Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral NewsBerita UtamaNewsPopuler
Beranda/Nasional

Pelarian 8 Pelaku Penganiayaan dan Pemaksaan Pria di Tangerang Berakhir di Pemalang

Yolanda TobanDiterbitkan 8 Agu 2026 - 09.31 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pelarian 8 Pelaku Penganiayaan dan Pemaksaan Pria di Tangerang Berakhir di Pemalang
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Pelarian delapan orang pelaku kasus penyiksaan dan pemaksaan tindakan masturbasi terhadap seorang pria berinisial PG di wilayah Tangerang akhirnya resmi berakhir. Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang berhasil menangkap seluruh pelaku yang sempat melarikan diri tersebut di daerah Pemalang, Jawa Tengah. Peristiwa penganiayaan dan penyiksaan fisik yang disertai pemaksaan tindakan pelecehan ini berawal saat korban berniat untuk mengundurkan diri atau resign dari tempat kerjanya yang berlokasi di wilayah Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Banten, Kombes Maruli Hutapea, membenarkan adanya tindakan penangkapan terhadap para pelaku pelarian tersebut. Dalam penjelasannya, Kombes Maruli Hutapea mengonfirmasi bahwa pihak

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiPemerintahanBisnisSosialPeristiwaNasionalMegapolitanInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiKesehatanHiburanMetroKriminalLingkunganPendidikanGaya HidupKeuanganBerita NasionalHukum & KriminalBeritaInfrastrukturGeneral News
Polresta Tangerang
telah berhasil mengamankan delapan orang terduga pelaku yang terkait langsung dengan kasus kekerasan ini. Dari total delapan orang yang diamankan oleh aparat kepolisian dari Polresta Tangerang tersebut, Kombes Maruli Hutapea menyebutkan bahwa salah satu di antaranya adalah seorang perempuan.

Berdasarkan informasi mengenai kasus ini, peristiwa penyiksaan terhadap korban PG terjadi pada hari Selasa, 28 Juli, di wilayah Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Peristiwa bermula saat PG memutuskan untuk berhenti bekerja setelah ia baru bekerja selama empat hari di sebuah lembaga koperasi simpan pinjam atau yang juga dikenal sebagai bank keliling. Alasan PG mengambil keputusan untuk mengundurkan diri adalah karena ia merasa usaha tersebut tidak benar. Karena pertimbangan itulah, PG kemudian berniat baik menemui bosnya untuk mengundurkan diri.

Baca Juga

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta, 175 Personel Gabungan Disiagakan dan 10 Saksi Diperiksa

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta, 175 Personel Gabungan Disiagakan dan 10 Saksi Diperiksa

Kuasa hukum korban, Risman Harefa, menerangkan mengenai rangkaian kejadian yang menimpa kliennya tersebut. Menurut keterangan Risman Harefa, saat PG menyampaikan pengunduran dirinya, bos tempatnya bekerja tidak langsung menerima pengunduran diri tersebut. Sang bos justru menahan keberadaan PG terlebih dahulu untuk menunggu kedatangan karyawan-karyawan yang lain. Sambil menunggu para karyawan lainnya berkumpul, bos dan para pelaku mengonsumsi minuman keras. Ketika berada dalam kondisi mabuk akibat minuman keras itulah, para pelaku menganiaya dan mengeroyok korban PG.

Selain dianiaya dan dikeroyok secara fisik oleh para pelaku yang dalam keadaan mabuk, korban PG juga mengalami tindakan pemaksaan seksual. Risman Harefa menjelaskan bahwa kliennya dipaksa oleh para pelaku untuk menonton film porno atau video pornografi melalui sebuah telepon seluler. Tidak hanya dipaksa menonton film bokep, korban PG juga dipaksa untuk melakukan tindakan masturbasi atau onani. Pada saat korban menjalankan pemaksaan masturbasi tersebut, para pelaku memvideokan atau merekam tindakan tersebut menggunakan telepon seluler, dan rekaman video tersebut kini telah tersebar luas.

Baca Juga

Imbas Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Jalan Abdul Muis Ditutup Sementara

Imbas Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Jalan Abdul Muis Ditutup Sementara

Dugaan penyiksaan dan pengeroyokan yang menimpa korban ini berlangsung sangat lama dan menyiksa. Aksi penganiayaan tersebut dilaporkan berlangsung selama lebih dari lima jam, dimulai dari hari Selasa, 28 Juli, hingga berlanjut sampai hari Rabu, 29 Juli, sekitar pukul 04.30 WIB. Atas insiden penganiayaan berat dan pelecehan yang sangat merugikan ini, sebanyak lima orang resmi dilaporkan atas dugaan penganiayaan terhadap korban yang bernama lengkap Perubahan Gulo. Di antara lima orang yang dilaporkan ke polisi tersebut, terdapat sosok atasan atau bos korban yang memiliki inisial ED.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

penganiayaankriminalitaspolresta tangerangPolda Banten

Berita Terbaru Lainnya

Aliansi Pertahanan Baru Terbentuk, Kekuatan Nuklir Asia Gabung Arab Saudi dan TurkiKebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta, 175 Personel Gabungan Disiagakan dan 10 Saksi DiperiksaImbas Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Jalan Abdul Muis Ditutup SementaraKebakaran Gedung Bapenda DKI Hanguskan Lantai 11-16, Satu Pekerja DievakuasiHasil Timnas Indonesia vs Singapura di Piala AFF 2026, Imbang 1-1, Garuda Gagal ke SemifinalAksi Paper Mob Ratusan Siswa Sekolah Rakyat Sulsel Sambut Kunjungan Mensos Gus IpulHasil DA8 Top 37 Grup 6, Niswah Pemalang Tersenggol, Daftar Top 31 LengkapTitik Awal Kebakaran Gedung Bapenda DKI Diduga Berasal dari Lantai 11 yang Sedang Direnovasi

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026
Berita Utama
News

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap