Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan kembali menyelenggarakan program Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk membiayai studi pendidikan tinggi putra-putri bangsa di dalam maupun luar negeri. Program pendanaan ini menjadi salah satu jalur utama pengembangan sumber daya manusia melalui pembiayaan pendidikan master dan doktoral yang terstruktur.
Bagi calon pelamar yang sedang mempersiapkan diri, memahami ketentuan dan kategori program menjadi langkah awal yang krusial sebelum membuat akun di portal resmi.
Kategori dan Skema Program Beasiswa LPDP
Kementerian Keuangan mengelompokkan beasiswa LPDP ke dalam beberapa skema besar guna menjangkau berbagai latar belakang dan kebutuhan pembangunan nasional, antara lain:
Jadwal Seleksi Beasiswa LPDP Tahap 1, Ketentuan LoA, dan Dokumen Pendaftaran

- Beasiswa Umum, Afirmasi, dan Targeted: Ditujukan untuk masyarakat umum, kelompok afirmasi daerah/kebutuhan khusus, serta sektor prioritas tertentu.
- Beasiswa STEM Industri Strategis: Program yang difokuskan pada bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika untuk memperkuat daya saing industri nasional.
- Beasiswa SHARE: Program pendanaan bagi rumpun ilmu sosial, humaniora, seni, keagamaan, dan ekonomi (Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, Economics).
- Program Kerja Sama dan Khusus: Meliputi Beasiswa Akselerasi pada Universitas Unggulan, Beasiswa Keolahragaan, serta Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional Jalur Doctor by Research.
Dalam penyelenggaraan Beasiswa LPDP Tahap II, Direktur Utama LPDP Yon Arsal menyampaikan bahwa sedikitnya 80 persen alokasi beasiswa difokuskan pada bidang STEM dan sektor industri strategis, sedangkan porsi maksimal 20 persen dialokasikan bagi bidang SHARE.
Komponen Pendanaan yang Disediakan
Penerima beasiswa LPDP memperoleh dukungan pembiayaan yang komprehensif sesuai jenjang dan jalur yang diambil. Selain biaya pendidikan pokok, LPDP juga menyediakan beberapa komponen khusus seperti:
- Dana Tunjangan Keluarga: Diberikan khusus bagi mahasiswa jenjang doktoral (S3).
- Pengayaan Afirmasi dan Bahasa: Fasilitas pembekalan bahasa serta pengayaan akademik khusus bagi penerima jalur afirmasi.
Tahapan Seleksi Masuk LPDP
Setiap pendaftar beasiswa LPDP wajib melewati tiga tahapan seleksi berjenjang:
Evaluasi Terpadu Kebijakan Fiskal, Penyaluran Insentif Kendaraan Listrik, Tata Kelola Belanja BGN, dan Penertiban BBM Subsidi

- Seleksi Administrasi: Verifikasi kelengkapan berkas data diri, dokumen akademik, serta persyaratan kualifikasi sesuai jalur yang dipilih.
- Seleksi Bakat Skolastik: Ujian kemampuan penalaran dan potensi akademik berbasis sistem.
- Seleksi Substansi: Tahapan wawancara mendalam untuk menguji kesiapan riset, komitmen kontribusi, serta kapabilitas akademik pelamar.
Sebagai gambaran linimasa seleksi, pada Tahap I periode 2026, pendaftaran dibuka sejak 22 Januari hingga 23 Februari. Proses kemudian berlanjut ke seleksi administrasi pada 24 Februari–12 Maret dengan pengumuman pada 13 Maret, disusul seleksi bakat skolastik pada 15–28 April dengan hasil yang diumumkan pada 30 April.
Langkah Mendaftar di Portal Resmi Kementerian Keuangan
Seluruh proses pengajuan beasiswa berlangsung secara digital tanpa penerimaan berkas fisik secara langsung:
- Kunjungi situs resmi pendaftaran di https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/.
- Buat akun baru atau masuk menggunakan data pendaftaran yang valid.
- Lengkapi profil pendaftar, riwayat pendidikan, dan unggah dokumen pendukung yang disyaratkan untuk jalur beasiswa yang dipilih.
- Lakukan finalisasi dan kirim formulir pendaftaran sebelum batas waktu penutupan periode seleksi yang sedang berjalan.






