Kabar duka menyelimuti kancah sepak bola nasional. Pelatih kawakan Iwan Setiawan meninggal dunia pada Kamis (3/9) pagi dalam usia 68 tahun akibat serangan jantung serta gangguan asam lambung.
Kabar berpulangnya juru taktik kelahiran Medan tersebut telah dikonfirmasi oleh manajemen dan akun resmi Persija Jakarta. Klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian pelatih yang pernah menjadi bagian penting dalam sejarah tim ibu kota tersebut.
Kebakaran TPA Putri Cempo Solo Meluas, KLH Sarankan Bantuan BNPB

Ucapan belasungkawa juga disampaikan oleh Persebaya Surabaya. Manajemen tim Bajul Ijo mengenang almarhum sebagai pelatih perdana saat klub kembali berkompetisi di sepak bola Indonesia pada Liga 2 musim 2017. Iwan Setiawan dinilai berjasa meletakkan fondasi tim Persebaya hingga akhirnya sukses merengkuh gelar juara Liga 2 pada akhir musim tersebut.
Rekam Jejak Kepelatihan Iwan Setiawan
Kiprah kepelatihan Iwan Setiawan di sepak bola Indonesia membentang panjang sejak dekade 1990-an. Almarhum mengawali kariernya sebagai pelatih di tim junior Persija Jakarta pada 1997. Portofolionya semakin mentereng ketika dipercaya menukangi tim utama Persija Jakarta pada rentang 2011 hingga 2013.
Usai Kebakaran, Masyarakat Bangun Kembali Rumah di Desa Adat Sade

Selain membesut Macan Kemayoran dan mengarsiteki Persebaya pada 2017, Iwan dikenal aktif melatih berbagai klub di tanah air. Menjelang akhir hayatnya pada awal tahun 2026, ia sempat menukangi Persema Malang sebelum kemudian ditunjuk memimpin Sriwijaya FC, yang tercatat sebagai klub terakhir dalam perjalanan kariernya.






