Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan SosialPopuler
Beranda/National

Kepala BGN soal Keracunan MBG di Sidoarjo, Kelalaian yang Disengaja

Yolanda TobanDiterbitkan 3 Sep 2026 - 17.03 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kepala BGN soal Keracunan MBG di Sidoarjo, Kelalaian yang Disengaja
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyampaikan permohonan maaf atas insiden keracunan massal yang dialami ratusan siswa setelah menyantap makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Sudaryono menilai peristiwa tersebut terjadi akibat adanya unsur kelalaian yang disengaja oleh oknum petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Pernyataan tersebut disampaikan Sudaryono saat memberikan pengarahan kepada jajaran internal BGN melalui rekaman video yang diunggah di akun Instagram resminya, Kamis (3/9/2026). Dari hasil penelusuran pada sistem Radar MBG, ditemukan pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) terkait pelabelan dan jadwal kedaluwarsa konsumsi makanan di SPPG Kalitengah.

Manipulasi Label Waktu dan Keterlambatan Distribusi

Sudaryono mengungkapkan bahwa aturan BGN secara ketat mewajibkan setiap wadah atau ompreng makanan diberi label waktu memasak serta batas maksimal konsumsi. Namun di lapangan, tim ahli gizi dan kepala dapur terkait tidak memasang label pada seluruh ompreng, melainkan hanya memberikan satu label untuk satu penanggung jawab (PIC).

Baca Juga

3 Pekerja Tewas Saat Kebakaran Pabrik di Simalungun Diduga Lompat dari Lantai 6

3 Pekerja Tewas Saat Kebakaran Pabrik di Simalungun Diduga Lompat dari Lantai 6

Selain pelanggaran pelabelan menyeluruh, investigasi awal mencatat adanya ketidaksesuaian informasi waktu pengolahan:

  • Makanan selesai dimasak pada pukul 05.00 WIB dan seharusnya wajib dikonsumsi sebelum pukul 09.00 WIB.
  • Keterangan pada label justru dimanipulasi dengan mencantumkan waktu masak pukul 08.00 WIB dan batas konsumsi pukul 10.00 WIB.
  • Ompreng makanan baru dikirimkan ke lokasi sekolah sekitar pukul 11.30 atau 11.40 WIB.
  • Para siswa dan santri baru menyantap makanan tersebut di atas pukul 12.00 WIB.

Keterlambatan distribusi dan jeda waktu yang terlalu lama dari proses memasak membuat makanan tidak lagi layak konsumsi hingga memicu keracunan massal saat jam makan siang pada Selasa (1/9).

Dampak Korban dan Sanksi Hukum

Peristiwa ini berdampak langsung pada ratusan santri di Pondok Pesantren Manbaul Hikam serta para pelajar di beberapa sekolah di wilayah Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo. Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo mencatat jumlah korban secara keseluruhan mencapai 664 orang.

Baca Juga

Kebakaran Semeru Mendekati Permukiman Warga di Ranupani

Kebakaran Semeru Mendekati Permukiman Warga di Ranupani

Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, merinci bahwa sebanyak 581 pasien telah diperbolehkan pulang (KRS), 6 pasien masih dalam observasi, dan 77 pasien lainnya menjalani rawat inap (MRS). Kondisi seluruh pasien yang masih dirawat dilaporkan dalam keadaan stabil.

Menanggapi kejadian fatal tersebut, Sudaryono menegaskan BGN tidak akan mentoleransi pelanggaran prosedur penyajian makanan anak sekolah. Pihak yang terbukti melanggar dipastikan menghadapi sanksi pemecatan, sekaligus ancaman proses hukum pidana jika ditemukan unsur kelalaian pidana dalam penyelidikan lanjutan.

Sumber: Detik

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Badan Gizi NasionalSudaryonoMakan Bergizi Gratis

Berita Terbaru Lainnya

Siswa SD-SMP Dipulangkan Imbas Asap Kebakaran TPA Putri Cempo Solo3 Pekerja Tewas Saat Kebakaran Pabrik di Simalungun Diduga Lompat dari Lantai 6Kebakaran Semeru Mendekati Permukiman Warga di RanupaniDWP Kemendagri Serahkan Bantuan untuk Korban Gempa di NTTPeduli Korban Gempa NTT, DWP Kemendagri Salurkan Bantuan Rp 50 JutaDorong Pemulihan Warga NTT, dari Bantuan Darurat hingga Penguatan Ekonomi LokalKebakaran Pabrik Sabun di Simalungun, Sumut, 3 Pekerja Tewas, Diduga LompatPelatih Iwan Setiawan Meninggal Dunia, Ini Daftar Prestasinya

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

Ekonomi

Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi Pesawat

25 Jul 2026

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

Nasional

Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari Pembeli

11 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

Hukum

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPK

25 Jul 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Investigasi Keselamatan Boeing Mengungkap Celah Kualitas Produksi PesawatEkonomi 路 25 Jul 2026
  3. 3Perwira TNI AL Didakwa Edarkan 9,83 Gram Sabu, Istri Cari PembeliNasional 路 11 Agu 2026
  4. 4Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  5. 5Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditahan di Rutan KPKHukum 路 25 Jul 2026
Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisNasionalInternasionalOlahragaPendidikanBusinessNationalSportsBantuan Sosial

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap