Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menerapkan kebijakan penugasan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) pada 14-15 September 2026. Langkah ini diambil di tengah kondisi keterbatasan bahan bakar minyak (BBM) yang melanda sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan.
Kebijakan penyesuaian sistem kerja tersebut resmi ditetapkan melalui Surat Edaran Wali Kota Makassar Nomor 44 Tahun 2026. Pemberlakuan WFH ini bersifat sementara dan akan dievaluasi secara berkala berdasarkan perkembangan ketersediaan BBM serta kebutuhan pelayanan pemerintah di Kota Makassar.
Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Selama masa pelaksanaan WFH, seluruh ASN Pemkot Makassar tetap diwajibkan untuk menjalankan tugas kedinasan secara daring atau online. Kebijakan ini diterapkan agar fungsi administrasi dan roda birokrasi pemerintahan daerah tetap dapat beroperasi secara optimal.
Hasil Liga Spanyol, Bar莽a Bungkam Levante 4-2 di Ciudad de Valencia

Pemkot Makassar juga menegaskan bahwa operasional pelayanan publik tetap berlangsung normal. Perangkat daerah maupun unit kerja yang menyelenggarakan pelayanan secara langsung diminta untuk mengatur pembagian tugas dan kebutuhan personel di lapangan agar kebutuhan masyarakat tetap terlayani dengan baik.
Antrean SPBU Mengular di Sejumlah Daerah
Kondisi keterbatasan dan kelangkaan BBM di Sulawesi Selatan dilaporkan telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir di sejumlah daerah, termasuk Kota Makassar, Kabupaten Maros, dan Gowa. Keterbatasan stok di lapangan memicu lonjakan antrean kendaraan di berbagai stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Mayat Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan di Bekasi, Diduga Sudah 3 Hari Tewas

Di berbagai lokasi, antrean kendaraan terlihat memadati area pengisian hingga mengular ke bahu jalan sepanjang beberapa kilometer. Kondisi ini membuat sejumlah pengendara terpaksa mengantre selama berjam-jam, bahkan bermalam di SPBU, demi mendapatkan pasokan BBM.
Menanggapi situasi antrean tersebut, pihak Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyatakan telah menambah pasokan BBM ke SPBU dan menegaskan bahwa kondisi stok BBM saat ini berada dalam status aman, meskipun antrean kendaraan di sejumlah SPBU masih terpantau panjang.






