Sekitar 13,2 hektare kawasan Taman Nasional Berbak di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, terbakar akibat rambatan api dari luar kawasan hutan konservasi. Berdasarkan proses pemadaman yang berlangsung sekitar dua hari, kobaran api di lokasi tersebut kini telah berhasil dipadamkan.
Kebakaran mulanya terjadi di Parit 4, Desa Simpang Datuk, Kecamatan Nipah Panjang, pada Rabu (26/8). Titik api awal berada di luar kawasan berjarak sekitar 400 meter dari batas kawasan taman nasional. Namun, embusan angin kencang memicu kobaran api meluas hingga memasuki kawasan Resor Simpang Datuk, SPTN Wilayah I, tepatnya di grid 1.3.2.
Berdasarkan hasil pendataan menggunakan drone, lokasi yang terdampak merupakan lahan gambut bervegetasi semak belukar. Kepala Balai Taman Nasional Berbak Sembilang, Yunaidi, menyatakan bahwa meskipun titik kebakaran berada di gambut dalam, pembakaran hanya terkonsentrasi di lapisan atas.
Gempa M6,5 di Dekat Kepulauan Seribu, Dipastikan Tak Berpotensi Tsunami

"Memang gambut dalam, tapi dalamnya masih basah. Hanya permukaan saja yang kering dan mudah terbakar," tutur Yunaidi.
Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, petugas gabungan menghadapi tantangan waktu saat operasi berlanjut hingga malam hari, ditambah lokasi titik api yang berada jauh di pedalaman kawasan sehingga membatasi jangkauan peralatan pemadaman. Tim mengoperasikan dua unit mesin Max3, 20 unit selang, tiga nozzle, dan dua konektor Y, sekaligus merencanakan penambahan personel serta selang buang guna menjangkau kepala api.
Tanggap Darurat Gempa Sikka Selesai, 3.370 Warga Masih Mengungsi

Selain upaya di darat, koordinasi dijalankan bersama Satgas Udara untuk penyediaan dukungan water bombing dan Daops Bukit Tempurung. Hingga saat ini, penyebab utama kebakaran lahan tersebut masih dalam proses penyelidikan.






