Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Nasional

Pemerintah Matangkan Pembaruan Buku Pelajaran Nasional untuk Tingkatkan Kualitas dan Literasi

Wahyu SuryaniDiterbitkan 9 Agu 2026 - 00.45 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pemerintah Matangkan Pembaruan Buku Pelajaran Nasional untuk Tingkatkan Kualitas dan Literasi
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Pemerintah Indonesia saat ini terus mematangkan langkah-langkah penting untuk melakukan pembaruan pada buku ajar nasional. Rencana besar ini berawal dari perhatian serius Presiden Prabowo Subianto terhadap kualitas sarana pendidikan di tanah air. Kepedulian tersebut muncul setelah Kepala Negara melakukan kunjungan langsung ke sejumlah sekolah untuk meninjau kondisi riil di lapangan.

Ketika melakukan peninjauan di sekolah-sekolah tersebut, Presiden Prabowo menyempatkan diri untuk memeriksa buku-buku pelajaran yang digunakan oleh para siswa. Beliau melihat dan mengecek buku-buku tersebut satu per satu secara langsung. Dari hasil pemeriksaan ini, Presiden menemukan beberapa masalah pada fisik buku, seperti bahan yang mudah rusak, adanya buku yang kondisinya memang sudah rusak, serta ukuran tulisan atau huruf yang dinilai terlalu kecil untuk dibaca oleh anak-anak sekolah.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Pernyataan mengenai pengecekan buku pelajaran oleh Presiden Prabowo ini disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya pada hari Sabtu, 8 Agustus 2026. Menurut keterangan dari Seskab Teddy, setelah melihat langsung kondisi buku-buku tersebut, Presiden Prabowo kemudian memberikan instruksi agar dilakukan perbandingan antara buku pelajaran Indonesia dengan buku ajar yang digunakan di negara-negara tetangga. Langkah komparasi ini diambil sebagai bahan evaluasi penting untuk meningkatkan kualitas buku pelajaran nasional secara menyeluruh.

Baca Juga

Karhutla di Bangka Tengah Capai 118 Hektare, Kawasan Jalan Koba-Kurau Paling Rawan

Karhutla di Bangka Tengah Capai 118 Hektare, Kawasan Jalan Koba-Kurau Paling Rawan

Presiden Prabowo menginginkan adanya peningkatan kualitas fisik yang signifikan pada buku-buku pelajaran sekolah. Secara spesifik, beliau mengharapkan agar buku ajar nasional ke depan memiliki ukuran fisik yang lebih besar, tampilan visual yang jauh lebih menarik, serta ukuran huruf yang lebih nyaman untuk dibaca oleh para siswa. Selain itu, penggunaan bahan baku pembuatan buku juga harus ditingkatkan agar lebih kuat dan tidak mudah mengalami kerusakan saat digunakan dalam kegiatan belajar sehari-hari.

Selain fokus pada perbaikan fisik buku, pembaruan ini juga menyasar pada penguatan konten dan materi pembelajaran. Presiden Prabowo memberikan perhatian besar pada beberapa aspek strategis, seperti penguatan karakter kebangsaan bagi para siswa. Di samping itu, peningkatan kualitas pembelajaran di bidang sains dan teknologi juga menjadi prioritas utama, dengan menempatkan matematika sebagai salah satu dasar pentingnya. Kemampuan berbahasa asing, seperti bahasa Inggris, juga menjadi fokus yang akan ditingkatkan dalam materi buku ajar yang baru.

Baca Juga

OJK Nyatakan Perusahaan Pinjaman Daring Dapat Gunakan AI untuk Analisis Kredit

OJK Nyatakan Perusahaan Pinjaman Daring Dapat Gunakan AI untuk Analisis Kredit

Langkah pembaruan buku pelajaran ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah untuk membangun budaya literasi yang kuat di tengah masyarakat. Kebiasaan membaca ini tercermin dari pola didik dalam keluarga Pak Mitro. Sejak usia belia, putra-putri di keluarga Pak Mitro selalu diwajibkan untuk membaca sejumlah buku setiap minggunya. Setelah membaca, mereka juga diharuskan untuk membuat rangkuman dari buku tersebut dan menyampaikannya secara langsung kepada orang tua mereka.

Untuk menularkan dan membangkitkan kembali kebiasaan positif tersebut di tingkat nasional, pemerintah kini tengah berkoordinasi secara intensif dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kementerian Dikdasmen). Melalui koordinasi ini, pemerintah berkomitmen untuk mulai menggalakkan dan menggiatkan kembali gerakan gemar membaca buku. Selain itu, pemerintah juga berencana untuk mewajibkan aktivitas membaca buku bagi seluruh masyarakat guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoBuku PelajaranKementerian DikdasmenPendidikan Nasional

Berita Terbaru Lainnya

Karhutla di Bangka Tengah Capai 118 Hektare, Kawasan Jalan Koba-Kurau Paling RawanHasil Playoff GoF MLBB 2026, ONIC dan Selangor Red Giants Amankan Tiket SemifinalSiaran Langsung AC Milan vs Chelsea Pramusim 2026 di TVRIPegadaian dan BSI Kelola Lebih dari 150 Ton Emas dalam Ekosistem Usaha BulionOJK Nyatakan Perusahaan Pinjaman Daring Dapat Gunakan AI untuk Analisis KreditRupiah Melaju Jelang Akhir Pekan, Dolar Turun ke Rp17.885Indonesia Capai Swasembada Beras dengan Pasokan Nasional 26 Juta TonJelang HUT ke-81 RI, Perajin Pohon Pinang di Tangerang Kebanjiran Pesanan

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026