Kapal Virgo Transport 8 yang mengangkut sebanyak 243 orang dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa saat melakukan pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kapal tersebut dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 02.05 WITA. Dari rekaman patroli udara, kondisi kapal tampak sudah terbalik dan nyaris tenggelam di tengah laut.
Posisi terakhir kapal diperkirakan berada di sekitar Pulau Masalembu. Lokasi kejadian berjarak sekitar 86 mil laut (NM) dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, atau sekitar 80 mil laut yang setara dengan 5 jam perjalanan dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin.
Kesaksian Korban Selamat
Salah seorang korban yang berhasil diselamatkan, Ahmad Saudi, menuturkan kesaksiannya saat peristiwa tersebut terjadi. Ahmad mengaku sedang tertidur ketika insiden bermula, lalu terbangun lantaran melihat penumpang lain di dalam kapal sudah berlarian.
Longsor Terjang Aceh Tengah, 1 Orang Tewas, 13 Alami Luka

Saat terbangun, Ahmad mendapati posisi kapal sudah dalam keadaan miring. Ia mengungkapkan bahwa tidak ada bunyi alarm pemberitahuan maupun tanda-tanda peringatan sebelum kapal oleng dan terbalik. Ahmad kemudian berhasil diselamatkan dan dievakuasi menuju Banjarmasin menggunakan kapal MV Haida.
Upaya Evakuasi dan Penyelamatan
Operasi penyelamatan dan evakuasi langsung dilaksanakan oleh Basarnas dengan bantuan armada kapal yang berada di sekitar area perairan, di antaranya KM Haida, MT Mauhan, dan TB TCP.
107 Penumpang KMP Virgo Selamat, Ini Kronologi Kejadiannya

Dari operasi tersebut, kapal TB TCP mengevakuasi satu orang korban selamat dan lima orang korban meninggal dunia. Sementara itu, kapal TB Mauhan mengevakuasi 14 orang korban selamat, satu orang mengalami cedera berat, serta satu orang korban meninggal dunia.
Secara keseluruhan, data terkini mencatat sebanyak 153 penumpang berada dalam perjalanan dan proses evakuasi oleh tim gabungan. Berdasarkan data sementara, terdapat enam orang yang dilaporkan meninggal dunia, sementara puluhan korban lainnya masih terus dicari keberadaannya di perairan Laut Jawa.






