Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/National

Kapan Hujan Abu Anak Krakatau Berhenti? Ini Penjelasan Ahli dan Pantauan Terkini

Togar SiregarDiterbitkan 8 Sep 2026 - 08.03 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kapan Hujan Abu Anak Krakatau Berhenti? Ini Penjelasan Ahli dan Pantauan Terkini
Foto/Ilustrasi: Liputan6
A-A+

Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang kembali meletus sejak Jumat (4/9/2026) pukul 23.07 WIB hingga Minggu (6/9/2026) pukul 00.04 WIB memicu pertanyaan publik mengenai kapan hujan abu vulkanik benar-benar akan berakhir.

Menanggapi hal tersebut, anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Daryono, menerangkan bahwa waktu berhentinya hujan abu vulkanik tidak dapat dipastikan secara eksak. Durasi erupsi dan lontaran abu sangat bergantung pada dinamika pasokan magma serta tingkat tekanan di dalam tubuh gunung api.

Faktor Penentu Berhentinya Erupsi

Menurut Daryono, erupsi baru akan tuntas apabila suplai magma segar dari perut bumi telah habis dan tekanan di dalam dapur magma kembali mereda. Ketika dorongan gas dan magma melemah, material cair di dalam saluran kawah akan mendingin serta membeku hingga tertutup kembali oleh batuan di sekitarnya.

Hingga saat ini, belum tersedia teknologi yang mampu mengukur secara presisi volume magma yang masih tersisa di kedalaman bumi. Kendati demikian, tanda-tanda meredanya suplai magma tetap bisa dipantau lewat instrumen kegempaan dan deformasi.

Baca Juga

KPAI Desak Pemerkosa Anak Korban Gempa NTT Dihukum Berat

KPAI Desak Pemerkosa Anak Korban Gempa NTT Dihukum Berat

"Tanda-tanda pasokan magma mulai habis dapat terlihat dari alat pemantau, seperti hilangnya gempa dalam dari bawah gunung, menurunnya drastis bau gas menyengat, serta tubuh gunung yang mulai menyusut (deflasi)," jelas Daryono, Selasa (8/9/2026).

Selain faktor volume letusan di kawah, jarak dan arah sebaran abu vulkanik sangat dipengaruhi oleh kekuatan angin. Hembusan angin kencang berpotensi membawa partikel debu halus melayang hingga puluhan bahkan ratusan kilometer sebelum jatuh ke permukaan tanah.

Arah Sebaran Abu Vulkanik Menjauhi Daratan

Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Selasa (8/9/2026) pukul 04.00 WIB, sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau diprakirakan bergerak menjauhi wilayah daratan Indonesia.

Baca Juga

TPA Galuga Cibungbulang Bogor Ditutup Sementara Imbas Kebakaran

TPA Galuga Cibungbulang Bogor Ditutup Sementara Imbas Kebakaran

Data pemantauan yang mengintegrasikan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), VAAC Darwin, serta analisis citra satelit RGB Himawari-9 menunjukkan bahwa kolom abu dari permukaan hingga ketinggian 6.000 kaki (1,8 km) bergerak ke arah selatan hingga barat daya. Konsentrasi debu tersebut mengarah ke wilayah Samudera Hindia di sebelah barat laut Banten.

Kendati arah angin membawa partikel abu menjauhi pemukiman daratan, BMKG mengingatkan bahwa keberadaan abu vulkanik di udara tetap memengaruhi penurunan kualitas udara dan jarak pandang di area lintasannya, serta berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan pada ketinggian tertentu.

Sumber: Liputan6

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BMKG

Berita Terbaru Lainnya

KPAI Desak Pemerkosa Anak Korban Gempa NTT Dihukum BeratTPA Galuga Cibungbulang Bogor Ditutup Sementara Imbas KebakaranKebakaran Kawasan TPA Galuga Bogor, Pemadaman Terkendala Gunungan SampahMenko Yusril Soal Buku Islam ala Prabowo, Hanya Diwawancarai, Bukan PenulisBMKG, Abu Vulkanik Anak Krakatau Diprakirakan Menjauhi IndonesiaWater Bombing TNI AU Akan Dikerahkan Padamkan Kebakaran TPA Galuga BogorKebakaran di Kawasan TPA Galuga, Bupati Bogor, Masih Ada Titik ApiBulog Tambah Kuota Penyaluran Beras SPHP 1 Juta Ton Antisipasi Dampak El Nino hingga Maret 2027

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap