Menjelang pemungutan suara pemilu nasional yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, dinamika politik di Swedia menunjukkan arah yang berbeda dari tren di beberapa negara Eropa lainnya. Koalisi kiri-tengah kini mencatatkan keunggulan tipis atas rival mereka dari kubu kanan-tengah berdasarkan hasil jajak pendapat terbaru.
Kekuatan utama di kubu kiri dimotori oleh Partai Demokrat Sosial yang memimpin survei dengan tingkat keterpilihan mencapai 27 persen. Jika digabungkan dengan kekuatan partai-partai sekutunya, blok sayap kiri diproyeksikan mampu mengamankan 51 persen suara pemilih.
Kebangkitan koalisi kiri ini berlangsung di tengah perbaikan sejumlah indikator domestik. Swedia mencatat penurunan pada tingkat inflasi, angka migrasi, serta kasus penembakan dan kekerasan bersenjata yang sempat melonjak dalam beberapa tahun terakhir. Di sektor ekonomi, stabilitas tetap didorong oleh kehadiran korporasi global ternama seperti Volvo, IKEA, dan Spotify, di samping tingginya rasio populasi miliarder untuk negara seukurannya.
Jokowi Berencana Hadiri Rakorda PSI Jawa Barat, 5.000 Kader Ditargetkan Kumpul

Profesor sosiologi dari Universitas Stockholm, Jens Rydgren, menggarisbawahi pergeseran iklim sosial politik tersebut. "Situasinya jauh lebih sulit empat tahun lalu," ujar Jens Rydgren.
Di kubu lawan, kelompok sayap kanan tetap membayangi perolehan suara. Partai Demokrat Swedia yang dipimpin Jimmie Akesson meraup dukungan 19 persen dalam jajak pendapat. Organisasi yang memiliki akar sejarah pada gerakan neo-Nazi ini memegang perolehan kursi parlemen terbanyak di antara partai-partai dalam blok kanan-tengah.
Karhutla Masih Terjadi di Bromo, Semeru, Argopuro dan Kawinajang

Partai Demokrat Swedia sebelumnya tidak pernah diberikan jatah kursi menteri karena kaitan masa lalu mereka dengan kelompok supremasi kulit putih. Namun, dalam kontestasi kali ini, mereka telah menuntut setengah dari alokasi kursi kabinet apabila koalisi kanan-tengah berhasil mempertahankan tampuk pemerintahan. Dari daerah Norrk枚ping, pejabat Partai Demokrat Swedia Christopher Jarnvall turut menyuarakan agar imigran didorong mengadopsi identitas tradisional Swedia demi menjaga kohesi sosial.
Pemungutan suara pada hari Minggu akan menentukan apakah blok kiri-tengah berhasil mengunci mayoritas pemerintahan baru, atau koalisi kanan-tengah dapat bertahan sekaligus memberikan porsi kekuasaan resmi pertama bagi sayap kanan di kabinet.






