Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaTeknologiKesehatanPendidikanBusinessNationalPopuler
Beranda/Sports

Hasil Serie A Udinese vs Como Berakhir Imbang 1-1

Ding Anyi ApuiDiterbitkan 23 Agu 2026 - 10.52 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Hasil Serie A Udinese vs Como Berakhir Imbang 1-1
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Pertandingan lanjutan kompetisi Serie A yang mempertemukan Udinese melawan Como pada Sabtu (22/8) malam WIB berakhir tanpa pemenang. Kedua tim yang bertarung sengit sepanjang sembilan puluh menit waktu normal ditambah masa injury time harus puas menyudahi laga dengan skor sama kuat 1-1. Pertemuan ini menghadirkan pertarungan taktik menarik antara pelatih Udinese, Kosta Runjaic, dan pelatih Como, Cesc Fabregas, yang sama-sama menunjukkan ambisi besar untuk mengamankan poin di kasta tertinggi sepak bola Italia.

Laga ini menyuguhkan berbagai dinamika menarik, mulai dari gol cerdik yang membuka keunggulan tuan rumah pada paruh pertama, respons cepat tim tamu lewat skema bola mati di paruh kedua, hingga serangkaian momen dramatis pada menit-menit akhir pertandingan. Baik Udinese maupun Como sejatinya memiliki kesempatan untuk mengunci kemenangan, namun penyelesaian akhir yang kurang beruntung serta solidnya penyelamatan di bawah mistar membuat kedua kesebelasan harus rela berbagi satu poin setelah peluit panjang dibunyikan oleh wasit.

Hasil Imbang 1-1 Menutup Duel Sengit Udinese Menghadapi Como di Serie A

Pertandingan antara Udinese dan Como yang digelar pada Sabtu (22/8) malam WIB menjadi panggung adu strategi yang sangat ketat. Sejak awal laga, kedua tim langsung berusaha menampilkan pola permainan terbaik guna mencari keunggulan. Udinese yang bertindak sebagai tuan rumah di bawah komando Kosta Runjaic berupaya mengendalikan ritme pertandingan dan memaksimalkan setiap celah di lini pertahanan Como melalui skema serangan cepat yang terorganisasi.

Di sisi lain, Como yang ditangani oleh Cesc Fabregas tidak gentar meladeni permainan terbuka tuan rumah. Como memperlihatkan agresivitas tinggi dan keberanian dalam membangun serangan langsung ke jantung pertahanan Udinese. Pertarungan lini tengah yang intens membuat jalannya babak pertama berlangsung cukup berimbang, meskipun Udinese pada akhirnya berhasil memanfaatkan satu momen krusial untuk mencetak gol pembuka keunggulan sebelum jeda turun minum.

Memasuki paruh kedua, jalannya duel semakin terbuka ketika Como meningkatkan intensitas penyerangan untuk memburu gol penyama kedudukan. Upaya keras tim tamu membuahkan hasil lewat gol penyeimbang yang mengubah skor menjadi 1-1. Setelah kedudukan kembali seimbang, tensi pertandingan justru semakin meningkat dengan kedua kesebelasan saling bertukar peluang emas hingga menit-menit pamungkas, sebelum akhirnya harus puas menerima hasil imbang 1-1.

Gol Cerdik Hassane Kamara Membawa Tuan Rumah Memimpin pada Babak Pertama

Udinese sukses memecah kebuntuan pada menit ke-29 berkat aksi brilian Hassane Kamara. Gol pembuka keunggulan ini berawal dari visi bermain yang sangat baik dari Juergen Ekkelenkamp di lini penyerangan Udinese. Ekkelenkamp berhasil melepaskan sebuah assist matang yang membelah barisan pertahanan Como dan mengarahkan bola tepat ke jalur pergerakan Hassane Kamara yang bergerak menyusup ke area pertahanan lawan.

Hassane Kamara yang menerima umpan terukur tersebut menunjukkan ketenangan dan insting penyelesaian akhir yang luar biasa di dalam kotak penalti. Melihat penjaga gawang Como, Jean Butez, yang berusaha maju untuk mempersempit ruang tembak, Kamara tidak memilih melepaskan sepakan keras mendatar, melainkan mengambil keputusan cerdas dengan mengeksekusi bola lewat tendangan chip lambung yang sangat berkelas.

Tendangan chip terukur yang dilepaskan oleh Hassane Kamara melayang mulus melewati jangkauan tangan kiper Jean Butez dan langsung bersarang ke dalam jala gawang Como. Gol pada menit ke-29 ini membawa Udinese unggul 1-0 atas Como, sekaligus membakar semangat seluruh pemain asuhan Kosta Runjaic untuk terus mempertahankan dominasi permainan hingga berakhirnya paruh pertama laga.

Keberhasilan skema gol tersebut menunjukkan efektivitas kerja sama antarlini Udinese, di mana umpan akurat Juergen Ekkelenkamp mampu dimaksimalkan secara sempurna oleh Hassane Kamara. Keunggulan 1-0 ini bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, memberikan keunggulan moral yang berharga bagi Udinese saat memasuki ruang ganti.

Formasi Baru dan Dampak Pemain Debutan Como Asuhan Cesc Fabregas

Dalam laga ini, Como tampil sangat agresif sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit. Pelatih Cesc Fabregas mengambil langkah berani dengan langsung mempercayakan posisi starter kepada sejumlah pemain baru yang baru bergabung dengan skuadnya. Keputusan Fabregas memainkan rekrutan anyar sejak menit awal membuktikan komitmennya untuk membangun identitas tim yang kompetitif dan berani mengambil inisiatif serangan di kandang lawan.

Pemain-pemain baru yang langsung diturunkan sejak menit pertama oleh Cesc Fabregas antara lain Trevoh Chalobah, Yan Couto, dan Luis Milla. Kehadiran para pilar anyar ini memberikan suntikan tenaga dan dimensi taktik baru bagi permainan Como di berbagai lini, baik saat bertahan, mengatur transisi, maupun ketika melancarkan gelombang serangan ke area pertahanan Udinese.

Trevoh Chalobah tampil kukuh di lini belakang sekaligus menjadi ancaman nyata saat membantu situasi penyerangan bola mati. Yan Couto menyajikan pergerakan dinamis di sektor sayap yang kerap merepotkan lini pertahanan Udinese. Sementara itu, Luis Milla memegang peranan krusial sebagai pengatur tempo dan eksekutor utama situasi bola-bola mati Como, yang terbukti menjadi kunci utama bagi tim asuhan Cesc Fabregas untuk mengejar ketertinggalan di babak kedua.

Baca Juga

Daftar Pemain Kazakhstan AVC Continental 2026, Nomor, & Posisi, Panduan Lengkap Skuad dan Jadwal Turnamen

Daftar Pemain Kazakhstan AVC Continental 2026, Nomor, & Posisi, Panduan Lengkap Skuad dan Jadwal Turnamen

Keberanian Fabregas menurunkan para pemain baru tersebut membuat alur serangan Como terlihat lebih variatif dan tidak mudah ditebak oleh para pemain bertahan Udinese. Kendati sempat tertinggal di babak pertama, struktur permainan Como tetap berjalan stabil berkat kontribusi solid para pemain debutan tersebut di sepanjang pertandingan.

Anastasios Douvikas Menyamakan Kedudukan Memanfaatkan Bola Rebound

Upaya Como untuk bangkit dari ketertinggalan akhirnya membuahkan hasil nyata pada babak kedua. Tim tamu sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat skema bola mati yang dieksekusi dengan sangat terencana. Momen kebangkitan Como bermula dari situasi tendangan sudut yang diambil dengan sangat akurat oleh Luis Milla dari sisi lapangan.

Umpan sepak pojok Luis Milla mengarah tepat ke tengah kotak penalti Udinese dan langsung disambar dengan sundulan keras dan terarah oleh Trevoh Chalobah. Penjaga gawang Udinese, Maduka Okoye, sejatinya menunjukkan kesigapan dan refleks yang luar biasa dengan melakukan penyelamatan gemilang untuk menepis tandukan berbahaya Chalobah tepat di depan garis gawang.

Namun, bola muntah hasil tepisan Maduka Okoye bergulir bebas di area kotak penalti dan langsung disambar oleh penyerang Como, Anastasios Douvikas. Tanpa ragu, Douvikas menyontek bola rebound tersebut dari jarak dekat untuk merobek jala gawang Udinese dan mengubah papan skor menjadi imbang 1-1.

Gol Anastasios Douvikas pada babak kedua ini menjadi bukti nyata ketajaman dan insting predator sang penyerang dalam memanfaatkan kemelut di depan gawang. Gol penyeimbang ini juga mengembalikan kepercayaan diri skuad Como asuhan Cesc Fabregas, sekaligus memaksa pelatih Udinese, Kosta Runjaic, untuk memikirkan kembali strategi timnya dalam mengamankan poin penuh di sisa waktu pertandingan.

Momen Krusial Menit ke-88 dan Peluang Emas Vakoun Bayo yang Terbuang

Menjelang berakhirnya waktu normal, pertandingan berjalan semakin dramatis dengan Udinese yang terus berupaya mencari gol penentu kemenangan. Tuan rumah mendapatkan momentum emas untuk kembali unggul pada menit ke-88 melalui sebuah skema serangan balik cepat yang dirancang dengan sangat apik di lini depan.

Nicolo Zaniolo menjadi inisiator penting dalam peluang emas tersebut dengan melepaskan umpan tarik mendatar yang akurat ke dalam kotak penalti Como. Hassane Kamara yang berada di jalur laju bola dengan cerdik membiarkan bola tersebut melintas tanpa menyentuhnya, sebuah gerakan tipuan yang sukses mengecoh barisan pertahanan Como yang terkonsentrasi menjaganya.

Umpan tarik yang sengaja dibiarkan lewat oleh Kamara tersebut mendarat sempurna tepat di hadapan Vakoun Bayo yang berdiri dalam posisi benar-benar bebas tanpa pengawalan ketat di depan gawang Como. Ruang tembak yang sangat terbuka lebar membuat suporter tuan rumah bersiap merayakan gol kedua Udinese.

Namun, penyelesaian akhir Vakoun Bayo justru jauh dari harapan. Tembakan yang dilepaskan Bayo dalam situasi bebas tersebut melambung tinggi di atas mistar gawang yang dikawal oleh kiper Jean Butez. Kegagalan Vakoun Bayo memaksimalkan peluang emas pada menit ke-88 ini membuat Udinese membuang kesempatan emas untuk mengunci kemenangan di kandang sendiri.

Nasib Sial Nicolo Zaniolo dan Masalah Cedera Pemain Udinese

Kekecewaan Udinese setelah kegagalan peluang emas Vakoun Bayo pada menit ke-88 kian bertambah dengan nasib buruk yang menimpa Nicolo Zaniolo. Tidak lama setelah mengirimkan umpan tarik brilian yang mengawali peluang emas Bayo, Zaniolo terlihat mengalami kesakitan pada bagian kakinya.

Nicolo Zaniolo mengalami cedera paha yang membuatnya tidak dapat melanjutkan pertandingan di sisa waktu yang ada. Pemain yang menjadi motor serangan Udinese tersebut terpaksa ditarik keluar lapangan dan digantikan oleh pemain lain, menjadi kerugian tersendiri bagi lini serang tim asuhan Kosta Runjaic pada fase-fase paling krusial di akhir pertandingan.

Baca Juga

Hasil Ligue 1 Lens vs Auxerre, Florian Thauvin Tampil Gemilang, Les Sang et Or Menang Telak 5-2

Hasil Ligue 1 Lens vs Auxerre, Florian Thauvin Tampil Gemilang, Les Sang et Or Menang Telak 5-2

Cedera paha yang dialami Zaniolo semakin memperpanjang daftar masalah cedera yang dihadapi oleh Udinese. Sebelum pertandingan ini digelar, Udinese sudah harus bertanding tanpa kehadiran beberapa pemain kunci mereka yang terpaksa menepi dari lapangan hijau akibat masalah kebugaran fisik.

Nama-nama penting seperti Adam Buksa dan Alessandro Zanoli sudah dipastikan absen membela Udinese dalam laga kontra Como ini karena masih dalam masa pemulihan cedera masing-masing. Kehilangan Buksa dan Zanoli, ditambah dengan cederanya Zaniolo di penghujung laga, menjadi tantangan besar bagi Kosta Runjaic dalam menyusun kedalaman skuad untuk pertandingan-pertandingan berikutnya di Serie A.

Drama Injury Time Melalui Sundulan Jacobo Ramon yang Membentur Mistar Gawang

Setelah lolos dari ancaman emas Vakoun Bayo, Como justru hampir saja membalikkan keadaan dan memastikan kemenangan dramatis saat pertandingan memasuki masa tambahan waktu atau injury time. Como yang tidak mengendurkan serangannya berhasil mendapatkan peluang tendangan sudut di masa-masa kritis tersebut.

Skema tendangan sudut Como kembali menciptakan kekacauan di lini pertahanan Udinese. Bola lambung yang dikirimkan ke kotak penalti berhasil disundul dengan sangat keras oleh pemain Como, Jacobo Ramon, yang melompat memenangi duel udara di tengah kawalan pemain bertahan tuan rumah.

Tandukan terarah Jacobo Ramon meluncur deras melewati jangkauan kiper Maduka Okoye yang berusaha mengamankan gawangnya. Namun, keberuntungan belum berpihak kepada Como karena bola hasil sundulan Ramon membentur mistar gawang Udinese dengan sangat keras dan memantul keluar.

Momen sundulan Jacobo Ramon yang mengenai mistar gawang pada masa injury time tersebut menjadi penutup dari rangkaian drama menegangkan di pengujung laga. Jika tandukan tersebut berbuah gol, Como dipastikan pulang dengan raihan tiga poin penuh, namun skor imbang 1-1 akhirnya tetap bertahan hingga peluit panjang tanda berakhirnya laga dibunyikan oleh wasit.

Evaluasi Taktis dan Situasi Absensi Skuad Kedua Kesebelasan

Hasil imbang 1-1 ini memberikan banyak bahan evaluasi berharga bagi kedua juru taktik. Di kubu Udinese, Kosta Runjaic mampu memperlihatkan organisasi permainan yang rapi pada paruh pertama lewat gol Hassane Kamara berkat assist Juergen Ekkelenkamp, namun efektivitas penyelesaian akhir di menit-menit akhir masih menjadi pekerjaan rumah besar, sebagaimana terlihat dari peluang terbuang Vakoun Bayo.

Selain itu, masalah ketersediaan pemain menjadi sorotan utama bagi Udinese setelah cederanya Nicolo Zaniolo, menyusul absensi Adam Buksa dan Alessandro Zanoli yang sebelumnya sudah absen akibat cedera. Mengelola rotasi dan pemulihan fisik pemain akan menjadi kunci penting bagi Runjaic dalam menjaga performa tim di kompetisi Serie A.

Sementara itu, di kubu Como, Cesc Fabregas pantas merasa puas dengan respons mental dan kemampuan adaptasi skuadnya. Meskipun tidak diperkuat oleh Jayden Addai yang absen pada laga ini, Como tetap mampu tampil kompetitif dengan mengintegrasikan pemain-pemain baru seperti Trevoh Chalobah, Yan Couto, dan Luis Milla secara optimal sejak menit pertama.

Gol balasan Anastasios Douvikas yang memanfaatkan bola rebound penyelamatan Maduka Okoye atas sundulan Trevoh Chalobah dari sepak pojok Luis Milla, serta ancaman sundulan Jacobo Ramon di masa injury time, menegaskan bahwa skema bola mati Como menjadi senjata yang sangat mematikan. Tambahan satu poin dari laga tandang ini menjadi modal positif bagi Como asuhan Cesc Fabregas dan Udinese asuhan Kosta Runjaic dalam mengarungi ketatnya persaingan kompetisi kasta teratas Liga Italia.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Serie A

Berita Terbaru Lainnya

Danantara Housing Expo Tawarkan Promo Bunga KPR 2,75% hingga DP 1%BPS Jelaskan Arti Desil dalam DTSEN, Bukan Penentu Mutlak KemiskinanPU Buka Akses Pulau Palue di NTT, Perkuat Sanitasi Posko PengungsiIAEI, Universitas Gunadarma, dan AFSI Bersinergi Perkuat Ketahanan Ekonomi Syariah NasionalMelihat Detik-Detik Eksekusi Hukuman Cambuk di Aceh, Tahapan dan Prosedur PelaksanaannyaDaftar Pemain Kazakhstan AVC Continental 2026, Nomor, & Posisi, Panduan Lengkap Skuad dan Jadwal TurnamenNonton Mushoku Tensei Season 3 Episode 9 Sub Indo, Jadwal Tayang, Sinopsis, dan Awal Arc PemanggilanSolusi Menghadapi Teror Penagihan Pinjol dan Langkah Resmi Melapor ke OJK

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaTeknologiKesehatanPendidikanBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap