Berita Viral Terkini
BerandaHukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBeritaPopuler
Beranda/Ekonomi

Permintaan Durian di China Melonjak, Petani Malaysia Hadapi Tantangan Cuaca Ekstrem dan Kenaikan Biaya

Bambang HandayaniDiterbitkan 9 Agu 2026 - 00.35 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Permintaan Durian di China Melonjak, Petani Malaysia Hadapi Tantangan Cuaca Ekstrem dan Kenaikan Biaya
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Pasar ekspor durian ke China terus menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat. Berdasarkan data Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO), China menyerap sekitar 95 persen dari total ekspor durian global sepanjang tahun 2020 hingga 2022. Lonjakan ini kian terlihat pada tahun 2025, ketika negeri tirai bambu tersebut mengimpor sebanyak 1,87 juta ton durian segar dengan nilai mencapai USD 7,5 miliar. Untuk menangkap peluang besar ini, Malaysia terus memperluas area perkebunannya. Pada tahun 2024, luas lahan perkebunan durian di Malaysia telah mencapai 92.100 hektare, mencatat kenaikan hampir 40 persen dibandingkan dengan tahun 2016. Sejalan dengan perluasan lahan, volume produksi durian di negara tersebut juga tumbuh hampir 90 persen hingga menyentuh angka 568.800 ton.

Meskipun Malaysia memiliki varietas premium yang sangat diminati di pasar global, seperti Musang King dan Black Thorn, negara ini harus bersaing ketat dengan tetangganya. Saat ini, Thailand dan Vietnam masih mendominasi pasar ekspor durian ke China. Perjalanan ekspor durian Malaysia ke China sendiri terus berkembang; dimulai dengan pengiriman durian beku utuh pada tahun 2019, yang kemudian diikuti dengan izin masuknya durian segar pada tahun 2024. Sebagai gambaran harga di tingkat petani, durian Musang King Kelas A dari kebun milik Stephen Chow dihargai setara dengan USD 8,6 per kilogram dalam mata uang lokal pada awal Juli.

Berita Viral Terkini

Copyright 2026 Berita Viral Terkini - All Rights Reserved.

Kategori

HukumPolitikEkonomiBisnisPeristiwaNasionalInternasionalOlahragaOtomotifTeknologiHiburanBerita

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
Baca Juga

Pegadaian dan BSI Kelola Lebih dari 150 Ton Emas dalam Ekosistem Usaha Bulion

Pegadaian dan BSI Kelola Lebih dari 150 Ton Emas dalam Ekosistem Usaha Bulion

Namun, ambisi Malaysia untuk menguasai pasar China dibayangi oleh tantangan perubahan iklim yang ekstrem. Wilayah Semenanjung Malaysia mencatat kenaikan suhu rata-rata sebesar 0,24 derajat Celcius per dekade selama periode 1969 hingga 2025. Perubahan suhu ini kian terasa ketika suhu sore hari di Malaysia mencapai 33 hingga 35 derajat Celcius sepanjang bulan Februari dan April 2026. Kondisi cuaca yang tidak menentu ini berdampak langsung pada kualitas buah. Curah hujan yang terlalu tinggi selama masa pertumbuhan buah dapat memicu timbulnya bercak putih dan keabu-abuan pada daging durian. Sebaliknya, jika tanaman kekurangan air, daging buah berisiko mengalami bintik-bintik hitam.

Menghadapi tantangan cuaca tersebut, para petani durian di Malaysia terpaksa melakukan berbagai langkah adaptasi. Ooi Teik Hock, misalnya, memilih memindahkan kebunnya ke wilayah dataran tinggi sekitar 10 tahun yang lalu guna menghindari suhu panas yang ekstrem. Sementara itu, di Pulau Penang, Kie Kim Hwa memilih pendekatan teknologi dengan memasang sensor serta instrumen khusus untuk memantau curah hujan, tingkat kelembapan, dan kecepatan angin secara berkala. Cuaca buruk juga telah terbukti mendatangkan kerugian nyata. Pada tahun 2021, hujan lebat memicu banjir besar yang merusak sekitar 100 pohon durian beserta peralatan mesin di perkebunan milik Stephen Chow.

Baca Juga

Jelang HUT ke-81 RI, Perajin Pohon Pinang di Tangerang Kebanjiran Pesanan

Jelang HUT ke-81 RI, Perajin Pohon Pinang di Tangerang Kebanjiran Pesanan

Selain persoalan iklim, para produsen durian juga harus bergulat dengan lonjakan biaya operasional yang menekan margin keuntungan mereka. Konflik geopolitik berupa perang di Iran berimbas pada naiknya harga bahan bakar serta pupuk di tingkat global. Di sisi lain, harga obat-obatan pertanian juga mengalami inflasi yang signifikan. Ooi Teik Hock mengungkapkan bahwa harga pestisida yang digunakannya melonjak sekitar 30 persen dibandingkan dengan harga tiga tahun lalu. Kombinasi antara cuaca ekstrem, risiko gagal panen, dan melonjaknya biaya produksi kini menjadi ujian berat bagi industri durian Malaysia di tengah tingginya permintaan dari pasar China.

Ikuti Berita Viral Terkini

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

perubahan iklimEkspor DurianPasar ChinaPertanian Malaysia

Berita Terbaru Lainnya

Karhutla di Bangka Tengah Capai 118 Hektare, Kawasan Jalan Koba-Kurau Paling RawanHasil Playoff GoF MLBB 2026, ONIC dan Selangor Red Giants Amankan Tiket SemifinalSiaran Langsung AC Milan vs Chelsea Pramusim 2026 di TVRIPegadaian dan BSI Kelola Lebih dari 150 Ton Emas dalam Ekosistem Usaha BulionOJK Nyatakan Perusahaan Pinjaman Daring Dapat Gunakan AI untuk Analisis KreditRupiah Melaju Jelang Akhir Pekan, Dolar Turun ke Rp17.885Indonesia Capai Swasembada Beras dengan Pasokan Nasional 26 Juta TonJelang HUT ke-81 RI, Perajin Pohon Pinang di Tangerang Kebanjiran Pesanan

Paling Banyak Dibaca

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

Seni Budaya

Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai Daerah

1 Agu 2026

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

Hiburan

Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik Nusantara

3 Agu 2026

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

Teknologi

Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025

25 Jul 2026

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

Nasional

Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan Madura

3 Agu 2026

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

Internasional

Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur Tengah

27 Jul 2026

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

Ketenagakerjaan

Kemnaker Catat 32.389 Pekerja Terkena PHK Sepanjang Semester Pertama 2026

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal Pertunjukan Wayang Kulit Agustus 2026 di Berbagai DaerahSeni Budaya 路 1 Agu 2026
  2. 2Tengku Hadhira Rilis Proyek Musik Visual Hybrid KHORROSSIT Bernuansa Gotik NusantaraHiburan 路 3 Agu 2026
  3. 3Nasib TikTok di Amerika Serikat Menjelang Tenggat Waktu Divestasi 2025Teknologi 路 25 Jul 2026
  4. 4Menko AHY Desak Investigasi Menyeluruh atas Kebakaran KM Mutiara Sentosa di Perairan MaduraNasional 路 3 Agu 2026
  5. 5Jeda Serangan Amerika Serikat Buka Peluang Negosiasi dengan Iran di Timur TengahInternasional 路 27 Jul 2026