Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,3 mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Selasa (1/9) sekitar pukul 17.53 WIB. Getaran dari peristiwa tersebut dilaporkan meluas dan dirasakan oleh warga di sejumlah daerah sekitarnya, meliputi Sukabumi, Bandung, hingga kawasan Cibubur, Jakarta Timur.
Berdasarkan hasil analisis pembaruan parameter dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6,91 Lintang Selatan dan 107,10 Bujur Timur. Pusat lindu berlokasi di darat pada jarak 10 kilometer arah barat daya Kabupaten Cianjur dengan kedalaman hiposenter 4 kilometer.
Terjadi Lagi Kebakaran TPA yang Berlangsung Berjam-jam

Kepala Balai Besar MKG Wilayah II Tangerang Selatan, Hartanto, menjelaskan bahwa tinjauan lokasi dan kedalaman menunjukkan peristiwa ini merupakan jenis gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di kawasan tersebut.
Berdasarkan laporan masyarakat, guncangan terkuat dirasakan di wilayah Cianjur dengan Skala Intensitas III - IV MMI, di mana getaran terasa nyata oleh banyak orang di dalam rumah. Guncangan berskala II - III MMI dirasakan di Kota Sukabumi, Cibadak, Nagrak, Warung Kondang, Cimahi, dan Cilaku. Sementara itu, getaran pada Skala Intensitas II MMI tercatat di Kota Bandung, Sukaraja, serta Cibubur, ditandai dengan goyangan pada benda-benda ringan yang digantung.
Kebakaran kembali Landa Kawasan Hutan di IKN, Petugas Gabungan Terus Berupaya Padamkan Api

Hartanto menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan fisik bangunan yang timbul akibat gempa tersebut. Hasil pemantauan dan monitoring BMKG hingga pukul 18.15 WIB juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.






