Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan secara resmi telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan akan melanda sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Utara pada Kamis (20/8). Peringatan dini ini dikeluarkan sebagai langkah antisipasi agar masyarakat di wilayah-wilayah terdampak dapat meningkatkan kewaspadaan dan mempersiapkan diri menghadapi potensi perubahan cuaca yang signifikan.
Kepala BBMKG Wilayah 1 Medan, Hendro, menyampaikan bahwa terdapat empat daerah di Sumatera Utara yang diprakirakan akan mengalami hujan dengan intensitas sedang yang disertai dengan angin kencang. Keempat daerah tersebut meliputi Kota Medan, Kota Binjai, Kabupaten Deliserdang, dan Kabupaten Langkat. Warga yang beraktivitas di wilayah-wilayah ini diimbau untuk berhati-hati terhadap potensi dampak dari hujan sedang dan angin kencang tersebut.
Selain empat daerah tersebut, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang juga berpeluang terjadi di berbagai wilayah lain di Sumatera Utara. Daerah-daerah yang berpotensi mengalami kondisi ini adalah Asahan, Batubara, Dairi, Humbang Hasundutan, Karo, Labuhanbatu Utara, Mandailing Natal, Nias, Serdang Bedagai, Simalungun, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Tengah. Masyarakat di daerah-daerah tersebut juga diharapkan tetap waspada terhadap perkembangan cuaca.
Program Cek Kesehatan Gratis Jangkau 82 Juta Orang, Kasus Diabetes dan Hipertensi Terbanyak

Hendro menjelaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem ini dipengaruhi oleh beberapa faktor atmosfer yang aktif secara bersamaan. Salah satunya adalah Madden-Julian Oscillation (MJO) yang aktif secara spasial. Selain itu, terbentuknya belokan angin serta daerah konvergensi di wilayah Sumatera Utara turut mendukung proses pertumbuhan awan konvektif secara signifikan. Faktor lain yang ikut memengaruhi adalah suhu muka laut di sekitar perairan Sumatera yang relatif hangat, yang berperan penting dalam meningkatkan ketersediaan uap air di atmosfer sehingga mendukung pembentukan awan hujan secara intensif.
Lebih lanjut, BBMKG Wilayah I Medan memprakirakan bahwa potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di wilayah Sumatera Utara masih berpeluang terjadi hingga satu pekan ke depan. Berdasarkan hasil analisis model cuaca terbaru, terdapat indikasi kuat mengenai adanya peningkatan intensitas curah hujan pada periode hari Sabtu hingga Senin mendatang. Peningkatan intensitas curah hujan ini diprakirakan akan terjadi terutama di beberapa wilayah tertentu di Sumatera Utara.
Komisi X DPR Minta Seleksi PPPK Jadi PNS Prioritas di Wilayah 3T

Oleh karena itu, seluruh masyarakat diimbau untuk senantiasa waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang yang dapat disertai dengan sambaran petir dan angin kencang. Peringatan ini khususnya ditujukan bagi masyarakat yang berada di wilayah Pantai Barat, Pantai Timur, Pegunungan, serta Lereng Timur Sumatera Utara. Kondisi cuaca ekstrem tersebut berpotensi memicu dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan air, hingga tanah longsor. Dampak hidrometeorologi ini memiliki potensi terjadi yang lebih besar terutama di daerah-daerah yang memiliki karakteristik topografi rawan serta wilayah dengan sistem drainase yang kurang optimal atau suboptimal.






