BANDUNG - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) melalui inisiatif ASEAN-ID Resilience, berkolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), secara resmi menyelenggarakan diskusi strategis bertajuk "ASEAN Village to the World: Partnership for Sustainable Resilience Through the Development of ASEAN Sustainable Resilence Strategies". Kegiatan penting ini berlangsung di Bandung pada Kamis (30/7), sebagai wujud nyata komitmen Indonesia dalam memperkuat ketahanan kawasan.
Diskusi ini diselenggarakan secara khusus di sela-sela Pertemuan Komite Penanggulangan Bencana ASEAN atau ASEAN Committee on Disaster Management (ACDM) ke-48. Pertemuan tersebut difokuskan untuk membahas tindak lanjut atas prakarsa yang telah dibawa oleh Indonesia pada saat memegang Keketuaan ASEAN di tahun 2023. Pada masa kepemimpinan tersebut, Indonesia secara tegas menempatkan desa dan komunitas lokal sebagai garda terdepan dalam proses pembangunan ketahanan guna menghadapi perubahan iklim maupun ancaman bencana.








