Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berhasil menutup perdagangan terakhir pekan ini dengan kinerja yang impresif. Berdasarkan data yang dirilis oleh Refinitiv pada penutupan perdagangan hari Jumat, 7 Agustus 2026, mata uang Garuda terpantau mengalami apresiasi sebesar 0,14 persen, yang memposisikannya di level Rp17.885 per dolar AS. Catatan positif pada akhir pekan ini sekaligus memperpanjang tren penguatan mata uang rupiah, yang kini telah membukukan apresiasi selama tiga hari perdagangan berturut-turut.
Sebelum resmi ditutup di level Rp17.885 per dolar AS, pergerakan nilai tukar rupiah pada hari Jumat pagi sebenarnya sudah dibuka dengan kecenderungan menguat. Pada awal pembukaan perdagangan di pagi hari, rupiah tercatat menguat tipis sebesar 0,03 persen dan berada di posisi Rp17.905 per dolar AS. Sepanjang berjalannya sesi perdagangan hingga sore hari, performa rupiah terus mengalami peningkatan dan akhirnya berhasil bertambah kuat sebanyak 20 poin hingga saat perdagangan resmi ditutup.








