan dilaporkan terasa signifikan di berbagai kawasan, termasuk di wilayah Kecamatan Cugenang. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Cianjur, Mohammad Ikhsan, menuturkan bahwa getaran dirasakan sangat kuat oleh orang-orang yang sedang beraktivitas di dalam gedung PWI hingga memicu kepanikan.
Menanggapi kejadian ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur segera mengambil langkah mitigasi dengan menerjunkan tim lapangan serta menginstruksikan pemantauan langsung ke tingkat desa. BPBD berkoordinasi secara intensif bersama petugas Relawan Tanggap Bencana (Retana) di setiap wilayah untuk mendata dampak gempa.
Kebakaran kembali Landa Kawasan Hutan di IKN, Petugas Gabungan Terus Berupaya Padamkan Api

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cianjur, Samudra Wira Purnama, memastikan bahwa hingga Selasa malam belum ada laporan terkait dampak kerusakan infrastruktur maupun korban akibat guncangan tersebut. Pihak BPBD dan relawan setempat masih terus memonitor situasi lapangan guna mengantisipasi potensi gempa susulan.






