Keluarga jurnalis dan awak kapal yang dilaporkan hilang di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau berharap operasi pencarian dan pertolongan (SAR) dapat diperpanjang. Harapan ini mencuat menjelang berakhirnya jadwal resmi operasi SAR yang ditangani oleh tim SAR gabungan pada Senin, 14 September 2026.
Para jurnalis beserta awak kapal tersebut sebelumnya mengalami hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau sejak 7 September 2026. Mengingat batas waktu pencarian yang kian dekat, pihak keluarga meminta proses evakuasi dan pelacakan tetap dilanjutkan, termasuk dengan melakukan penyisiran ulang ke sejumlah wilayah daratan seperti Pulau Sebesi.
Permintaan Penyisiran Darat dan Dukungan Pemerintah Daerah
Aspirasi dan permohonan tersebut disampaikan langsung oleh pihak keluarga kepada Gubernur Banten Andra Soni. Pertemuan antara Gubernur Banten dan para perwakilan keluarga korban berlangsung di sebuah penginapan yang berlokasi dekat dengan Posko SAR Terpadu pada Minggu, 13 September 2026.
KM Virgo Transport 8 Hilang Kontak, 3 Kapal Polisi Dikerahkan

Menanggapi permohonan keluarga korban, Gubernur Banten Andra Soni meminta Basarnas selaku pemimpin pelaksanaan operasi SAR untuk mempertimbangkan opsi perpanjangan waktu pencarian. Menurut Andra Soni, langkah perpanjangan masa tugas SAR ini penting guna mengoptimalkan serta memaksimalkan upaya penyisiran yang mencakup wilayah kepulauan maupun perairan di sekitar titik kejadian.
Pengerahan Unsur Laut dan Darat
Dalam pelaksanaan operasi di lapangan, tim SAR gabungan terus berupaya mencari keberadaan para korban yang hilang kontak. Upaya pencarian tersebut dijalankan secara terpadu dengan melibatkan pengerahan unsur darat dan unsur laut untuk memperluas jangkauan penyisiran.
Jokowi Berencana Hadiri Rakorda PSI Jawa Barat, 5.000 Kader Ditargetkan Kumpul

Pihak keluarga sangat menaruh harapan besar agar operasi terus diperpanjang sehingga tim SAR gabungan memiliki kesempatan lebih luas dalam memeriksa seluruh pulau dan perairan sekitar, khususnya penyisiran daratan di Pulau Sebesi serta perairan di sekeliling Gunung Anak Krakatau.






